Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Sony Reon Pocket Pro Plus Jadi Solusi Pendingin Tubuh Portable Modern

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Minggu, 24 Mei 2026 | 02:19 WIB
Tampilan Sony Reon Pocket Pro Plus dengan neck band tipis dan desain minimalis modern (BTV/Ai)
Tampilan Sony Reon Pocket Pro Plus dengan neck band tipis dan desain minimalis modern (BTV/Ai)

Topik: Sony Reon Pocket Pro Plus hadir sebagai AC wearable pintar dengan desain tersembunyi

Durasi Baca: 6 menit

Ikhtisar: Sony Reon Pocket Pro Plus menawarkan pendingin dan penghangat tubuh portabel dengan desain tipis di balik kerah, baterai tahan lama, serta fitur otomatis berbasis sensor pintar.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Cuaca panas, keringat di punggung, lalu tetap harus tampil rapi pakai kemeja atau jas. Situasi itu yang coba dijawab Sony lewat Reon Pocket Pro Plus, perangkat pendingin dan penghangat tubuh yang diselipkan diam-diam di belakang kerah baju tanpa bikin tampilan jadi aneh.

Bukan cuma soal dingin atau hangat. Gadget ini juga membawa pendekatan baru soal kenyamanan harian. Bentuknya kecil, nyaris kadada yang notice dari depan, tapi efeknya langsung terasa di area leher sampai tulang belakang. Penasaran kenapa perangkat ini ramai dibahas pecinta gadget wearable? Simak sampai habis nah, karena fiturnya cukup beda dari kipas portable biasa Ces!

Baca Juga: Google Pixel 8 Pro Bekas Rp5 Jutaan, Kamera Masih Ganas Meski Layar Bermasalah

Kenapa Sony Reon Pocket Pro Plus terasa beda dari kipas portable biasa?

Sony memang tidak membuat kipas leher biasa. Reon Pocket Pro Plus memakai teknologi thermoelectric Peltier module yang bekerja langsung di area pangkal leher untuk memberi sensasi dingin atau hangat lebih fokus.

Efek pendinginannya diklaim meningkat 20 persen dibanding generasi sebelumnya. Saat Smart Cool Mode aktif, suhu permukaan perangkat bahkan bisa turun hingga tambahan minus 2 derajat Celsius dari suhu sekitar.

Menariknya lagi, sensasi dingin itu mengalir sepanjang tulang belakang. Jadi bukan cuma “angin numpang lewat”, tapi membantu tubuh terasa lebih stabil saat cuaca gerah atau saat berdiri lama di luar ruangan. Kada heran kalau perangkat ini mulai dilirik pekerja kantoran dan komuter kota besar pang.

Seberapa tersembunyi desain perangkat ini saat dipakai?

Salah satu kekuatan utama Reon Pocket Pro Plus justru ada di desainnya yang ultra-discreet alias nyaris tidak terlihat.

Perangkat dipasang di belakang leher menggunakan neck band khusus dengan profil yang kini lebih tipis dibanding model sebelumnya. Dari depan, gadget ini hampir tertutup sempurna oleh kerah kemeja atau pakaian formal.

Sony juga meningkatkan daya cengkeram neck band hingga 40 persen supaya perangkat kada gampang geser saat dipakai jalan cepat atau lari kecil. Area yang menyentuh kulit menggunakan material stainless steel SUS 316L yang aman untuk kontak jangka panjang.

Buat yang sering pakai jas atau jaket tebal, Sony menyertakan aksesori ventilasi tambahan dengan sudut fleksibel agar sirkulasi udara panas tetap lancar. Detail kecil, tapi kepakai nah itu sudah.

Baca Juga: Asus Zenbook Duo 2026 vs Versi Lama, Naik Kelas atau Kemahalan?

Apa fungsi sensor pintar Reon Pocket Tag 2?

Sony menyertakan perangkat tambahan bernama Reon Pocket Tag 2 di dalam paket penjualan. Ukurannya kini 18 persen lebih kecil dan sudah memakai klip karabiner supaya gampang dikaitkan di tas.

Fungsinya cukup penting. Sensor ini membaca suhu lingkungan dan tingkat kelembapan sekitar, lalu mengirimkan data ke perangkat utama melalui Bluetooth Low Energy.

Hasilnya, pendinginan atau penghangatan bisa menyesuaikan otomatis. Jadi saat berpindah dari luar ruangan yang panas ke ruangan ber-AC, suhu perangkat ikut menyesuaikan agar tubuh kada mendadak terasa terlalu dingin.

Sony juga menambahkan fitur Smart Start dan Smart Stop. Sistem otomatis akan mematikan perangkat saat suhu tubuh sudah ideal, lalu menyala lagi ketika tubuh mulai terasa panas. Praktis dan membantu hemat baterai.

Baterainya tahan lama atau cuma gimmick semata?

Masalah gadget wearable kecil biasanya ada di dua hal: baterai cepat habis dan suara kipas berisik. Sony tampaknya cukup serius memperbaiki dua titik lemah itu.

Dalam Smart Mode, Reon Pocket Pro Plus diklaim mampu bertahan hingga 15 jam pemakaian. Bahkan saat pendinginan dikunci di level 4 secara terus-menerus, perangkat masih bisa menyala sekitar 10 jam.

Suara kipas internalnya juga dibuat sangat senyap. Dipakai di ruang kerja atau meeting tetap nyaman tanpa bunyi mendengung yang mengganggu orang sekitar.

Bagi pengguna yang sering naik transportasi umum atau bekerja mobile sambil tetap tampil formal, fitur seperti ini jelas terasa kepakai sehari-hari. Bubuhan ikam yang sering kepanasan di perjalanan kantor mungkin mulai kepikiran perangkat beginian sih.

Apakah Sony Reon Pocket Pro Plus layak dilirik di 2026?

Sony memasarkan Reon Pocket Pro Plus dengan harga resmi 199 dolar AS atau sekitar Rp3,1 sampai Rp3,2 jutaan tergantung kurs.

Harga itu memang masuk kategori premium untuk perangkat wearable. Tapi Sony tampaknya memang membidik pengguna yang mengutamakan kenyamanan tanpa merusak penampilan.

Perangkat ini cocok untuk pekerja kantoran, pengguna transportasi publik, sampai orang yang sering hadir di acara formal dalam cuaca panas dan lembap. Di tengah tren gadget wearable yang makin ramai, Sony mencoba masuk lewat jalur yang lebih “diam”, tapi fungsional.

Baca Juga: Ubah Tampilan HP Android Jadi iPhone Dark Mode Tanpa Root

Poin Penting:

Insight: Sony tampaknya paham satu hal penting yang sering luput dari gadget wearable lain: orang ingin nyaman tanpa terlihat “ramai” memakai alat tambahan di tubuh. Reon Pocket Pro Plus bermain di area itu. Bentuknya kada mencolok, tapi manfaatnya langsung terasa untuk aktivitas harian yang penuh gerah dan mobilitas tinggi. Di kota dengan cuaca lembap seperti Balikpapan, perangkat semacam ini bisa jadi bukan sekadar gadget gaya, tapi solusi praktis buat pekerja lapangan sampai kantoran. Harga memang premium, tapi target pasarnya juga jelas. Kada semua orang perlu, tapi yang cocok pasti langsung merasa bedanya.

Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam yang sering kepanasan saat kerja atau commuting supaya makin banyak yang paham tren wearable pendingin terbaru ini, Ces!

Masih penasaran sama gadget unik lain yang mulai ramai dipakai tahun ini? Pantau terus update terbaru cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

  1. Apa fungsi utama Sony Reon Pocket Pro Plus?
    Perangkat ini berfungsi sebagai pendingin dan penghangat tubuh portabel yang dipasang di belakang leher.
  2. Apakah perangkat ini terlihat saat dipakai?
    Hampir tidak terlihat dari depan, terutama saat menggunakan pakaian berkerah atau jas.
  3. Berapa lama daya tahan baterainya?
    Hingga 15 jam dalam Smart Mode dan sekitar 10 jam pada pendinginan kontinu level 4.
  4. Apakah Sony Reon Pocket Pro Plus berisik?
    Tidak. Sony merancang kipas internalnya dengan suara sangat senyap.
  5. Berapa harga Sony Reon Pocket Pro Plus?
    Sekitar 199 dolar AS atau kisaran Rp3,1 hingga Rp3,2 jutaan.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Sony Reon Pocket Pro Plus #Reon Pocket Tag 2 #pendingin tubuh portabel