Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Sekolah Rakyat PPU disiapkan di Lawe-Lawe dengan anggaran Rp280 miliar dan fasilitas asrama untuk pendidikan keluarga kurang mampu.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Lawe-Lawe dengan anggaran sekitar Rp280 miliar untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Bukan sekadar ruang kelas, sekolah ini dirancang sebagai kawasan pendidikan berasrama dengan fasilitas olahraga dan kebutuhan penunjang siswa. Simak perkembangan pembangunannya, Ces!
Sekolah Rakyat PPU dibangun di mana?
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen PPU diarahkan ke Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar 6,7 hektare yang dinyatakan siap untuk proyek tersebut.
Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum juga telah membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap tiga di PPU. Dalam pertemuan pada Agustus 2026, sebagian besar persyaratan dasar lahan telah dipenuhi.
Lokasi tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan karena pembangunan tidak hanya membutuhkan gedung sekolah, tetapi juga kawasan pendukung untuk sistem pendidikan berasrama.
Kapan pembangunan Sekolah Rakyat PPU dimulai?
Tahapan pembangunan kini bergerak menuju proses pengadaan. Informasi terbaru dari pemerintah daerah menyebut proses lelang diarahkan berlangsung sekitar Oktober-November 2026.
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin sebelumnya menyampaikan bahwa persyaratan pembangunan sudah dianggap lengkap. PPU bersama Bontang menjadi dua daerah di Kalimantan Timur yang masuk proses lelang pembangunan Sekolah Rakyat pada tahun ini.
Jika proses berjalan sesuai target, pembangunan fisik diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan bulan. Dengan demikian, proyek tersebut ditargetkan selesai pada 2027.
Baca Juga: Krisis Air Sepaku Makin Terasa, PPU Tetapkan Status Siaga dan Perkuat Distribusi Air Bersih
Rp280 miliar untuk fasilitas apa saja?
Anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp280 miliar. Nilai tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi ruang belajar karena konsep Sekolah Rakyat menggunakan sistem pendidikan berasrama.
Waris menyebut fasilitas yang disiapkan mencakup asrama, sarana olahraga, lapangan bola, lapangan futsal, ruang pembelajaran, hingga fasilitas pendukung lainnya. Konsep ini membuat kompleks sekolah berfungsi sekaligus sebagai tempat belajar dan tempat tinggal siswa.
Pemerintah pusat menargetkan pembangunan fisik berlangsung maksimal sekitar delapan bulan. Setelah bangunan siap, tahapan berikutnya akan diarahkan pada proses penerimaan peserta didik.
Siapa yang menjadi sasaran Sekolah Rakyat PPU?
Program Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pada tahap awal, Pemkab PPU juga mulai mempersiapkan pendataan calon peserta didik.
Informasi terbaru menyebut angkatan pertama diproyeksikan menampung sedikitnya 150 siswa. Namun, komposisi dan jumlah peserta didik masih akan mengikuti tahapan pendataan serta ketentuan program.
Sebelumnya, Pemkab PPU menyebut sasaran program diprioritaskan bagi keluarga dalam kelompok desil 1 dan desil 2. Sekolah Rakyat dirancang untuk menyediakan pendidikan tanpa biaya bagi kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program.
Mengapa pembangunan ini penting bagi PPU?
Bagi PPU, kehadiran sekolah permanen ini berarti penambahan fasilitas pendidikan yang sejak awal dirancang dengan sistem asrama. Model tersebut memungkinkan kebutuhan belajar dan tempat tinggal siswa berada dalam satu kawasan.
Persiapan pembangunan juga menunjukkan bahwa proyek ini tidak berhenti pada penyediaan lahan. Pemerintah daerah masih perlu memastikan dukungan akses kawasan dan kebutuhan teknis lainnya.
Pemkab PPU menyiapkan peningkatan akses jalan menuju kawasan sekolah. Berdasarkan informasi terbaru, jalan masuk sepanjang sekitar 240 meter juga direncanakan mendapat peningkatan melalui Dinas PUPR PPU.
Dengan target pekerjaan sekitar enam hingga delapan bulan, tahap berikutnya akan menjadi penentu apakah pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga fasilitas pendidikan tersebut bisa digunakan pada 2027.
Baca Juga: Dermaga Speedboat Penajam Rusak, Pemprov Kaltim Siapkan Rp400 Juta untuk Perbaikan
Dari sekolah rintisan menuju fasilitas permanen
Sebelum pembangunan permanen bergerak ke tahap lelang, PPU sempat menyiapkan konsep Sekolah Rakyat rintisan dengan memanfaatkan fasilitas Penajam Suite Hotel.
Sekolah rintisan tersebut sebelumnya dirancang untuk menampung sekitar 120 hingga 170 siswa dengan sistem asrama. Sementara pembangunan permanen direncanakan dari nol di kawasan Lawe-Lawe.
Kini fokus pemerintah daerah bergeser pada realisasi kompleks permanen. Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum terlibat dalam tahapan persiapan pembangunan, sementara Pemkab PPU memastikan kesiapan lahan dan dukungan daerah.
Bagi keluarga yang menjadi sasaran program, tahap pembangunan ini menjadi bagian penting sebelum proses penerimaan siswa dimulai.
Poin Penting:
- Sekolah Rakyat PPU direncanakan dibangun di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam.
- Lahan yang disiapkan sekitar 6,7 hektare.
- Nilai pembangunan diperkirakan mencapai Rp280 miliar.
- Fasilitas mencakup gedung belajar, asrama, serta sarana olahraga.
- Proses lelang diarahkan berlangsung Oktober-November 2026.
- Pembangunan ditargetkan berlangsung sekitar enam hingga delapan bulan.
- Proyek ditargetkan selesai pada 2027.
Insight Redaksi
Sekolah Rakyat PPU bukan hanya proyek pembangunan gedung pendidikan. Konsep asrama membuat fasilitas ini disiapkan sebagai lingkungan belajar sekaligus tempat tinggal bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Karena itu, keberhasilan proyek nantinya tidak hanya diukur dari selesainya bangunan, tetapi juga dari ketepatan sasaran peserta didik dan kesiapan layanan pendidikan yang diberikan.
FAQ
1. Di mana Sekolah Rakyat PPU akan dibangun?
Sekolah Rakyat permanen PPU direncanakan dibangun di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, di atas lahan sekitar 6,7 hektare.
2. Berapa anggaran pembangunan Sekolah Rakyat PPU?
Anggaran pembangunan diperkirakan sekitar Rp280 miliar.
3. Kapan pembangunan dimulai?
Proses lelang diarahkan berlangsung sekitar Oktober-November 2026, dengan pekerjaan fisik diperkirakan berlangsung enam hingga delapan bulan.
4. Siapa calon siswa Sekolah Rakyat?
Program menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu sesuai ketentuan dan pendataan program Sekolah Rakyat.
5. Apa saja fasilitasnya?
Fasilitas yang disebutkan mencakup ruang belajar, asrama, lapangan bola, lapangan futsal, sarana olahraga, serta fasilitas pendukung lainnya.