Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Pemkot Bontang mengukuhkan Satgas Gemas di Tanjung Laut Indah untuk menangani sampah kiriman laut dan memperkuat kepedulian warga.
Balikpapan TV – Hai Ces! Sampah yang terbawa arus laut menjadi tantangan tersendiri bagi warga pesisir Bontang. Di Kelurahan Tanjung Laut Indah, kondisi pasang surut memengaruhi 13 RT dan membuat sampah kiriman kerap mendekati kawasan permukiman.
Untuk menghadapi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Bontang memperkuat penanganan sampah berbasis masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Peduli Sampah (Gemas). Program ini diluncurkan sekaligus dengan pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Gemas di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Tanjung Laut Indah, Rabu, 14 Oktober 2026.
Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan warga dalam mengelola sampah sehari-hari.
Sampah Kiriman Laut Jadi Tantangan 13 RT
Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro, menjelaskan pembentukan Gemas berkaitan dengan kondisi geografis wilayahnya. Sebanyak 13 RT berada di kawasan yang dipengaruhi pasang surut air laut.
Situasi tersebut membuat warga kerap menghadapi sampah kiriman yang terbawa arus hingga mendekati permukiman. Tanpa penanganan bersama, persoalan itu berpotensi mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Karena itu, Satgas Gemas didorong mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan kawasan. Tugasnya tidak hanya berkaitan dengan pembersihan sampah yang sudah menumpuk, tetapi juga membangun kebiasaan yang dapat membantu mencegah munculnya persoalan serupa.
Warga diharapkan mulai memilah sampah dari rumah, membuangnya pada tempat yang semestinya, serta mencegah terbentuknya titik pembuangan sampah liar.
Pendekatan ini penting karena sampah di kawasan pesisir tidak hanya berkaitan dengan perilaku membuang sampah, tetapi juga kondisi lingkungan yang dipengaruhi pergerakan air laut. Penanganannya membutuhkan keterlibatan warga dan dukungan pemerintah secara berkelanjutan.
Baca Juga: 500 Liter Minyak Goreng Ludes dalam Dua Jam di Gerakan Pangan Murah Bontang
Wakil Wali Kota Bontang Kukuhkan Satgas Gemas
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, hadir mewakili Wali Kota Neni Moerniaeni dalam peluncuran Gemas dan pengukuhan satgas.
Prosesi tersebut dilanjutkan dengan penyematan rompi petugas oleh Agus Haris bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang.
Agus mengapresiasi inisiatif Kelurahan Tanjung Laut Indah bersama DLH dalam memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, gerakan tersebut sejalan dengan pencapaian Tanjung Laut Indah yang sebelumnya meraih juara pertama sebagai kelurahan terbersih. Namun, prestasi itu tidak boleh membuat masyarakat berpuas diri.
Pengelolaan sampah, kata dia, perlu menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha.
Dengan demikian, keberhasilan menjaga kebersihan bukan hanya diukur dari kondisi lingkungan pada saat penilaian atau kegiatan tertentu, tetapi juga dari kemampuan warga mempertahankan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas Kelima Pemkot
Agus Haris menyampaikan bahwa pengelolaan sampah ditetapkan sebagai prioritas kelima yang mendapat perhatian dalam penyusunan program kerja Pemkot Bontang untuk tahun mendatang.
Prioritas tersebut berada setelah persoalan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan pengangguran.
Penempatan pengelolaan sampah dalam daftar prioritas menunjukkan bahwa persoalan ini dipandang berkaitan dengan lebih dari sekadar kebersihan. Lingkungan yang tidak terkelola dengan baik juga berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat dan kualitas kawasan perkotaan.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemkot Bontang berencana memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta. Dukungan perusahaan akan dioptimalkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) serta Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Kolaborasi tersebut diharapkan membantu menjaga keberlanjutan program kebersihan sekaligus memperluas edukasi mengenai pengurangan dan pemilahan sampah.
Gemas Didorong Meluas hingga Tingkat RT
Pemkot Bontang juga mendorong pembentukan kelompok penggerak serupa di tingkat RT. Langkah ini bertujuan agar pelaksanaan Gemas lebih dekat dengan kehidupan warga dan lebih mudah diterapkan di lingkungan masing-masing.
Kelompok yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan dapat membantu menyebarkan edukasi pemilahan sampah, membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, serta mendorong pengurangan sampah dari rumah.
DLH Kota Bontang akan mendampingi pengembangan gerakan tersebut agar dapat diadopsi oleh seluruh kelurahan di Kota Bontang.
Peluncuran Gemas turut dihadiri Camat Bontang Selatan, perwakilan perusahaan, Babinsa Tanjung Laut Indah, serta jajaran Forum Ketua RT. Gerakan ini juga diharapkan memperkuat keterlibatan Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan unsur warga lainnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, Satgas Gemas diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga lingkungan pesisir tetap bersih dan sehat.
Baca Juga: Kabel Bontang Mulai Ditata, Neni Dorong PLN dan Telkom Bereskan Utilitas Kota
Poin Penting
-
Pemkot Bontang meluncurkan Gemas sekaligus mengukuhkan Satgas Gemas di Tanjung Laut Indah pada 14 Oktober 2026.
-
Sebanyak 13 RT di kelurahan tersebut berada di kawasan yang dipengaruhi pasang surut air laut.
-
Sampah kiriman laut menjadi salah satu persoalan kebersihan yang dihadapi warga pesisir.
-
Satgas Gemas mendorong pembersihan lingkungan, pemilahan sampah dari rumah, dan pencegahan pembuangan sampah liar.
-
Pengelolaan sampah ditetapkan sebagai prioritas kelima dalam penyusunan program kerja Pemkot Bontang tahun mendatang.
-
DLH akan mendampingi pengembangan gerakan agar dapat diadopsi seluruh kelurahan di Bontang.
Insight Redaksi
Pembentukan Satgas Gemas di Tanjung Laut Indah memperlihatkan pentingnya pendekatan berbasis masyarakat dalam menghadapi persoalan sampah pesisir. Kondisi pasang surut dan sampah kiriman laut membuat penanganan tidak cukup mengandalkan kegiatan bersih-bersih sesekali.
Kunci keberlanjutan program terletak pada pembagian peran yang jelas antara pemerintah, satgas, warga, dan sektor swasta. Edukasi pemilahan sampah perlu diikuti pengelolaan yang konsisten agar kebiasaan baru benar-benar terbentuk.
Rencana perluasan Gemas ke tingkat RT dan kelurahan lain menjadi langkah yang patut diperhatikan. Keberhasilannya nantinya dapat dilihat dari konsistensi kegiatan, berkurangnya titik pembuangan sampah liar, serta kondisi lingkungan yang semakin terjaga.
Informasi warga bisa jadi awal pengungkapan kasus dan membantu memperluas perhatian terhadap persoalan publik. Sampaikan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar info biasa!
Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar berita biasa!
FAQ
1. Apa itu Gerakan Masyarakat Peduli Sampah atau Gemas?
Gemas merupakan gerakan penanganan sampah berbasis masyarakat yang diluncurkan Pemkot Bontang untuk memperkuat kepedulian dan keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
2. Di mana Satgas Gemas dikukuhkan?
Satgas Gemas dikukuhkan di Kelurahan Tanjung Laut Indah, dengan kegiatan yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) pada 14 Oktober 2026.
3. Mengapa Tanjung Laut Indah menghadapi persoalan sampah kiriman laut?
Menurut Lurah Tanjung Laut Indah, sebanyak 13 RT berada di kawasan yang dipengaruhi pasang surut air laut. Kondisi ini membuat sampah kiriman kerap terbawa arus hingga mendekati permukiman.
4. Apa saja upaya yang didorong melalui Satgas Gemas?
Upaya tersebut meliputi membersihkan lingkungan, membiasakan pemilahan sampah dari rumah, membuang sampah pada tempatnya, dan mencegah munculnya titik pembuangan sampah liar.
5. Apakah program Gemas akan diperluas?
Pemkot Bontang mendorong pembentukan kelompok penggerak di tingkat RT. DLH juga akan mendampingi pengembangan Gemas agar dapat diterapkan di seluruh kelurahan.
6. Bagaimana Pemkot Bontang mendukung keberlanjutan program?
Selain melibatkan masyarakat, Pemkot Bontang berencana memperkuat kolaborasi dengan perusahaan melalui CSR dan Forum TJSLP untuk mendukung program kebersihan dan edukasi pengelolaan sampah.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post" Berjudul"Ancaman Sampah Kiriman Laut Pesisir, Pemkot Bontang Kukuhkan Satgas Gemas Tanjung Laut Indah",oleh penulis Adhiel kundhara. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id
Sumber : Kaltim Post