Durasi Baca: 3 menit
Ikhtisar: Pemkot Samarinda membenahi fasilitas Teras Samarinda II, dari playground, parkir, ikon kawasan, UMKM, hingga pengawasan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Samarinda mengakomodasi keluhan warga terkait Teras Samarinda Tahap II, terutama penerangan playground, ikon kawasan, parkir, dan fasilitas pendukung yang masih perlu dibenahi.
Ruang publik di tepian Sungai Mahakam itu sudah ramai digunakan setelah tiga segmen resmi dibuka, tetapi sejumlah detail menentukan nyaman atau tidaknya pengalaman pengunjung.
Tiga segmen sudah dibuka untuk warga
Ruang publik di tepian Sungai Mahakam itu resmi dibuka pada 29 Agustus 2026 untuk masyarakat.
Pembukaan mencakup Segmen 2, 3, dan 4, sementara Segmen 1 masih menjadi bagian pengembangan berikutnya.
Kehadiran fasilitas seperti jalur pedestrian, dermaga, area bermain anak, musala, dan halte membuat kawasan mulai dipakai untuk rekreasi warga.
Masukan warga kini masuk catatan pembenahan Pemerintah Kota Samarinda setelah Teras Samarinda Tahap II mulai ramai dikunjungi.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan fasilitas yang kurang akan diperiksa dan diperbaiki bertahap.
“Semuanya itu nanti kita akan perbaiki. Ini kan namanya juga perencanaan,” ujar Marnabas, Minggu (6/9).
Penerangan playground masih menjadi catatan
Area bermain anak menjadi salah satu titik perhatian karena penerangan dinilai belum memadai saat kawasan ramai sore hingga malam.
Secara umum, kawasan sudah memiliki sistem pencahayaan modern, kamera pengawas, dua pos pengamanan, dan fasilitas publik lainnya.
Pemerintah Kota Samarinda juga menyiapkan jalur pedestrian dengan guiding block untuk membantu akses penyandang disabilitas di kawasan tersebut.
Keluhan soal penerangan menjadi bagian penting karena fasilitas bermain anak merupakan ruang yang digunakan keluarga ketika berkunjung.
Ketika kawasan mulai ramai, kenyamanan pengunjung tidak hanya ditentukan tampilan taman, tetapi juga pencahayaan dan keamanan setiap fasilitas.
Baca Juga: Kuota Pertalite Balikpapan Jadi Masalah, Antrean Tak Cukup Dijadwal, Akar Masalah Harus Diatasi
Parkir diarahkan ke dua lokasi
Tantangan berikutnya datang dari parkir karena pengunjung diarahkan menggunakan kantong parkir Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam.
Dinas Perhubungan Samarinda diminta mengawasi kawasan pada jam ramai, sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).
Pengaturan itu dibutuhkan agar ruang pedestrian dan area rekreasi tidak berubah menjadi tempat kendaraan berhenti sembarangan.
Skema tersebut juga membuat pengelolaan kawasan perlu berjalan bersama pengaturan arus pengunjung, khususnya ketika kunjungan meningkat.
UMKM disiapkan, ikon kawasan menyusul
Fasilitas pendukung juga diarahkan mengikuti kebutuhan pengunjung yang datang menikmati tepian Sungai Mahakam.
Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan dermaga untuk mendukung aktivitas ekonomi.
Informasi resmi Pemerintah Kota Samarinda menyebut dermaga seluas 2.115 meter persegi disiapkan bersama 12 kios modern bagi pelaku UMKM lokal.
Persoalan identitas kawasan juga belum selesai karena tulisan atau ikon Teras Samarinda belum tersedia.
Marnabas menyebut keterbatasan anggaran akibat efisiensi transfer keuangan daerah membuat penambahan ornamen berdasarkan skala prioritas.
Pemerintah Kota Samarinda berharap kekurangan tersebut dapat ditambahkan pada 2027 atau melalui perubahan anggaran tahun berjalan.
Baca Juga: Intrusi Air Laut Sungai Mahakam, Warga Samarinda Bisa Ambil Air Bersih Gratis
Keamanan dan pemeliharaan ikut dikebut
Di tengah pembenahan fasilitas, keamanan dan pemeliharaan kawasan menjadi pekerjaan penting agar ruang publik siap digunakan setiap hari.
Satuan Polisi Pamong Praja menjaga kawasan selama 24 jam melalui tiga regu, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup merawat taman.
Pemerintah Kota Samarinda juga berencana melengkapi kamera pengawas di sejumlah titik agar kondisi kawasan dapat dipantau melalui telepon seluler.
Langkah tersebut membuat pengelolaan Teras Samarinda II tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi berlanjut ke pemeliharaan dan pengawasan.
Bagi warga, fasilitas yang berfungsi baik akan menentukan apakah kawasan ini hanya ramai ketika baru dibuka atau mampu menjadi ruang publik pilihan.
Poin Penting
- Teras Samarinda Tahap II sudah dibuka pada 29 Agustus 2026 untuk Segmen 2, 3, dan 4.
- Penerangan area bermain anak menjadi salah satu masukan yang akan ditangani Pemerintah Kota Samarinda.
- Parkir pengunjung diarahkan ke Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam Samarinda.
- Area dermaga disiapkan untuk aktivitas UMKM melalui 12 kios modern.
- Ikon atau tulisan Teras Samarinda masih direncanakan untuk penambahan berikutnya.
- Pengamanan, kebersihan, dan kamera pengawas menjadi bagian pengelolaan kawasan.
Insight Redaksi
Teras Samarinda II mulai punya fungsi sebagai ruang rekreasi, tetapi kualitas pengalaman warga ditentukan detail kecil: cahaya, parkir, kebersihan, identitas, dan pengawasan. Ruang publik kada cuma dibangun lalu selesai. Ia perlu dirawat dan dikelola konsisten. Kalau fasilitas dasar beres, warga punya alasan kuat datang, duduk, dan menikmati Samarinda secara nyata bersama bubuhan.
Prioritaskan penerangan, parkir, dan perawatan rutin dulu supaya warga nyaman datang.
Kalau info ini berguna, bagikan ke bubuhan yang sering jalan sore di Samarinda supaya sama-sama tahu pembenahannya.
Mau mengikuti kabar ruang publik, layanan kota, dan cerita terbaru Kalimantan Timur? Pantau Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan Teras Samarinda Tahap II dibuka?
Teras Samarinda Tahap II resmi dibuka pada 29 Agustus 2026 untuk Segmen 2, 3, dan 4.
2. Apa fasilitas yang tersedia di Teras Samarinda II?
Fasilitasnya mencakup pedestrian, playground, musala, halte bus terpadu, dermaga, jalur inklusif, pencahayaan, kamera pengawas, dan pos pengamanan.
3. Di mana pengunjung diarahkan untuk parkir?
Pemerintah Kota Samarinda mengarahkan parkir pengunjung ke area parkir Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam Samarinda.
4. Apakah sudah ada ikon Teras Samarinda II?
Belum. Pemerintah Kota Samarinda menyebut penambahan ikon atau ornamen kawasan akan dilakukan berdasarkan prioritas anggaran.
Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul “Keluhan Fasilitas Teras Samarinda II Diakomodasi, Pemkot Siapkan Pembenahan”, oleh M Hafiz Alfaruqi. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapan TV. Informasi fasilitas dan pembukaan kawasan juga merujuk keterangan resmi Pemerintah Kota Samarinda.
Editor : Arya Kusuma