Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Sambungan Air Ilegal Masih Ditemukan, Perumda Samarinda Buka Fakta Modus yang Sering Terjadi

AdminBTV • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB
proses pemasangan sambungan rumah resmi melalui Perumda Tirta Kencana Samarinda. (BTV/AI)
proses pemasangan sambungan rumah resmi melalui Perumda Tirta Kencana Samarinda. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 Menit

Topik: Penertiban sambungan air ilegal untuk memperkuat layanan air minum yang tertib

Ikhtisar: Perumda Tirta Kencana Samarinda meningkatkan pengawasan sambungan air ilegal, mengingatkan tarif resmi pemasangan, serta mengajak masyarakat menghindari calo demi pelayanan yang aman dan sesuai prosedur.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Perumda Tirta Kencana Samarinda kembali menindak sambungan air ilegal yang ditemukan dalam patroli rutin di wilayah kerja Kantor Pelayanan IV pada Senin (13/7). Langkah ini dilakukan untuk menjaga distribusi air bersih sekaligus melindungi masyarakat dari praktik pemasangan yang melanggar prosedur resmi.

Masih tergoda jalur cepat? Padahal risikonya bisa merugikan. Simak fakta lengkapnya sampai akhir, Ces!

Baca Juga: Polisi Bongkar Aksi Pasangan Pencuri Gas Elpiji di Samarinda, Ternyata Sudah Empat Kali Beraksi

Bagaimana Perumda Tirta Kencana menemukan sambungan air ilegal?

Penertiban terbaru dilakukan setelah petugas menemukan dugaan sambungan rumah ilegal saat menjalankan patroli rutin. Kegiatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga jaringan distribusi tetap tertib.

Direktur Pelayanan Perumda Tirta Kencana Samarinda, Widyastuti Supartinah, menjelaskan dugaan sambungan ilegal masih ditemukan melalui berbagai jalur pengawasan. Temuan berasal dari patroli petugas distribusi dan kepatuhan, laporan pembaca meter, hingga pengaduan masyarakat.

"Tidak jarang ada pula laporan dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti," ujar Widyastuti Supartinah, Selasa (14/7).

Pelibatan masyarakat dalam menyampaikan laporan dinilai membantu perusahaan mempercepat penanganan pelanggaran. Dengan demikian, sambungan yang melanggar aturan dapat segera diperiksa sebelum menimbulkan dampak lebih luas terhadap jaringan distribusi.

Mengapa praktik sambungan ilegal masih terjadi?

Menurut Widyastuti, salah satu penyebab munculnya sambungan ilegal ialah keinginan sebagian calon pelanggan memperoleh akses air bersih dalam waktu singkat tanpa mengikuti prosedur resmi.

Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan oknum atau calo yang menawarkan jasa pemasangan di luar mekanisme Perumda. Masyarakat dijanjikan proses lebih cepat, meski pemasangan dilakukan tanpa administrasi yang sah.

Modus yang paling sering ditemukan terjadi di kawasan yang belum memiliki jaringan pipa sekunder. Pada kondisi tersebut, oknum menarik pipa dinas berukuran setengah inci melebihi ketentuan sehingga menghasilkan sambungan yang tidak memiliki izin.

"Biasanya terjadi pada warga yang tinggal di kawasan belum tersedia jaringan pipa sekunder. Praktik ini dilakukan tanpa prosedur resmi," jelas Widyastuti.

Selain melanggar aturan administrasi, sambungan ilegal berpotensi mengganggu sistem distribusi air minum. Dalam pengelolaan jaringan perpipaan, setiap sambungan pelanggan harus tercatat agar kapasitas distribusi dapat dihitung secara akurat dan pelayanan tetap berjalan optimal.

Baca Juga: Terungkap dari CCTV, Dua Mahasiswa Diduga Bongkar Motor Curian di Samarinda

Apa cara resmi mengajukan sambungan air baru?

Perumda Tirta Kencana meminta masyarakat mengurus pemasangan sambungan rumah langsung melalui kantor pelayanan resmi yang tersebar di empat wilayah pelayanan atau menggunakan kanal resmi perusahaan.

Perusahaan juga mengingatkan agar pembayaran dilakukan hanya setelah pelanggan menerima kuitansi resmi dari Perumda. Langkah tersebut menjadi cara sederhana untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan contact center maupun kantor pelayanan apabila memerlukan informasi mengenai prosedur pemasangan sambungan baru atau ingin memastikan legalitas proses yang sedang dijalani.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang transparan. Dengan informasi yang terbuka, peluang munculnya praktik perantara ilegal dapat ditekan karena masyarakat mengetahui prosedur dan biaya yang sebenarnya.

Berapa biaya resmi pemasangan sambungan rumah di Samarinda?

Perumda Tirta Kencana kembali mengingatkan tarif resmi pemasangan sambungan rumah (SR) berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama Nomor 690/51-02/VIII/2022.

Berikut daftar tarif yang berlaku pada wilayah yang telah memiliki jaringan pipa sekunder:

Perumda menjelaskan tarif tersebut belum mencakup pekerjaan tambahan apabila diperlukan. Misalnya pembongkaran jalan, pengecoran kembali, atau pekerjaan lain ketika posisi jaringan berada di seberang badan jalan.

Keterbukaan tarif resmi diharapkan membuat masyarakat memiliki acuan biaya yang jelas sehingga tidak mudah percaya terhadap penawaran dari pihak yang mengatasnamakan perusahaan.

Sanksi apa yang menanti pelaku sambungan ilegal?

Perumda Tirta Kencana memastikan pengawasan akan terus diperkuat melalui patroli, sosialisasi, dan penegakan aturan terhadap pihak yang terbukti terlibat.

Menurut Widyastuti, oknum internal yang terbukti melakukan penyambungan ilegal akan dikenai sanksi berat sesuai ketentuan perusahaan.

Sementara itu, masyarakat yang terbukti memanfaatkan sambungan ilegal juga dapat dikenai denda sesuai peraturan yang berlaku. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk perlindungan terhadap sistem pelayanan air minum dan pelanggan yang telah mengikuti prosedur resmi.

Melalui langkah tersebut, Perumda berharap ruang gerak calo semakin sempit, sementara masyarakat memperoleh kepastian layanan secara legal, transparan, dan aman.

Baca Juga: Andi Harun Dorong Direksi Bankaltimtara Dipilih dari Internal, Ini Mekanisme Barunya

Poin Penting:

Insight Redaksi: Transparansi tarif resmi menjadi langkah penting untuk memutus ruang gerak calo. Informasi biaya yang mudah diakses membuat masyarakat memiliki pegangan sebelum mengajukan sambungan baru. Dari sudut pandang pelayanan publik di Kalimantan Timur, pengawasan pang kada cukup hanya lewat patroli, tetapi juga perlu edukasi yang konsisten hingga tingkat lingkungan. Semakin banyak warga memahami prosedur resmi, semakin kecil peluang praktik ilegal berkembang. Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar makin banyak warga memperoleh informasi yang benar, Ces. Selalu ikuti perkembangan informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa Perumda melakukan penertiban sambungan air ilegal?
Untuk menjaga ketertiban jaringan distribusi air bersih dan mencegah praktik pemasangan yang melanggar prosedur resmi.

2. Dari mana Perumda mengetahui adanya sambungan ilegal?
Melalui patroli petugas, laporan pembaca meter, dan pengaduan masyarakat.

3. Bagaimana cara mengurus pemasangan sambungan baru?
Permohonan diajukan melalui kantor pelayanan resmi atau kanal resmi Perumda Tirta Kencana Samarinda.

4. Apakah pembayaran boleh dilakukan melalui calo?
Tidak. Pembayaran hanya dilakukan setelah menerima kuitansi resmi dari Perumda.

5. Berapa biaya resmi sambungan rumah?
Tarif bervariasi mulai Rp2,34 juta hingga Rp3,73 juta sesuai golongan pelanggan, belum termasuk pekerjaan tambahan bila diperlukan.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Perumda Tirta Kencana Samarinda Tertibkan Sambungan Air Ilegal, Warga Diminta Hindari Calo", oleh penulis Denny Saputra. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Widyastuti Supartinah Sambungan air ilegal samarinda