Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Dari Balap Kuda hingga Berenang di Laut, Begini Serunya Nihi Sumba Bersama @Andersen Sisters

Ahla Najwa • Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:27 WIB
Pemandangan Nihi Sumba memadukan laut, budaya, petualangan dan kenyamanan resor menjadi pengalaman liburan berkesan sepanjang. (BTV/AI)
Pemandangan Nihi Sumba memadukan laut, budaya, petualangan dan kenyamanan resor menjadi pengalaman liburan berkesan sepanjang. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Pengalaman Menginap di Nihi Sumba dan Wisata Alam Eksklusif

Ikhtisar: Perjalanan menuju Nihi Sumba menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam, budaya lokal, aktivitas unik, serta kenyamanan resor yang meninggalkan kesan mendalam.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Nihi Sumba kembali mencuri perhatian setelah pengalaman keluarga Andersen Sisters diresor mewah tersebut memperlihatkan perpaduan alam Sumba, budaya lokal, aktivitas petualangan, dan layanan eksklusif yang membuat perjalanan singkat terasa sangat berkesan.

Pemandangan laut, tradisi unik, hingga pengalaman berenang bersama kuda membuat liburan ini terasa berbeda. Penasaran kenapa banyak orang menyebut tempat ini sebagai destinasi impian? Simak terus kisahnya, Ces!

Apa yang Membuat Perjalanan ke Nihi Sumba Terasa Istimewa?

Perjalanan menuju Nihi Sumba dimulai sejak dini hari. Keluarga Andersen Sisters harus berangkat sekitar pukul 04.00 dan sempat menghadapi tekanan waktu karena beberapa anggota keluarga hampir tertinggal penerbangan.

Perjalanan menuju resor tidak bisa ditempuh secara langsung. Setelah transit di Denpasar, Bali, mereka melanjutkan penerbangan menuju Waikabubak, Sumba.

Sesampainya di bandara, para tamu disambut staf Nihi Sumba sebelum melanjutkan perjalanan darat menggunakan Jeep terbuka selama sekitar dua jam.

Sepanjang perjalanan, panorama alam Sumba menjadi suguhan utama. Laut berwarna biru terang berpadu dengan perbukitan dan bentang alam yang masih alami.

Menurut narasi Andersen Sisters, pemandangan yang mereka lihat bahkan dianggap sangat memukau dan meninggalkan kesan mendalam sejak pertama tiba.

Bagaimana Suasana Vila dan Fasilitas yang Ditawarkan?

Setelah tiba di kawasan resor, keluarga tersebut menikmati makan siang di restoran terbuka bernama Nio.

Konsep makan yang diterapkan memungkinkan tamu menikmati berbagai pilihan menu. Hidangan yang tersedia mencakup poké bowl, aneka protein, burata, hingga roti khas Sumba yang disajikan bersama minyak zaitun dan garam Himalaya.

Usai makan siang, mereka berkeliling mengenal berbagai fasilitas yang tersedia.

Beberapa area yang dikunjungi meliputi tempat penetasan penyu, lokasi belajar berselancar, serta area happy hour yang menjadi tempat berkumpul para tamu menjelang sore.

Mereka kemudian menempati vila pribadi bernama Lulu Amahuin. Vila tersebut dirancang untuk keluarga dengan jumlah anggota yang cukup banyak. Fasilitasnya meliputi kolam renang pribadi, area bersantai, dan sambutan unik berupa kelapa muda yang telah diukir menggunakan nama masing-masing tamu.

Momen menarik muncul dari reaksi sang ayah yang sebelumnya enggan ikut berlibur.

Saat ditanya mengenai pengalamannya, ia menjawab singkat:

"Nyesel... Kenapa enggak lamaan?"

Kalimat tersebut menjadi salah satu bagian yang paling banyak menarik perhatian dalam video.

Tradisi Lokal Apa yang Bisa Disaksikan di Nihi Sumba?

Salah satu pengalaman yang jarang ditemukan di tempat lain adalah kesempatan menyaksikan balap kuda tradisional di tepi pantai.

Kegiatan ini berlangsung menjelang matahari terbenam dan melibatkan anak-anak lokal Sumba yang menunggangi kuda dengan warna penanda berbeda.

Andersen Sisters menjelaskan bahwa para tamu dapat memilih kuda favorit mereka dan ikut memberikan taruhan simbolis.

Balap kuda tradisional di pantai Sumba menghadirkan hiburan sekaligus kepedulian bagi masyarakat lokal bersama wisatawan (BTV/AI)
Balap kuda tradisional di pantai Sumba menghadirkan hiburan sekaligus kepedulian bagi masyarakat lokal bersama wisatawan (BTV/AI)

Menariknya, dana yang terkumpul tidak digunakan sebagai hadiah pribadi.

Mereka menjelaskan:

"Basically ini kan kayak lomba kuda gitu dari anak-anak Sumba. Habis itu mereka tuh bakal lomba, kudanya beda-beda warna, terus kita tuh bisa bet on the horse yang kita pikir bakal menang. Nah, tapi bed-nya (taruhannya) ini bakal disumbang ke Sumba. Jadi ini good cause ya."

Tradisi tersebut menjadi perpaduan antara hiburan wisata dan dukungan sosial bagi masyarakat setempat.

Ketika matahari mulai tenggelam di cakrawala pantai, kuda-kuda berlari menyusuri garis pantai menciptakan pemandangan yang sulit dilupakan.

Aktivitas Apa yang Paling Banyak Menarik Perhatian Wisatawan?

Hari berikutnya diisi dengan beragam aktivitas yang menghubungkan tamu dengan alam sekitar.

Sarapan dilakukan di tepi pantai dengan suasana santai dan pemandangan laut terbuka.

Sebagian anggota keluarga memilih berenang, sementara yang lain mengikuti sesi pemotretan dan olahraga paddle.

Agenda yang paling dinantikan adalah berenang bersama kuda di laut.

Aktivitas ini menjadi salah satu ikon pengalaman di Nihi Sumba karena memberikan sensasi yang berbeda dibanding aktivitas wisata pantai pada umumnya.

Selain itu, mereka juga mencoba sauna air panas yang dilanjutkan dengan berendam di kolam air dingin.

Kombinasi dua pengalaman tersebut memberikan tantangan fisik sekaligus relaksasi.

Malam harinya, para tamu menghadiri White Party dan menikmati suasana kebersamaan bersama pengunjung lainnya.

Mengapa Pengalaman Menyatu dengan Alam Menjadi Daya Tarik Utama?

Bagi banyak wisatawan, kemewahan tidak selalu identik dengan bangunan megah atau fasilitas modern.

Di Nihi Sumba, daya tarik utamanya justru terletak pada kedekatan dengan alam. Pagi berikutnya diawali dengan yoga di tepi pantai.

Suara ombak dan suasana terbuka menjadi bagian dari pengalaman yang membantu para tamu menikmati ketenangan.

Momen unik juga sempat terjadi ketika Michel mengira ada komodo yang berada di dekat area toilet vila.

Kepanikan itu membuatnya menghubungi staf resor untuk meminta bantuan. Setelah diperiksa, staf menjelaskan bahwa hewan yang terlihat merupakan biawak dan biasanya akan menjauh ketika bertemu manusia.

Percakapan tersebut menjadi salah satu bagian paling lucu dalam perjalanan mereka.

Michel bahkan sempat bertanya:

"Oh, dia takut sama manusia ya? Tapi makanan dia bukan manusia kan, Kak?"

Kejadian itu justru memperlihatkan bagaimana lingkungan sekitar resor masih sangat dekat dengan alam liar.

Michel kemudian menyampaikan refleksi menarik mengenai pengalamannya.

"Biar ada rasa kasir... Eh, beneran merasakan edge of wilderness karena sekarang tiap kali lihat ada insect, saya jadi enggak apa-apa. Yoga Sumba menyembuhkan Michel, saya juga merasa fear of insect-nya jadi mendingan."

Sebelum kembali ke bandara, keluarga tersebut menikmati pijat relaksasi di tepi pantai bersama terapis lokal bernama Marlina atau Ina.

Mereka juga belajar menenun kain tradisional bersama Mama Lena dan Mama Ngura sebagai bentuk interaksi langsung dengan budaya Sumba.

5 Tips Menikmati Liburan di Nihi Sumba

1. Datang dengan jadwal yang cukup panjang agar dapat menikmati seluruh aktivitas tanpa terburu-buru.

2. Siapkan pakaian outdoor yang nyaman karena banyak kegiatan berlangsung di alam terbuka.

3. Luangkan waktu mengenal budaya lokal melalui aktivitas menenun atau pertunjukan tradisional.

4. Ikuti aktivitas khas resor seperti berenang bersama kuda dan yoga pantai.

5. Nikmati perjalanan menuju lokasi karena panorama sepanjang perjalanan menjadi bagian penting pengalaman wisata.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Nihi Sumba menunjukkan bahwa wisata kelas dunia kada selalu soal kemewahan fisik. Yang menonjol justru pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain, mulai dari budaya lokal hingga kedekatan dengan alam. Dari sudut pandang Balikpapan yang juga kaya pesisir dan budaya, pendekatan seperti ini menarik untuk dicermati. Wisatawan masa kini mencari cerita, bukan sekadar fasilitas. Kaitu pang yang membuat sebuah destinasi terus dikenang, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang sedang menyusun daftar destinasi impian. Siapa tahu perjalanan berikutnya mengarah ke Sumba dan menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan.

Penasaran dengan tempat-tempat unik yang menghadirkan pengalaman berbeda dari wisata biasa? Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana lokasi Nihi Sumba?
Nihi Sumba berada di Pulau Sumba dan diakses melalui penerbangan ke Waikabubak.

2. Berapa lama perjalanan dari bandara menuju resor?
Sekitar dua jam menggunakan Jeep terbuka.

3. Aktivitas apa yang paling terkenal di Nihi Sumba?
Berenang bersama kuda di laut menjadi salah satu aktivitas paling populer.

4. Apa tradisi lokal yang disaksikan Andersen Sisters?
Balap kuda tradisional anak-anak Sumba di tepi pantai saat matahari terbenam.

5. Siapa pemilik Nihi Sumba menurut video?
Andersen Sisters menyebut bahwa Nihi Sumba dimiliki oleh The Burch Family.

Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di Media Youtube @Andersen Sisters, dengan judul "nginep di BEST RESORT in the world! NIHI Sumba". Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.

Editor : Arya Kusuma
#Andersen Sisters #Nihi Sumba #Vila Lulu Amahuin