Durasi Baca: 7 menit
Ikhtisar: Goa Tapak Raja di Desa Wonosari, Sepaku, Penajam Paser Utara, menjadi destinasi wisata alam dekat IKN. Goa karst ini menawarkan lorong, stalaktit, kelelawar, dan beragam fasilitas wisata.
Balikpapan TV - Hai Ces! Goa Tapak Raja di Desa Wonosari, Sepaku, Penajam Paser Utara, menjadi salah satu destinasi wisata alam dekat IKN dengan lorong karst, stalaktit unik, serta kawasan rekreasi yang terus dikembangkan.
Kalau bubuhan lagi cari wisata dekat IKN yang punya suasana berbeda, Goa Tapak Raja bisa masuk daftar perjalanan, Ces!
Destinasi ini tercatat sebagai wisata gua aktif dalam Pusat Data Parekraf Kalimantan Timur dan berada di Wonosari, Kecamatan Sepaku.
Di mana lokasi Goa Tapak Raja?
Goa Tapak Raja berada di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Lokasinya termasuk kawasan penyangga pariwisata IKN dan telah disebut Otorita IKN sebagai salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi masyarakat.
Dari Titik Nol Nusantara, sejumlah sumber menyebut jaraknya sekitar 30 kilometer melalui jalur darat.
Dalam video BorneoField H&F Channel, perjalanan dari Balikpapan diperkirakan sekitar 1,5 jam, sedangkan dari pusat IKN sekitar 50 menit.
Waktu perjalanan dapat berubah mengikuti titik keberangkatan, kondisi lalu lintas, cuaca, dan akses jalan.
Baca Juga: Dermaga Teluk Sulaiman Biduk-Biduk Jadi Penghubung Wisata dan Ekonomi Pesisir
Apa yang membuat Goa Tapak Raja unik?
Daya tarik utama Goa Tapak Raja berada pada bentukan alam di dalam lorong gua.
Salah satu stalaktitnya memiliki bentuk menyerupai telapak kaki manusia yang kemudian menjadi bagian dari identitas dan nama destinasi tersebut.
Goa ini memiliki dua lorong besar yang dapat dijelajahi pengunjung.
Suasana di dalamnya relatif gelap dan menjadi habitat kelelawar sehingga pengalaman menjelajah terasa berbeda dari wisata alam terbuka.
Dalam video BorneoField H&F Channel, terdapat pula dua akses masuk berupa lubang kecil dan lubang besar.
Pengunjung dapat masuk melalui jalur yang lebih sempit sebelum menemukan ruang lorong yang terasa lebih lega.
Dari mana asal-usul Goa Tapak Raja?
Keberadaan Goa Tapak Raja telah dikenal masyarakat sejak kawasan tersebut mulai dihuni pendatang.
ANTARA mencatat gua ini ditemukan oleh pendatang pada 1983.
Sumber lain dari Dinas Budaya dan Pariwisata PPU menyebut Goa Tapak Raja ditemukan warga sejak masa awal transmigrasi pada 1983.
Nama “Tapak Raja” berkaitan dengan bentuk stalaktit menyerupai telapak kaki yang berada di dalam gua.
Cerita mengenai fungsi gua sebagai tempat pertapaan atau kisah masa kerajaan sebaiknya dipahami sebagai cerita lokal atau narasi wisata apabila belum memiliki dokumentasi sejarah yang kuat.
Dengan begitu, keunikan geologis gua tetap dapat dinikmati tanpa mencampurkan legenda dengan fakta sejarah.
Kapan Goa Tapak Raja diresmikan sebagai objek wisata?
Goa Tapak Raja secara resmi diresmikan sebagai destinasi wisata pada 28 Mei 2022.
Peresmian tersebut dilakukan oleh Plt. Bupati Penajam Paser Utara saat itu, Hamdam Pongrewa.
Informasi mengenai peresmian dan pengelolaan oleh masyarakat Desa Wonosari juga tercatat dalam kajian mengenai pengembangan destinasi tersebut.
Setelah berkembang sebagai destinasi wisata, kawasan gua tidak hanya mengandalkan lorong karst.
Berbagai fasilitas pendukung kemudian dikembangkan untuk membuat kunjungan lebih nyaman dan memberikan pilihan aktivitas bagi wisatawan.
Apa saja fasilitas yang tersedia?
Goa Tapak Raja kini berkembang menjadi kawasan wisata yang menawarkan lebih dari sekadar susur gua.
Data Desa Wisata Wono Sari mencantumkan fasilitas seperti area parkir, kafetaria, kamar mandi umum, kios suvenir, musala, area makan, jungle tracking, serta area outbound.
Kawasan tersebut juga memiliki fasilitas seperti flying fox, wahana air, jalur pejalan kaki, jembatan kayu, dan taman ekoriparian.
Pengembangan tersebut berkaitan dengan upaya memulihkan ekosistem karst sekaligus mengubah kawasan bekas lahan tambang menjadi ruang wisata berbasis lingkungan.
Dalam perkembangan terbaru, terdapat pula Kafe Tapak Raja dan area foodcourt yang mendukung aktivitas wisatawan serta UMKM desa.
Apakah ada wahana selain susur gua?
Ada beberapa pilihan aktivitas yang dapat melengkapi pengalaman berkunjung.
Data resmi Desa Wisata Wono Sari mencantumkan flying fox, susur gua, susur sungai, lomba memancing, serta taman ekoriparian sebagai bagian dari atraksi wisata.
Sementara itu, pengelola juga telah mengembangkan wisata air di kawasan bekas void tambang.
Pengunjung dapat menikmati kawasan tersebut menggunakan perahu karet atau wahana air tertentu sesuai kondisi dan layanan yang tersedia.
Pada 2025, fasilitas wisata juga dilaporkan terus ditambah, termasuk area foodcourt, toilet, parkir, serta wahana berkuda.
Karena fasilitas dapat berubah, informasi harga dan ketersediaan wahana sebaiknya dikonfirmasi sebelum berangkat.
Bagaimana perkembangan Goa Tapak Raja sebagai ekowisata?
Goa Tapak Raja memiliki cerita menarik karena kawasan wisatanya turut dikembangkan melalui konsep pemulihan lingkungan.
Dokumen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat pemulihan lahan bekas tambang di Desa Wonosari dilakukan pada kawasan seluas 24 hektare.
Program tersebut mencakup revitalisasi ekosistem karst, wisata air pada bekas void tambang, ekoriparian, lahan basah buatan, penanaman tanaman produktif, serta pembangunan fasilitas wisata.
Konsep ini membuat Goa Tapak Raja tidak hanya menjadi tempat rekreasi.
Kawasan tersebut juga menjadi contoh bagaimana lahan yang sebelumnya memiliki persoalan lingkungan dapat diarahkan menjadi ruang edukasi dan wisata.
Baca Juga: Air Panas Biatan Bapinang Berau, Wisata Unik dari Resapan Karst yang Bikin Penasaran
Apa manfaatnya bagi masyarakat Wonosari?
Pengembangan wisata Goa Tapak Raja memberikan ruang ekonomi bagi masyarakat Desa Wonosari.
Pengelolaan destinasi melibatkan BUMDes dan kelompok masyarakat, sementara keberadaan UMKM membuat aktivitas ekonomi tidak hanya bergantung pada tiket masuk.
Data yang dihimpun detikFinance pada 2024 mencatat sekitar 15 orang dapat bekerja melalui pengelolaan wisata, sementara sekitar 10 UMKM berkembang di kawasan tersebut.
Pengelola juga menyisihkan sebagian omzet untuk kebutuhan operasional dan pemeliharaan lingkungan.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa wisata alam dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi desa sekaligus menjaga kawasan yang memiliki nilai ekologis.
Seberapa dekat Goa Tapak Raja dengan IKN?
Kedekatan dengan IKN menjadi salah satu nilai strategis destinasi ini.
Otorita IKN memasukkan Goa Tapak Raja dalam daftar destinasi yang dapat dikunjungi di kawasan sekitar Nusantara.
Kehadiran destinasi alam seperti Goa Tapak Raja melengkapi pengalaman wisata di kawasan IKN yang tidak hanya berfokus pada bangunan pemerintahan.
Pengunjung dapat menggabungkan perjalanan ke kawasan IKN dengan destinasi alam di Sepaku.
Otorita IKN juga menyediakan platform IKNOW yang memuat informasi lokasi wisata, peta, serta panduan kunjungan ke Nusantara.
Apa yang perlu diperhatikan saat menjelajah gua?
Susur gua membutuhkan perhatian terhadap kondisi medan.
Lorong gua dapat memiliki permukaan yang licin, sempit, dan minim pencahayaan.
Video BorneoField H&F Channel juga memperlihatkan bahwa senter dibutuhkan ketika memasuki bagian lorong yang gelap.
Pengunjung sebaiknya mengikuti arahan pengelola dan tidak menyentuh atau merusak stalaktit maupun stalagmit.
Kehadiran kelelawar juga menjadi bagian dari ekosistem gua sehingga wisatawan perlu menjaga jarak dan tidak mengganggu satwa.
Aktivitas di dalam gua sebaiknya dilakukan bersama pendamping atau mengikuti prosedur pengelola, terutama bagi pengunjung yang baru pertama kali melakukan susur gua.
Mengapa Goa Tapak Raja menarik untuk wisata dekat IKN?
Goa Tapak Raja memiliki kombinasi yang cukup lengkap.
Ada bentang alam karst, sejarah perkembangan desa, wisata air, fasilitas rekreasi, kuliner, UMKM, hingga program pemulihan lingkungan.
Posisinya di Sepaku juga membuat destinasi ini relevan dengan perkembangan pariwisata di sekitar IKN.
Otorita IKN pada 2026 masih menempatkan Goa Tapak Raja sebagai salah satu destinasi yang dapat dikunjungi di kawasan Nusantara.
Bagi bubuhan Kaltim, tempat ini menawarkan pengalaman wisata yang berbeda karena perjalanan tidak berhenti di pemandangan gua.
Ada cerita tentang masyarakat, pemulihan lingkungan, dan usaha desa yang ikut tumbuh di balik destinasi tersebut.
Baca Juga: Pantai Seraya Balikpapan Dekat Bandara, Ada Jembatan Kayu dan Pesawat Melintas
Poin Penting
-
Goa Tapak Raja berada di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
-
Lokasinya sekitar 30 kilometer dari Titik Nol Nusantara berdasarkan sejumlah sumber.
-
Goa ditemukan pendatang pada 1983.
-
Nama Tapak Raja berkaitan dengan stalaktit berbentuk menyerupai telapak kaki.
-
Destinasi diresmikan pada 28 Mei 2022.
-
Kawasan wisata dikelola dengan keterlibatan masyarakat dan BUMDes.
-
Fasilitas mencakup area makan, toilet, parkir, kios suvenir, musala, dan wahana wisata.
-
Tersedia atraksi seperti susur gua, flying fox, wisata air, dan taman ekoriparian.
-
Kawasan turut dikembangkan melalui program pemulihan lingkungan.
-
Goa Tapak Raja menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi di sekitar IKN.
Insight Redaksi
Goa Tapak Raja bukan sekadar destinasi untuk melihat stalaktit berbentuk telapak kaki. Kawasan ini memperlihatkan bagaimana wisata alam, pemulihan lingkungan, dan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Letaknya yang dekat dengan IKN memberi peluang semakin besar bagi destinasi Desa Wonosari untuk dikenal. Bagi bubuhan Kaltim, perjalanan ke sini sekaligus membuka cerita tentang sisi lain Sepaku yang tumbuh di tengah perkembangan Nusantara.
Kalau sedang menjelajah kawasan Sepaku, Goa Tapak Raja layak masuk daftar perjalanan, Ces!
Bagikan artikel ini kepada bubuhan yang sedang mencari wisata alam dekat IKN.
Ikuti terus Balikpapan TV untuk cerita wisata Kalimantan Timur lainnya.
FAQ
1. Di mana Goa Tapak Raja berada?
Goa Tapak Raja berada di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
2. Mengapa disebut Goa Tapak Raja?
Nama tersebut berkaitan dengan stalaktit di dalam gua yang memiliki bentuk menyerupai telapak kaki manusia.
3. Kapan Goa Tapak Raja diresmikan?
Goa Tapak Raja diresmikan sebagai destinasi wisata pada 28 Mei 2022.
4. Apa saja aktivitas yang tersedia?
Pengunjung dapat menikmati susur gua dan sejumlah fasilitas wisata seperti flying fox, wisata air, taman ekoriparian, serta area kuliner.
5. Apakah Goa Tapak Raja dekat dengan IKN?
Ya. Goa Tapak Raja berada di kawasan Sepaku dan sekitar 30 kilometer dari Titik Nol Nusantara berdasarkan sumber pariwisata yang tersedia.
Sumber Informasi: Video BorneoField H&F Channel “Goa Tapak Raja | Wisata dekat Titik Nol IKN Kalimantan Timur”, Otorita IKN, Pusat Data Parekraf Kalimantan Timur, Jadesta Kementerian Pariwisata, serta sumber pemerintah dan media terkait.