Gammi Bawis Bontang, Kuliner Pesisir yang Dimasak Langsung di Cobek Tanah Liat

Nasya Syafira • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 06:58 WIB
Gammi Bawis khas Bontang disajikan panas dalam cobek tanah liat bersama sambal tradisional pesisir Bontang.
Gammi Bawis khas Bontang disajikan panas dalam cobek tanah liat bersama sambal tradisional pesisir Bontang.

Durasi Baca: 6 menit

Ikhtisar: Gammi Bawis khas Bontang memadukan ikan bawis dan sambal pedas yang dimasak langsung di atas cobek tanah liat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kalau berkunjung ke Bontang, Kalimantan Timur, jangan heran kalau aroma sambal panas dari cobek tanah liat langsung bikin penasaran. Ada Gammi Bawis, kuliner pesisir yang menyatukan ikan bawis dengan sambal khas Bontang dalam satu sajian, Ces!

Gammi Bawis, Perpaduan Ikan Laut dan Sambal Khas Bontang

Gammi Bawis merupakan kuliner khas Bontang Kuala yang menggunakan ikan bawis dan sambal gammi sebagai bahan utamanya. Hidangan ini dikenal sebagai bagian dari tradisi kuliner masyarakat pesisir Bontang.

Nama gammi merujuk pada sambal yang menjadi bagian penting dalam hidangan. Sementara bawis merupakan ikan yang dimanfaatkan masyarakat Bontang sebagai bahan pangan dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Salah satu ciri paling menarik terletak pada cara memasaknya. Ikan bawis dan sambal ditempatkan dalam cobek tanah liat, kemudian dimasak langsung di atas kompor hingga panas dan matang.

Cobek tanah liat bukan hanya menjadi tempat penyajian. Wadah tersebut juga digunakan dalam proses memasak sehingga hidangan dapat disajikan dalam kondisi masih panas.

Baca Juga: Jorong-Jorong, Kue Tradisional Pontianak yang Lembut dan Gurih

Apa saja bahan untuk membuat Gammi Bawis?

Bahan utama

Bahan pelengkap

Bagaimana cara membuat Gammi Bawis?

1. Bersihkan ikan bawis

Cuci ikan bawis hingga bersih, kemudian tiriskan. Jika menggunakan ikan bawis utuh, buat beberapa sayatan kecil pada bagian tubuh agar bumbu lebih mudah meresap.

2. Siapkan sambal gammi

Campurkan bawang merah, cabai, tomat, terasi, garam, dan gula. Bahan dapat diulek kasar agar tekstur sambalnya tetap terasa.

3. Panaskan cobek

Gunakan cobek tanah liat yang aman untuk dipanaskan. Letakkan di atas kompor dengan api sedang.

4. Masukkan minyak dan sambal

Tuangkan minyak ke dalam cobek yang sudah panas, kemudian masukkan campuran sambal. Aduk perlahan hingga tomat mulai layu dan aroma terasi keluar.

5. Masukkan ikan bawis

Letakkan ikan bawis di atas sambal. Masak sambil sesekali dibalik agar kedua sisi ikan matang dan bumbu meresap.

6. Masak hingga matang

Masak dengan api sedang hingga ikan matang sempurna dan sambal terlihat lebih pekat. Jika sambal terlalu kering sebelum ikan matang, tambahkan sedikit air.

7. Sajikan langsung dari cobek

Setelah matang, matikan api dan sajikan Gammi Bawis dalam cobek. Tambahkan perasan jeruk limau atau jeruk nipis jika menyukai rasa segar.

Baca Juga: Ayam Cincane Samarinda, Sajian Merah Berempah yang Punya Cerita di Baliknya

Kenapa Gammi Bawis Identik dengan Bontang Kuala?

Bontang Kuala merupakan kawasan permukiman pesisir yang memiliki hubungan kuat dengan kehidupan laut. Dokumen kebudayaan Kota Bontang mencatat masyarakatnya mengembangkan berbagai olahan berbahan hasil laut, termasuk ikan bawis yang diolah menjadi Gammi Bawis.

Tradisi tersebut membuat Gammi Bawis tidak hanya berbicara soal makanan. Hidangan ini juga menggambarkan bagaimana hasil laut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Bahkan, gammi disebut telah lama menjadi makanan masyarakat Bontang Kuala dan pernah digunakan sebagai bekal ketika masyarakat pergi melaut.

Ikan Bawis Bontang Punya Cerita Tersendiri

Ikan bawis yang digunakan dalam kuliner ini juga memiliki keterkaitan dengan lingkungan perairan Bontang. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual mencatat Ikan Bawis Bontang sebagai sumber kuliner khas masyarakat pesisir Bontang.

Dokumen tersebut menyebut bawis juga dikenal sebagai baronang lingkis. Karakter perairan Bontang, termasuk keberadaan padang lamun, menjadi salah satu bagian dari habitat ikan tersebut.

Menariknya, pemanfaatan bawis juga berkaitan dengan upaya masyarakat menjaga kelestarian lingkungan laut. Dokumen indikasi geografis mencatat adanya praktik dan komitmen pelestarian habitat serta pengaturan penangkapan ikan bawis.

Sensasi Gammi Bawis Ada pada Proses Penyajiannya

Begitu cobek tanah liat dipanaskan, sambal dapat terdengar mendidih dan mengeluarkan aroma yang semakin kuat. Momen inilah yang membuat penyajian Gammi Bawis berbeda dari hidangan ikan dengan sambal pada umumnya.

Ikan bawis dimasak bersama sambal sehingga cita rasa bumbu menyatu dengan ikan. Antara sambal, ikan, dan cobek panas menjadi satu pengalaman kuliner yang khas.

ANTARA pada 2025 menggambarkan penyajian Gammi Bawis di Bontang Kuala sebagai hidangan yang langsung dimasak dan dihidangkan menggunakan cobek tanah liat.

Gammi Tidak Hanya untuk Ikan Bawis

Walaupun Gammi Bawis menjadi salah satu bentuk yang paling dikenal, sambal gammi juga dapat dipadukan dengan bahan lain.

Penelitian Universitas Mulawarman mencatat sambal gammi dapat disajikan bersama berbagai komoditas perikanan, termasuk ikan lain, udang, kerang, kepiting dan cumi.

Variasi tersebut membuat konsep gammi cukup fleksibel. Namun, penggunaan ikan bawis tetap memberikan identitas paling kuat karena nama dan hidangan tersebut berkaitan erat dengan kuliner khas Bontang.

Baca Juga: Mandai, Kulit Cempedak Fermentasi Khas Kalimantan yang Jadi Lauk Favorit

Poin Penting

Insight Redaksi

Kalau suatu saat mampir ke Bontang Kuala, Gammi Bawis bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenal karakter kuliner pesisir Kalimantan Timur. Bukan hanya soal pedas dan gurih, tetapi juga tentang ikan lokal, kehidupan masyarakat laut, dan tradisi yang tetap hadir di meja makan.

Kalau artikel ini terasa menggugah selera, bagikan ke teman yang sedang mencari kuliner khas Kalimantan Timur. Siapa tahu, perjalanan kuliner berikutnya justru membawa Ces sampai ke Bontang Kuala.

Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Gammi Bawis?

Gammi Bawis adalah kuliner khas Bontang Kuala yang memadukan ikan bawis dengan sambal gammi dan dimasak menggunakan cobek tanah liat.

2. Apa bahan utama Gammi Bawis?

Bahan utamanya adalah ikan bawis, sedangkan sambalnya dapat menggunakan bawang merah, tomat, cabai, terasi, garam, gula dan minyak.

3. Mengapa Gammi Bawis dimasak di cobek tanah liat?

Cobek tanah liat digunakan sebagai wadah untuk memasak sekaligus menyajikan gammi dalam kondisi panas.

4. Dari mana Gammi Bawis berasal?

Gammi Bawis dikenal sebagai kuliner khas Bontang Kuala, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

5. Apakah sambal gammi hanya bisa dipadukan dengan ikan bawis?

Tidak. Sambal gammi juga dapat disajikan bersama berbagai hasil perikanan seperti udang, cumi, kepiting dan jenis ikan lainnya.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Gammi Bawis Kuliner Bontang Bontang Kuala Kuliner Kalimantan Timur