Durasi Baca: 8 Menit
Topik: Kebiasaan menggunakan gunting pada bahan yang tidak sesuai dapat mempercepat penurunan ketajaman mata pisau.
Ikhtisar: Gunting yang baru dibeli tidak selalu tetap tajam dalam waktu lama. Tanpa disadari, kebiasaan memotong bahan tertentu seperti plastik tebal, kawat tipis, atau lakban dapat membuat mata gunting lebih cepat aus. Simak penyebab serta cara menjaga ketajamannya.
Balikpapan TV - Hai Ces! Gunting menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari, mulai dari membuka kemasan hingga memotong kain. Namun, tidak sedikit yang merasa gunting baru tiba-tiba terasa tumpul, padahal belum lama digunakan. Penyebabnya ternyata sering berasal dari kebiasaan sehari-hari yang jarang diperhatikan.
Banyak orang mengira kualitas produk menjadi penyebab utama. Padahal, cara penggunaan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap ketajaman mata gunting. Ada beberapa jenis bahan yang tanpa disadari mempercepat keausan bilahnya. Yuk, simak penjelasannya sampai selesai, Ces!
Mengapa Gunting Baru Bisa Cepat Terasa Tumpul?
Ketajaman gunting tidak hanya ditentukan oleh kualitas baja atau proses produksinya. Cara penggunaan sehari-hari juga sangat memengaruhi kondisi mata pisau.
Saat gunting memotong bahan yang sesuai, kedua bilah hanya menerima gesekan ringan sehingga sisi tajamnya tetap terjaga.
Sebaliknya, ketika digunakan untuk memotong benda yang lebih keras atau memiliki permukaan abrasif, bagian ujung mata pisau mengalami tekanan lebih besar.
Tekanan berulang tersebut membuat sisi tajam perlahan berubah menjadi lebih membulat. Perubahan ini memang sangat kecil, tetapi cukup untuk mengurangi kemampuan gunting menghasilkan potongan yang rapi.
Akibatnya, pengguna mulai merasa harus mengeluarkan tenaga lebih besar meski gunting masih terlihat baru.
Baca Juga: Rahasia Tas Tetap Ringkas Saat Traveling, Cukup Pilih Barang Multifungsi
Bahan Apa Saja yang Dapat Mempercepat Ketumpulan Gunting?
Tidak semua material memiliki tingkat kekerasan yang sama. Beberapa bahan ternyata memberikan beban jauh lebih berat pada mata gunting dibandingkan kertas atau kain.
Berikut beberapa di antaranya.
1. Lakban dan Selotip Tebal
Perekat yang menempel pada mata gunting meninggalkan residu lengket.
Residu tersebut meningkatkan gesekan sehingga potongan berikutnya terasa lebih berat. Lama-kelamaan banyak orang mengira gunting telah tumpul, padahal sebagian penyebabnya berasal dari lapisan lem yang menempel.
2. Plastik Kemasan Tebal
Kemasan produk elektronik, blister pack, maupun plastik PET memiliki karakter lebih keras dibanding plastik biasa.
Material ini memerlukan tekanan lebih besar sehingga sisi tajam gunting lebih cepat mengalami keausan.
3. Kardus Berlapis Tebal
Serat kardus mengandung partikel halus yang bersifat abrasif.
Jika digunakan berulang setiap hari, gesekan tersebut mempercepat penurunan ketajaman bilah.
4. Kawat Tipis
Meskipun terlihat kecil, kawat bukanlah material yang dirancang untuk dipotong menggunakan gunting rumah tangga.
Tekanan yang dihasilkan dapat membuat ujung mata pisau mengalami penyok kecil (micro chip) sehingga hasil potongan menjadi kurang presisi.
5. Aluminium Foil Tebal
Foil memiliki sifat logam yang berbeda dari kertas.
Penggunaan sesekali mungkin tidak langsung merusak, tetapi pemakaian berulang dapat mempercepat keausan bilah.
6. Kabel Plastik
Sebagian orang menggunakan gunting untuk memotong kabel kecil.
Selain lapisan plastiknya cukup keras, bagian dalam kabel dapat mengenai mata gunting apabila tekanan terlalu kuat.
Kebiasaan ini berisiko mengurangi ketajaman sekaligus mengganggu kesejajaran kedua bilah.
7. Ranting atau Batang Tanaman
Gunting kertas maupun gunting rumah tangga tidak dirancang sebagai gunting kebun.
Batang tanaman memiliki serat yang jauh lebih keras sehingga membutuhkan alat khusus seperti pruning shears.
Mengapa Gunting Masih Terasa Berat Meski Belum Benar-Benar Tumpul?
Tidak semua masalah berasal dari mata pisau yang aus. Sering kali penyebabnya adalah kotoran yang menumpuk di area sambungan atau engsel gunting. Debu, sisa perekat, minyak, hingga serpihan kertas dapat menghambat pergerakan kedua bilah.
Akibatnya, gunting terasa seret ketika dibuka dan ditutup. Banyak orang kemudian menganggap gunting telah kehilangan ketajamannya, padahal setelah dibersihkan performanya dapat kembali membaik. Selain itu, baut penghubung yang terlalu longgar juga membuat kedua mata pisau tidak bertemu secara sempurna. Kondisi ini menyebabkan kertas atau kain justru terlipat, bukan terpotong.
Apakah Satu Gunting Bisa Digunakan untuk Semua Keperluan?
Jawabannya tidak selalu. Setiap jenis gunting dirancang untuk fungsi tertentu sesuai bentuk bilah, sudut ketajaman, dan material pembuatnya. Menggunakan satu gunting untuk seluruh pekerjaan memang terasa praktis, tetapi justru mempercepat penurunan performa.
Sebagai contoh, gunting kain sebaiknya hanya digunakan untuk kain agar ketajamannya tetap terjaga. Sementara itu, gunting dapur lebih cocok digunakan untuk bahan makanan, sedangkan gunting kebun dibuat khusus untuk memotong batang dan ranting. Memisahkan fungsi gunting sesuai kebutuhannya merupakan salah satu langkah paling sederhana untuk memperpanjang usia pakai alat tersebut.
Kebiasaan Apa yang Paling Sering Membuat Gunting Cepat Tumpul?
Banyak orang menganggap gunting adalah alat serbaguna yang dapat digunakan untuk memotong apa saja. Padahal, kebiasaan inilah yang menjadi penyebab utama mata gunting kehilangan ketajamannya lebih cepat.
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan.
1. Menggunakan satu gunting untuk semua kebutuhan
Gunting kertas, kain, dapur, hingga kebun memiliki fungsi yang berbeda.
Ketika satu gunting dipakai bergantian untuk berbagai material, beban kerja mata pisau menjadi jauh lebih berat dibandingkan desain awalnya.
2. Memotong benda yang mengandung logam
Staples, kawat tipis, klip kertas, hingga aluminium tipis sering dipotong menggunakan gunting biasa.
Benturan kecil pada logam dapat menyebabkan bagian tajam bilah mengalami penyok mikroskopis yang tidak terlihat mata.
3. Membuka kemasan dengan cara dipaksa
Kemasan plastik tebal sering membuat pengguna memutar atau memelintir gunting agar lebih mudah terbuka.
Tekanan dari arah yang tidak semestinya dapat mengubah kesejajaran kedua bilah.
Akibatnya, gunting mulai terasa kurang presisi meski ketajamannya belum banyak berkurang.
4. Membiarkan sisa perekat menempel terlalu lama
Lakban dan stiker meninggalkan lapisan lem pada mata gunting.
Semakin lama dibiarkan, residu semakin sulit dibersihkan dan meningkatkan gesekan saat memotong.
5. Menjatuhkan gunting ke lantai
Benturan pada permukaan keras dapat membuat ujung bilah sedikit berubah posisi.
Walaupun perubahan hanya sepersekian milimeter, hasil potongan bisa terasa berbeda.
6. Menyimpan gunting dalam keadaan terbuka
Selain berisiko melukai pengguna, posisi terbuka membuat mata gunting lebih mudah bergesekan dengan benda lain di dalam laci.
Gesekan berulang dapat mempercepat munculnya goresan halus pada sisi tajam.
Bagaimana Cara Merawat Gunting Agar Tetap Tajam Lebih Lama?
Perawatan gunting sebenarnya tidak rumit dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit setelah digunakan. Langkah pertama adalah membersihkan mata gunting menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi. Apabila terdapat sisa perekat, gunakan sedikit alkohol isopropil atau cairan pembersih khusus yang aman untuk logam.
Setelah dibersihkan, keringkan seluruh permukaan agar tidak muncul karat, terutama pada bagian sambungan. Selanjutnya, teteskan sedikit minyak pelumas pada baut atau engsel gunting.Pelumas membantu pergerakan bilah tetap halus sekaligus mengurangi gesekan. Jangan lupa membuka dan menutup gunting beberapa kali agar minyak tersebar merata.
Baca Juga: Tidak Perlu Tempat Terkenal, Ini Trik Foto Traveling yang Unik Menarik
Apakah Gunting Perlu Diasah Meski Masih Baru?
Tidak selalu. Apabila gunting masih mampu menghasilkan potongan yang rapi, pengasahan belum diperlukan. Sebaliknya, apabila mulai menarik serat kain, melipat kertas, atau membutuhkan tenaga lebih besar saat digunakan, pengasahan dapat menjadi pilihan.
Proses mengasah sebaiknya disesuaikan dengan jenis gunting. Gunting berkualitas tinggi memiliki sudut ketajaman tertentu sehingga pengasahan yang kurang tepat justru dapat mengurangi performanya. Untuk gunting premium atau gunting jahit profesional, menggunakan jasa pengasahan khusus biasanya lebih disarankan dibandingkan mengasah sendiri.
Kapan Sebaiknya Gunting Diganti?
Tidak semua gunting yang terasa kurang tajam harus langsung diganti. Jika penyebabnya hanya residu perekat atau baut yang longgar, pembersihan dan penyetelan sederhana biasanya sudah cukup. Namun, penggantian perlu dipertimbangkan apabila terjadi beberapa kondisi berikut:
-
Mata gunting retak atau patah.
-
Bilah tidak lagi bertemu meski baut telah disetel.
-
Karat sudah merusak permukaan pemotong.
-
Hasil potongan tetap tidak rapi setelah diasah.
Pada kondisi tersebut, mengganti gunting umumnya lebih aman dan efisien dibandingkan melakukan perbaikan.
Tips Praktis Agar Gunting Awet Bertahun-Tahun
Kebiasaan sederhana dapat memberikan pengaruh besar terhadap umur pakai gunting.
Beberapa langkah berikut dapat diterapkan di rumah maupun tempat kerja:
-
Gunakan gunting sesuai fungsi dan jenis materialnya.
-
Bersihkan mata gunting setelah memotong lakban atau bahan berperekat.
-
Simpan dalam keadaan tertutup di tempat yang kering.
-
Hindari memotong logam, kawat, atau benda yang lebih keras dari kemampuan gunting.
-
Beri sedikit pelumas pada baut sambungan setiap beberapa bulan.
-
Pisahkan gunting untuk kertas, kain, dapur, dan berkebun.
-
Simpan menggunakan pelindung bilah apabila tersedia.
Dengan perawatan yang tepat, gunting tidak hanya tetap tajam lebih lama, tetapi juga menghasilkan potongan yang lebih rapi dan nyaman digunakan setiap hari.
Poin Penting
-
Gunting baru dapat terasa tumpul lebih cepat apabila sering digunakan untuk memotong material yang tidak sesuai.
-
Lakban, plastik tebal, kawat tipis, kabel, dan kardus berlapis merupakan beberapa bahan yang mempercepat keausan mata gunting.
-
Residu perekat pada bilah sering membuat gunting terasa berat, meski ketajamannya belum banyak berkurang.
-
Menggunakan satu gunting untuk semua kebutuhan dapat mengurangi performa dan memperpendek usia pakainya.
-
Membersihkan bilah, melumasi engsel, dan menyimpan gunting di tempat kering membantu menjaga ketajamannya lebih lama.
-
Memisahkan gunting berdasarkan fungsi menjadi langkah sederhana yang efektif untuk mencegah kerusakan.
Baca Juga: Membekukan Spons Cuci Piring Semalaman, Ternyata Ada Alasan Ilmiahnya Meski Bukan Solusi Utama
Insight Redaksi: Gunting sering dianggap sebagai peralatan sederhana sehingga penggunaannya jarang diperhatikan. Padahal, kebiasaan kecil seperti memotong kemasan plastik keras atau kawat tipis dapat mempercepat keausan mata pisau tanpa disadari. Di Balikpapan yang aktivitas rumah tangga maupun usaha UMKM terus berkembang, memiliki beberapa gunting sesuai fungsinya justru lebih hemat dibandingkan harus sering membeli yang baru. Perawatan sederhana selama beberapa menit setelah digunakan mampu memperpanjang umur pakai hingga bertahun-tahun.
Masih banyak kebiasaan sehari-hari yang ternyata memengaruhi usia pakai peralatan rumah. Ikuti terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update yang menghadirkan inspirasi bermanfaat setiap hari.
FAQ
1. Mengapa gunting baru bisa terasa tumpul dalam waktu singkat?
Penyebabnya tidak selalu berasal dari kualitas gunting. Penggunaan pada material yang keras atau mengandung perekat dapat mempercepat penurunan ketajaman mata pisau.
2. Apakah memotong lakban dapat merusak gunting?
Lakban meninggalkan residu lem pada bilah gunting. Jika tidak segera dibersihkan, residu tersebut meningkatkan gesekan sehingga gunting terasa kurang tajam.
3. Bolehkah gunting digunakan untuk memotong kabel atau kawat tipis?
Tidak disarankan. Material logam dapat menyebabkan kerusakan kecil pada mata gunting dan mengurangi presisi potong.
4. Bagaimana cara membersihkan gunting yang lengket?
Gunakan kain lembut dengan sedikit alkohol isopropil atau cairan pembersih yang aman untuk logam, kemudian keringkan hingga benar-benar bersih.
5. Kapan gunting perlu diasah?
Pengasahan dilakukan ketika gunting mulai melipat kertas, menarik serat kain, atau memerlukan tenaga lebih besar saat digunakan, bukan semata-mata berdasarkan usia pemakaian.