Durasi Baca: 4 menit
Topik: Kisah Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman Usai Izin Sakit Dipakai Liburan
Ikhtisar: Bunda Corla mengaku diberhentikan dari pekerjaannya di Jerman setelah izin sakit yang dipakainya untuk liburan ke Swiss diketahui perusahaan melalui media sosial.
Balikpapan TV - Hai Ces! Bunda Corla kembali jadi perhatian publik setelah membagikan cerita soal dirinya yang kehilangan pekerjaan di Jerman. Sosok yang selama ini dikenal ceria di media sosial itu mengaku dikeluarkan dari tempat kerjanya usai ketahuan memakai izin sakit untuk pergi liburan ke Swiss.
Cerita ini langsung ramai diperbincangkan karena memperlihatkan sisi lain kehidupan pekerja migran dan tekanan sosial media yang kadang kada disangka efeknya. Nah, simak sampai habis karena kisahnya cukup relate dengan kehidupan kerja modern sekarang, Ces.
Baca Juga: Pengantin Pria di Garut Ditangkap Usai Akad, Diduga Terlibat Curanmor
Bagaimana cerita Bunda Corla bisa terbongkar ke perusahaan?
Bunda Corla menceritakan kejadian itu saat hadir dalam podcast bersama Ivan Gunawan di Podcast Butik Haji Igun. Dalam obrolan santai tersebut, Ivan sempat menanyakan kabar soal isu dirinya diberhentikan dari pekerjaan.
Corla lalu mengakui dirinya memang sudah kada bekerja lagi di restoran cepat saji tempatnya selama ini mencari nafkah di Jerman. Ia bahkan menyebut langsung nama tempat kerjanya sambil bercanda.
Masalah bermula ketika dirinya memakai izin sakit. Namun di waktu yang sama, Corla justru pergi berlibur ke Swiss dan mengunggah aktivitas tersebut di TikTok.
Teman kerjanya ternyata melihat unggahan itu. Informasi tersebut kemudian sampai ke atasan perusahaan hingga akhirnya ia dipanggil dan diberhentikan.
Kenapa izin sakit untuk liburan dianggap pelanggaran serius?
Di banyak perusahaan luar negeri, izin sakit termasuk hal sensitif karena berkaitan dengan kepercayaan antara pekerja dan perusahaan. Ketika izin digunakan untuk aktivitas lain, apalagi perjalanan wisata, perusahaan biasanya menganggap ada pelanggaran etika kerja.
Bunda Corla sendiri mengaku sebenarnya memahami aturan tersebut. Dalam podcast itu ia terang-terangan menyebut tindakannya memang kada diperbolehkan.
“Nggak boleh. Nggak boleh gitu lho. Ketahuan dari teman,” ujar Corla.
Cerita itu kemudian memancing banyak komentar di media sosial. Ada yang merasa simpati, ada juga yang menilai kejadian tersebut jadi pelajaran soal pentingnya menjaga profesionalitas kerja, termasuk saat aktif bermedia sosial.
Baca Juga: Ucapan Bocah ke Terduga Maling Sepeda Tuai Pujian Warganet di Media Sosial
Apa yang paling terasa setelah kehilangan pekerjaan?
Bukan cuma kehilangan pemasukan, Corla mengaku mentalnya sempat terganggu setelah kejadian tersebut. Ia merasa kecewa karena informasi itu berasal dari lingkungan kerja sendiri.
“Kena mental, kena terganggu,” ungkapnya dalam podcast.
Kalimat itu cukup menggambarkan bagaimana tekanan psikologis setelah kehilangan pekerjaan memang kada ringan. Apalagi bagi pekerja yang hidup jauh dari negara asal dan harus tetap bertahan di lingkungan baru.
Nah, kondisi seperti ini ternyata cukup dekat dengan realita banyak pekerja modern sekarang. Media sosial yang awalnya tempat hiburan kadang justru bisa berdampak besar ke kehidupan profesional seseorang, nah itu sudah.
Apa yang dilakukan Bunda Corla sekarang?
Meski sempat terpukul, Bunda Corla mencoba menerima keadaan dengan lebih tenang. Ia mengaku sedang mencari pekerjaan baru sambil terus aktif membuat konten media sosial.
Langkah itu memperlihatkan bagaimana dunia digital kini juga menjadi ruang alternatif mencari penghasilan. Banyak kreator konten sekarang mulai membangun personal branding sambil menjalani pekerjaan lain secara bersamaan.
Di sisi lain, kisah Corla juga membuat publik melihat bahwa kehidupan kreator internet kada selalu semudah yang terlihat di layar. Ada tekanan kerja, aturan perusahaan, sampai risiko kehilangan pekerjaan yang nyata terjadi.
Tips singkat agar media sosial kada berdampak buruk ke pekerjaan:
1. Pisahkan urusan pribadi dan profesional
Unggahan santai tetap perlu dipikirkan dampaknya terhadap pekerjaan dan lingkungan kantor.
2. Pahami aturan perusahaan
Setiap tempat kerja punya kebijakan berbeda soal izin sakit, absensi, dan aktivitas publik.
3. Hindari unggahan yang berpotensi menimbulkan salah paham
Kadang satu video pendek bisa memicu masalah panjang bila dilihat pihak tertentu.
Baca Juga: Teror Pocong Tangerang Viral, Polisi Minta Warga Waspada dan Tetap Tenang
Poin Penting:
- Bunda Corla mengaku diberhentikan dari pekerjaan di Jerman.
- Penyebabnya karena izin sakit dipakai untuk liburan ke Swiss.
- Aktivitas tersebut diketahui rekan kerja melalui TikTok.
- Corla mengaku sempat terganggu secara mental.
- Kini ia fokus mencari pekerjaan baru sambil membuat konten media sosial.
Insight: Kisah Bunda Corla memperlihatkan bahwa media sosial sekarang kada cuma ruang hiburan, tapi juga ikut memengaruhi reputasi kerja seseorang. Banyak orang merasa unggahan pribadi aman selama dilakukan di luar jam kantor. Padahal perusahaan bisa melihatnya berbeda. Di Balikpapan sendiri, budaya kerja hybrid dan aktivitas online makin bercampur. Jadi penting memahami batas antara kehidupan pribadi dan profesional. Kadada yang benar-benar tersembunyi di internet pang.
Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang paham dampak media sosial terhadap dunia kerja modern.
Ikuti terus cerita viral, tren sosial, dan kabar hangat lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kenapa Bunda Corla diberhentikan dari pekerjaannya?
Karena izin sakit yang dipakainya diketahui digunakan untuk liburan ke Swiss.
2. Di mana Bunda Corla bekerja sebelumnya?
Ia mengaku bekerja di restoran cepat saji McDonald’s di Jerman.
3. Bagaimana perusahaan mengetahui liburan tersebut?
Dari unggahan media sosial yang dilihat rekan kerjanya.
4. Apa dampak yang dirasakan Bunda Corla?
Ia mengaku sempat terganggu mental setelah kehilangan pekerjaan.
5. Apa yang dilakukan Bunda Corla sekarang?
Ia sedang mencari pekerjaan baru sambil terus membuat konten media sosial.
Editor : Arya Kusuma