Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar : Pundut Nasi khas Banjar menawarkan nasi lembut berbungkus daun pisang, sambal habang, dan cerita usaha keluarga.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pundut Nasi Silver Spoon di Handil Bakti, Banjarmasin, menyajikan nasi kukus khas Banjar yang dimasak sekitar dua jam hingga lembut dan gurih.
Sekilas terlihat sederhana, tetapi proses panjang di balik bungkus daun pisang inilah yang membuat Pundut Nasi menarik dicoba. Yuk, kenali makanan dan cerita usahanya.
Pundut Nasi, Sederhana tetapi Punya Karakter
Pundut Nasi menjadi salah satu kuliner yang ditemui Nex Carlos saat menjelajahi kuliner malam di Banjarmasin. Lokasinya berada di kawasan Handil Bakti dan menjadi salah satu tempat yang direkomendasikan penonton kepadanya.
Dalam bahasa Banjar, kata “pundut” berarti dibungkus. Nama tersebut sesuai dengan bentuk makanannya yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkus sebelum masuk ke proses pengukusan.
Yang membuatnya berbeda bukan sekadar bungkusnya. Nasi tersebut dikukus dalam waktu sekitar dua jam sehingga teksturnya menjadi sangat lembut.
Saat dicicipi, teksturnya disebut hampir menyerupai lontong, tetapi terasa lebih halus. Aroma daun pisang berpadu dengan rasa gurih dari santan yang digunakan dalam olahan nasi.
Dua Pilihan: Polos atau dengan Telur
Pundut Nasi Silver Spoon memiliki dua pilihan yang diperlihatkan dalam kunjungan tersebut.
Pilihan pertama adalah Pundut Nasi polos, sedangkan pilihan lainnya memiliki telur yang dikukus di bagian tengah nasi.
Keduanya sama-sama mengandalkan nasi yang lembut sebagai elemen utama. Perbedaannya terletak pada tambahan telur yang membuat pilihan kedua terasa lebih lengkap ketika disantap.
Penyajiannya juga tidak berdiri sendiri. Pundut Nasi dapat dinikmati bersama sambal, lauk berbumbu, serta kerupuk.
Baca Juga: Lek Tau Suan, Bubur Gunting Khas Pontianak dengan Kuah Manis dan Cakwe Renyah
Sambal Habang Jadi Pendamping Penting
Salah satu pendamping yang menarik perhatian adalah sambal masak habang, sambal khas Banjar yang juga dikenal sebagai pendamping nasi kuning.
Rasa pedas dan karakter bumbu sambal memberikan kontras terhadap nasi yang lembut dan gurih. Ada pula bumbu ayam serta kerupuk yang menambah tekstur dan rasa ketika semuanya disantap bersamaan.
Bagi yang baru mengenal Pundut Nasi, kombinasi ini justru menjadi bagian penting dari pengalaman makannya. Nasi tidak hanya dinikmati sebagai makanan utama, tetapi dipadukan dengan sambal dan lauk agar rasanya lebih berlapis.
Proses Dua Jam Membuat Teksturnya Berbeda
Daya tarik Pundut Nasi ada pada prosesnya. Nasi dibungkus daun pisang kemudian dikukus sekitar dua jam.
Waktu tersebut membuat hasil akhirnya sangat lembut. Tekstur yang dihasilkan menjadi salah satu ciri yang paling mudah dikenali ketika Pundut Nasi dibandingkan dengan olahan nasi biasa.
Dalam praktik rumahan, prinsip dasarnya dapat dipahami sebagai nasi berbumbu santan yang dibungkus daun pisang kemudian dikukus sampai matang dan lembut. Namun, takaran bahan dan teknik khusus Pundut Nasi Silver Spoon tidak dijelaskan dalam bahan yang tersedia, sehingga tidak tepat jika dibuatkan resep dengan angka takaran seolah-olah merupakan resep asli mereka.
Dari Motor Box hingga Menjadi Usaha yang Dikenal
Cerita Pundut Nasi Silver Spoon ternyata tidak berhenti di soal makanan.
Dalam wawancara bersama Nex Carlos, pemilik menceritakan bahwa usaha tersebut dahulu dimulai secara sederhana dengan menggunakan sepeda motor yang dilengkapi box di bagian belakang.
Perjalanan dari usaha sederhana tersebut menjadi bagian penting dari cerita Silver Spoon. Bahkan, usaha itu disebut pernah mendapat tawaran sekitar Rp1 miliar.
Namun, tawaran tersebut tidak membuat pemilik melepas usahanya. Silver Spoon tetap dipertahankan karena memiliki sejarah dan nilai tersendiri bagi pemilik.
Cerita ini menunjukkan bahwa nilai sebuah usaha kuliner tidak selalu berhenti pada hitungan harga jual. Ada perjalanan, pengalaman, dan sejarah usaha yang membuat sebuah tempat makan memiliki arti lebih bagi orang yang membangunnya.
Baca Juga: Tudai Bakar Khas Kalimantan Utara: Resep Kerang Darah Gurih Pedas yang Bikin Nagih
Buka 24 Jam, tetapi Ada Waktu Tutup Khusus
Hal lain yang membuat Pundut Nasi Silver Spoon menarik adalah jam operasionalnya.
Berdasarkan informasi dalam kunjungan Nex Carlos, tempat ini disebut buka 24 jam setiap hari, dengan pengecualian pada Selasa malam ketika usaha tersebut tutup hingga malam berikutnya.
Jam buka seperti ini membuat Pundut Nasi dapat menjadi pilihan bagi pencinta kuliner yang mencari makanan pada waktu tidak biasa, termasuk ketika menjelajahi kuliner malam Banjarmasin.
Namun, karena jam operasional dapat berubah, informasi terbaru sebaiknya dikonfirmasi langsung sebelum datang.
Berapa Biaya Membuat Pundut Nasi?
Bahan yang tersedia tidak mencantumkan harga bahan baku maupun rincian biaya produksi Pundut Nasi. Karena itu, biaya pembuatan per porsi tidak dapat dihitung secara akurat dari sumber tersebut.
Yang dapat dipastikan, komponen utamanya mencakup nasi, santan, daun pisang sebagai pembungkus, serta telur untuk varian tertentu. Pendampingnya berupa sambal, bumbu ayam, dan kerupuk.
Untuk usaha kuliner, komponen biaya tentu tidak hanya bahan makanan, tetapi juga tenaga, bahan bakar, kemasan, dan operasional. Namun, tanpa angka dasar dari pemilik, estimasi rupiah sebaiknya tidak dibuat-buat.
Baca Juga: Ayam Masak Habang, Lauk Merah Khas Banjar yang Tak Pernah Kehilangan Tempat di Meja Makan
Tips
Kalau ingin mencoba Pundut Nasi, nikmati nasi dalam kondisi hangat bersama sambal habang dan pendampingnya. Tekstur nasi yang sangat lembut akan terasa lebih lengkap ketika bertemu rasa pedas, gurih, dan tekstur renyah dari kerupuk.
Untuk varian telur, bagian tengah nasi menjadi tambahan yang menarik bagi pembaca yang ingin mencoba versi lebih mengenyangkan.
Poin Penting
-
Pundut Nasi menggunakan daun pisang sebagai pembungkus.
-
Dalam bahasa Banjar, “pundut” berarti dibungkus.
-
Nasi dikukus sekitar dua jam hingga teksturnya sangat lembut.
-
Tersedia varian polos dan varian dengan telur di tengah.
-
Pundut Nasi dapat disantap bersama sambal masak habang, bumbu ayam, dan kerupuk.
-
Usaha Silver Spoon disebut bermula dari penjualan menggunakan sepeda motor dengan box.
-
Usaha tersebut pernah mendapat tawaran sekitar Rp1 miliar, tetapi tetap dipertahankan pemilik.
-
Silver Spoon disebut buka 24 jam, dengan pengecualian tutup pada Selasa malam.
Insight Redaksi
Pundut Nasi menunjukkan bahwa kekuatan kuliner daerah bisa lahir dari hal sederhana: bahan yang akrab, proses yang sabar, dan cara penyajian yang tetap mempertahankan karakter lokal.
Yang menarik bukan cuma rasa nasinya, tetapi perjalanan Silver Spoon dari usaha sederhana hingga memiliki nilai sejarah bagi pemiliknya. Di sinilah kuliner menjadi lebih dari sekadar makanan—ia ikut merekam perjalanan sebuah keluarga dan usaha.
Kalau sedang berada di Banjarmasin dan ingin mencicipi kuliner Banjar yang berbeda, Pundut Nasi bisa masuk daftar tujuan, terutama bagi yang penasaran dengan nasi bertekstur sangat lembut dan aroma daun pisang.
Kalau artikel ini bikin penasaran, bagikan ke teman yang doyan kulineran. Siapa tahu perjalanan berikutnya malah berujung mencicipi Pundut Nasi bareng-bareng.
Dari nasi yang dibungkus daun pisang sampai cerita usaha yang bertahan puluhan perjalanan, kuliner Banjarmasin selalu punya kisah untuk dibawa pulang. Selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu Pundut Nasi?
Pundut Nasi adalah olahan nasi khas Banjar yang dibungkus daun pisang dan dikukus hingga lembut.
2. Mengapa disebut Pundut Nasi?
Dalam bahasa Banjar, “pundut” berarti dibungkus, sesuai dengan cara makanan tersebut disiapkan.
3. Berapa lama Pundut Nasi dikukus?
Pundut Nasi yang ditampilkan dalam bahan dikukus sekitar dua jam.
4. Apa saja varian Pundut Nasi Silver Spoon?
Ada Pundut Nasi polos dan varian yang memiliki telur kukus di bagian tengah.
5. Dengan apa Pundut Nasi disantap?
Pundut Nasi dapat dinikmati bersama sambal masak habang, bumbu ayam, dan kerupuk.
6. Apakah Silver Spoon benar-benar buka 24 jam?
Dalam bahan kunjungan disebutkan Silver Spoon buka 24 jam setiap hari, kecuali Selasa malam. Jam operasional sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum berkunjung.
Sumber Informasi
Informasi ini telah tayang sebelumnya di YouTube Nex Carlos dengan judul “DIKASI BONUS TERUS! MAKAN AMPE BEGAH!!!”. Dipublikasikan kembali dengan angle dan gaya penulisan Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma