Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Jalan Mulus,Datangkan Fulus,Pedagang di Balikpapan Happy

Cakra Agung • Jumat, 10 Mei 2024 | 05:45 WIB
Pelaku usaha di jalan MT Haryono merasa lega dengan lancarnya akses jalan setelah proses perbaikan infrastruktur.
Pelaku usaha di jalan MT Haryono merasa lega dengan lancarnya akses jalan setelah proses perbaikan infrastruktur.

BalikpapanTv.id-Pedagang di sepanjang jalan MT Haryono, yang sempat mengeluh selama proses perbaikan, kini merasakan kelancaran jalan dari titik eks Giant hingga simpang jalan Beler.

“Alhamdulillah sudah mulus sejak 5 bulan lalu kalau saya tidak salah. Yang setelah perbaikan jalan ini oleh Pemkot Balikpapan, Alhamdulillah pelanggan kami juga meningkat banyak sekali.Sangat jauh sekali situasinya jika dibanding sewaktu belum di perbaiki,” ucap salah satu pedagang UMKM Senin (6/5/2024).

Rudi, seorang karyawan di sebuah warung UMKM yang menjual menu khas lalapan, mengklaim bahwa setelah jalan tersebut diperbaiki, omset warung mereka bisa mencapai Rp 10 juta dalam sehari ketika ramai pengunjung.

“Alhamdulilah jauh lebih meningkat, bahkan karyawan disini sudah mencapai mencapai 8 orang,” terang Rudi. Diakuinya, saat perbaikan jalan dilakukan, usahanya sempat tutup selama dua bulan. "Tapi Alhamdulillah sekarang pelanggan jadi lebih ramai," sambungnya.

Menurut Rudi, perbaikan infrastruktur di kawasan padat lalu lintas adalah bagian dari tantangan dunia usaha yang harus dihadapi. Ia memaklumi bahwa ini merupakan ujian untuk mengasah mental pengusaha agar tetap maju dan berkembang sesuai dengan kemajuan Kota Balikpapan.

Anto, pedagang buah durian, merasa bersyukur dengan kondisi akses jalan yang semakin baik karena memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat sekitarnya.

"Alhamdulillah setelah selesai pengerjaan, tambah ramai yang singgah membeli dagangan saya," ujarnya, ditemui di kawasan MT Haryono, Minggu (5/5/2024).

Anto biasanya menjual durian montong dari Parigi, Palu. Namun saat ini ia hanya menyediakan durian asal Masamba dan durian lokal Kaltim dari Tanjung, Melak, dan wilayah lainnya.

Durian dari Palu memiliki kualitas yang lebih baik dengan daging berwarna kuning cerah, sedangkan durian lokal Kaltim berdaging putih pucat. Durian lokal dijual seharga Rp100 ribu untuk tiga buah, sementara durian montong dijual per kilogram.

"Rata-rata kan pembeli durian kami makan di tempat. Jadi pas dibuka isinya (warna) pucat. Kalahnya di situ, bila dibandingkan Durian Parigi," ulasnya.

Saat ini, Anto dapat menjual hingga 30 buah durian lokal dan 15 buah durian montong dalam sehari, dengan keuntungan penjualan mencapai Rp 15 juta.

Perbaikan jalan MT Haryono memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan para pedagang yang berjualan di sepanjang jalan tersebut.Perbaikan akses jalan membantu usaha Anto meraih omzet yang lebih besar serta memberikan kesempatan kerja bagi orang lain.

Infrastruktur yang baik memacu pertumbuhan ekonomi, membuktikan para pedagang di kawasan jalan MT Haryono Balikpapan makin beruntung.

 

Editor : Cakra Agung
#rezeki nomplok #jalan mt haryono #balikpapan #umkm #pedagang senang