Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengadaan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar Didalami, Kejari Bontang Periksa Komponen hingga Konstruksi

Arya Kusuma
Penulis: Arya Kusuma❯
Ilustrasi Lift di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Bontang, yang menjadi objek pendalaman Kejari Bontang terkait pengadaan senilai Rp3,7 miliar.
Ilustrasi Lift di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Bontang, yang menjadi objek pendalaman Kejari Bontang terkait pengadaan senilai Rp3,7 miliar.

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Kejari Bontang mendalami pengadaan lift Pasar Taman Rawa Indah senilai Rp3,7 miliar. Pemeriksaan mencakup proses lelang, asal-usul komponen, kualifikasi penyedia, spesifikasi teknis, dan pekerjaan konstruksi. Penyidik juga menyiapkan penghitungan potensi kerugian negara.

 

Advertisement

Balikpapan TV - Hai Ces! Pengadaan dua lift di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Bontang, senilai Rp3,7 miliar kini menjadi perhatian penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang. Proyek yang dikerjakan pada 2023 itu didalami karena terdapat sejumlah aspek pengadaan dan pekerjaan fisik yang perlu diperiksa kesesuaiannya dengan kontrak.

Perhatian penyidik tidak hanya tertuju pada perangkat lift yang terpasang. Proses lelang, dukungan distributor, asal-usul komponen, kualifikasi penyedia, hingga persyaratan teknis turut menjadi bagian dari pendalaman perkara.

Proses Lelang dan Asal Komponen Lift Jadi Sorotan

Kepala Kejari Bontang Beni Putra melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Imam Roesli menjelaskan, salah satu aspek yang ditelusuri adalah dugaan tidak adanya dukungan distributor dalam proses pengadaan.

“Yang pertama terkait dengan proses lelangnya, dia tidak didukung oleh distributor,” kata Imam Roesli.

Menurut keterangan penyidik, komponen lift diduga didatangkan dari China melalui Semarang, kemudian diteruskan ke Balikpapan untuk dirakit sebelum dipasang di Pasar Tamrin.

Penyidik juga mendalami pembuatan pintu dan penutup kabin. Bagian tersebut disebut tidak seluruhnya datang sebagai satu paket dari pabrikan, melainkan dibuat menggunakan material yang dibeli terpisah dan diolah di workshop penyedia di Balikpapan.

“Penutup lift itu juga dibuat sendiri. Bukan satu paket yang datang dari China. Mereka produksi di workshop,” ucap Imam.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Balikpapan TelevisiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pasar Pagi Samarinda: 126 Lapak Dibagikan, Baru 8 Pedagang Mulai Berjualan

Pasar Pagi Samarinda: 126 Lapak Dibagikan, Baru 8 Pedagang Mulai Berjualan

Sebanyak 126 lapak zona basah Pasar Pagi Samarinda telah dibagikan, tetapi kendala listrik dan akses membuat keterisian masih terbatas, Ces!

Pedagang Ikan Pasar Pagi Samarinda Masih Terkendala Listrik, Freezer Belum Bisa Digunakan

Pedagang Ikan Pasar Pagi Samarinda Masih Terkendala Listrik, Freezer Belum Bisa Digunakan

Keterbatasan listrik dan akses lapak membuat pedagang ikan Pasar Pagi Samarinda kesulitan menyimpan stok serta meningkatkan penjualan Ces!

Satpol PP Samarinda Tegur Lagi Penjual Bunga di Pasar Pagi, Tipiring Jadi Ancaman

Satpol PP Samarinda Tegur Lagi Penjual Bunga di Pasar Pagi, Tipiring Jadi Ancaman

Penjual bunga kembali berjualan di bahu jalan Pasar Pagi Samarinda. Satpol PP memberi teguran dan mengingatkan sanksi tipiring, Ces!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer