Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Tenaga Kerja Lansia di PPU Hadapi Tantangan, Disnakertrans Cari Solusi.

Novaldy Yulsa Polii • Selasa, 28 April 2026 | 07:58 WIB
Peluang kerja lansia di PPU masih terkendala faktor fisik dan produktivitas. Simak info selengkapnya disini Cess!
Peluang kerja lansia di PPU masih terkendala faktor fisik dan produktivitas. Simak info selengkapnya disini Cess!

Topik: Akses kerja lansia di Penajam Paser Utara masih hadapi tantangan nyata
Durasi Baca: 4 menit

Baca Ringkas 30 Detik: Kebijakan membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lanjut usia di Penajam Paser Utara dinilai positif, namun penerapannya menghadapi kendala nyata. Faktor fisik dan produktivitas menjadi pertimbangan utama dunia usaha. Penyesuaian jenis pekerjaan dinilai penting agar lansia tetap bisa berkontribusi secara optimal tanpa mengabaikan kesejahteraan. Scroll Kebawah Lanjut Baca Selengkapnya, Ces!...

 

Balikpapan TV - Hai Cess! Pemanfaatan tenaga kerja usia lanjut di Penajam Paser Utara masih belum mulus di lapangan. Meski rentang usia produktif tercatat dari 15 sampai 65 tahun, realitanya tenaga kerja di atas 60 tahun masih menghadapi banyak tantangan saat ingin tetap aktif bekerja.

Nah, jangan berhenti di sini dulu, lanjut simak sampai tuntan Cess, karena di balik data ini ada cerita soal peluang, keterbatasan, dan upaya mencari jalan tengah.

Kenapa tenaga kerja lansia masih sulit terserap di dunia kerja?

Masalah utamanya langsung kelihatan di lapangan: kemampuan fisik. Tenaga kerja usia lanjut cenderung mengalami penurunan dibanding usia 30 sampai 50 tahun. Ini jadi pertimbangan penting bagi pelaku usaha.

Kondisi ini kada bisa dihindari pang. Banyak pekerjaan yang menuntut tenaga ekstra dan mobilitas tinggi. Di titik ini, perusahaan biasanya lebih memilih tenaga kerja yang lebih muda. Pahamlah ikam, ini soal kebutuhan operasional juga.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans PPU, Eko Yulianto, menegaskan, “Pemanfaatan tenaga kerja lansia memang menjadi wacana yang baik, namun dalam praktiknya masih menghadapi banyak tantangan, terutama bagi mereka yang telah berusia di atas 60 tahun.”

Apa dorongan pemerintah soal peluang kerja lansia?

Pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan sudah mendorong dunia usaha agar membuka akses kerja lebih luas. Termasuk untuk tenaga kerja lansia.

Arahnya jelas. Memberi kesempatan bagi yang masih ingin bekerja. Kadada pembatasan mutlak selama masih mampu berkontribusi.

Tapi, implementasinya kada semudah kebijakan di atas kertas. Dunia industri tetap melihat faktor efisiensi dan produktivitas. Jadi, dorongan ini perlu pendekatan yang lebih fleksibel, bukan sekadar imbauan.

Di mana letak tantangan terbesar bagi perusahaan?

Tantangan paling terasa ada pada jenis pekerjaan. Banyak sektor kerja membutuhkan kekuatan fisik dan mobilitas tinggi.

Nah, di sini dilemanya. Perusahaan harus menyesuaikan kebutuhan kerja dengan kemampuan tenaga kerja lansia. Kalau kada pas, bisa berdampak ke produktivitas.

Itulah kenapa tenaga kerja usia 30 sampai 50 tahun masih jadi pilihan utama. Mereka dianggap berada di fase paling stabil secara fisik dan produktif.

Namun bukan berarti lansia kadada peluang. Masih ada ruang, asal jenis pekerjaannya tepat.

Baca Juga: Pekan Lomba Bhayangkari Balikpapan Hidupkan Semangat Belajar dan Peduli Lingkungan Anak.

Bagaimana solusi agar tenaga kerja lansia tetap bisa berkontribusi?

Solusinya mulai diarahkan ke penyesuaian jenis pekerjaan. Disnakertrans PPU mendorong agar pekerjaan yang diberikan lebih ramah bagi tenaga kerja lansia.

Artinya apa? Pekerjaan yang tidak terlalu menguras fisik. Lebih fokus pada pengalaman, ketelitian, atau keahlian tertentu.

Pendekatan ini penting. Supaya tenaga kerja lansia tetap bisa aktif tanpa mengorbankan kesehatan mereka.

Tips singkat yang bisa dipertimbangkan dunia usaha:

  1. Menyesuaikan beban kerja dengan kapasitas fisik
  2. Memanfaatkan pengalaman kerja sebagai nilai utama
  3. Memberi posisi yang tidak membutuhkan mobilitas tinggi

Nah, itu sudah… langkah kecil tapi berdampak besar pang.

Sejauh mana peluang kebijakan ini bisa berjalan optimal?

Kuncinya ada di keseimbangan. Antara membuka peluang kerja dan menjaga produktivitas.

Kalau pendekatannya tepat, kebijakan ini bisa jalan. Tapi kalau dipaksakan tanpa penyesuaian, hasilnya kada maksimal.

Disnakertrans PPU tetap optimistis. Dengan strategi yang pas, tenaga kerja lansia masih bisa punya peran di dunia kerja.

Ini bukan sekadar soal pekerjaan, tapi juga soal menjaga keberlanjutan peran masyarakat di usia lanjut. Pahamlah ikam…

Poin Penting:

  1. Rentang usia produktif tenaga kerja di PPU adalah 15–65 tahun
  2. Tenaga kerja di atas 60 tahun masih menghadapi tantangan besar
  3. Faktor fisik dan produktivitas jadi pertimbangan utama perusahaan
  4. Pemerintah mendorong akses kerja bagi lansia
  5. Penyesuaian jenis pekerjaan jadi solusi yang didorong Disnakertrans

Insight: Peluang kerja lansia di PPU itu bukan sekadar membuka pintu, tapi soal menata ulang cara kerja. Dunia usaha kada bisa pakai pendekatan lama. Harus adaptif, melihat pengalaman sebagai aset, bukan sekadar tenaga fisik. Nah di sini nilai lokal terasa, menghargai yang sudah berkontribusi lama. Kalau ini jalan, dampaknya luas, bukan cuma ekonomi tapi juga sosial. Penting, tapi harus realistis pang.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham arah kebijakan tenaga kerja di daerah.

Mau tetap update info lokal yang relate dan terasa dekat? Ikuti terus Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Apa itu tenaga kerja lansia?
    Tenaga kerja lansia adalah pekerja yang sudah memasuki usia lanjut, umumnya di atas 60 tahun namun masih ingin bekerja.
  2. Kenapa perusahaan jarang merekrut tenaga kerja lansia?
    Karena faktor fisik dan produktivitas yang cenderung menurun dibanding usia produktif lainnya.
  3. Apa solusi agar lansia tetap bisa bekerja?
    Dengan menyesuaikan jenis pekerjaan agar lebih ringan dan sesuai kemampuan.
  4. Apakah pemerintah mendukung tenaga kerja lansia?
    Ya, pemerintah mendorong perluasan akses kerja termasuk untuk tenaga kerja lansia.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#tenaga kerja lansia #DISNAKERTRANS PPU #penajam paser utara