Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Kokoleh khas Banjar memadukan adonan tepung beras beraroma pandan dengan kuah gula habang yang manis dan gurih.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kokoleh merupakan kuliner khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, berupa olahan tepung beras berwarna hijau yang dimasak hingga padat dan disajikan bersama kuah gula habang.
Teksturnya yang lembut tetapi cukup padat membuat kokoleh berbeda dari bubur sumsum biasa. Perpaduan aroma pandan, santan, dan manis gurih gula merah juga membuat sajian tradisional ini menarik dicoba di rumah.
Mengenal Kokoleh, Sajian Tradisional Masyarakat Banjar
Kokoleh dikenal sebagai salah satu olahan tradisional khas Banjar yang menggunakan tepung beras sebagai bahan utama. Adonannya diberi warna dan aroma dari daun pandan, lalu dimasak bersama santan hingga mengental.
Setelah matang, adonan tidak langsung disantap seperti bubur. Kokoleh dituang ke dalam wadah, didinginkan hingga memadat, kemudian dipotong-potong sebelum disiram kuah gula habang.
Di sinilah letak keunikannya. Satu sajian menghadirkan tekstur lembut dari tepung beras dan santan, sementara kuah gula merah memberikan rasa manis dengan sentuhan gurih.
Baca Juga: Mageli Khas Banjar, Camilan Kacang Hijau Gurih yang Sederhana tapi Bikin Penasaran
Bahan Adonan Hijau Kokoleh
Siapkan bahan-bahan berikut:
-
100 gram tepung beras
-
500–700 ml air jus pandan, dibuat dari daun pandan yang diblender dengan air lalu disaring
-
400 ml santan encer atau sekitar 2 bungkus santan instan ukuran kecil
-
2 sendok makan air kapur sirih
-
1 sendok teh garam
Jumlah air pandan dapat disesuaikan dengan kekentalan adonan yang diinginkan. Santan berperan memberi rasa gurih sekaligus membuat hasil akhir terasa lebih lembut.
Bahan Kuah Gula Habang
Untuk kuah pendampingnya, siapkan:
-
80–100 gram gula merah
-
300–500 ml santan encer atau air
-
1 lembar daun pandan
-
Sejumput garam
Kuah ini menjadi pasangan penting bagi kokoleh. Rasa manis gula merah berpadu dengan sedikit garam dan aroma pandan, sehingga tidak hanya menghasilkan rasa manis, tetapi juga gurih.
Cara Membuat Adonan Kokoleh
Masukkan tepung beras, air jus pandan, air kapur sirih, dan garam ke dalam wadah. Aduk hingga tepung larut sempurna dan tidak ada bagian yang menggumpal.
Setelah itu, masukkan santan encer ke dalam campuran adonan. Aduk kembali hingga seluruh bahan tercampur.
Langkah berikutnya membutuhkan sedikit kesabaran. Masak adonan dengan api kecil hingga sedang sambil terus diaduk perlahan. Jangan membiarkan adonan terlalu lama diam di dasar panci karena bagian bawahnya bisa lebih cepat mengental atau gosong.
Terus masak sampai adonan berubah semakin kental dan meletup-letup. Saat teksturnya sudah matang dan padat, segera angkat dari kompor.
Baca Juga: Bubur Pedas Sambas, Gurih Penuh Sayuran yang Tak Se-Pedas Namanya
Setelah Matang, Cetak hingga Memadat
Siapkan loyang atau wadah yang sudah diolesi sedikit minyak secara tipis. Tuang adonan kokoleh yang masih panas, lalu ratakan permukaannya.
Biarkan adonan hingga dingin dan memadat. Proses ini membuat kokoleh nantinya lebih mudah dipotong dan disajikan.
Kalau sudah cukup padat, potong sesuai selera. Ukurannya bisa dibuat kecil untuk sekali suap atau sedikit lebih besar sesuai kebutuhan penyajian.
Membuat Kuah Gula Habang yang Manis Gurih
Masukkan gula merah, air atau santan encer, sejumput garam, dan daun pandan ke dalam panci.
Masak sambil diaduk hingga gula merah larut dan kuah mendidih. Aroma pandan akan ikut menyatu selama proses pemasakan.
Setelah seluruh gula larut, angkat kuah lalu saring agar hasilnya lebih bersih dan halus. Kuah gula habang pun siap digunakan sebagai pelengkap kokoleh.
Cara Menyajikan Kokoleh Khas Banjar
Tata potongan kokoleh yang sudah padat di atas piring atau mangkuk.
Siram dengan kuah gula habang secukupnya. Kokoleh siap disantap sebagai sajian manis dengan perpaduan rasa pandan, santan, dan gula merah.
Bagi yang menyukai rasa lebih ringan, kuah dapat dibuat menggunakan air. Sementara penggunaan santan encer pada kuah akan memberikan rasa yang lebih gurih.
Baca Juga: Goreng Tarap, Olahan Jaruk Khas Kalimantan yang Sederhana dan Menggugah Selera
Poin Penting
-
Pastikan tepung beras larut sebelum adonan dimasak agar tidak menggumpal.
-
Aduk terus saat memasak, terutama ketika adonan mulai mengental.
-
Gunakan api kecil hingga sedang agar bagian bawah adonan tidak cepat gosong.
-
Tunggu adonan benar-benar dingin dan padat sebelum dipotong.
-
Saring kuah gula merah untuk mendapatkan tekstur kuah yang lebih bersih.
-
Sesuaikan kekentalan kuah dengan selera menggunakan jumlah air atau santan.
Kokoleh, Cara Menikmati Rasa Tradisional Banjar di Rumah
Bahan untuk membuat kokoleh cukup sederhana, tetapi teknik memasaknya menentukan hasil akhirnya. Adonan perlu terus diaduk hingga matang merata, kemudian diberi waktu untuk memadat sebelum dipotong.
Sajian ini juga menunjukkan bagaimana bahan-bahan yang dekat dengan dapur Nusantara, seperti tepung beras, santan, pandan, dan gula merah, dapat bertemu dalam satu hidangan dengan karakter rasa yang khas.
Kalau Ces sedang ingin mencoba kuliner tradisional Kalimantan Selatan, resep kokoleh ini bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan sajian manis khas masyarakat Banjar di meja makan.
Bagikan artikel ini kepada teman atau keluarga yang juga suka mencoba resep kuliner Nusantara. Tetap bersama Balikpapan TV, teman update setia untuk cerita menarik, informasi bermanfaat, dan rasa-rasa khas Indonesia yang selalu punya cerita.
FAQ
1. Apa itu kokoleh?
Kokoleh adalah kuliner tradisional khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, berbahan utama tepung beras yang dimasak dengan pandan dan santan hingga padat.
2. Mengapa kokoleh berwarna hijau?
Warna hijau diperoleh dari jus pandan yang dibuat dengan memblender daun pandan bersama air, kemudian disaring.
3. Apa fungsi air kapur sirih dalam kokoleh?
Air kapur sirih digunakan sebagai salah satu bahan dalam adonan sesuai resep untuk membantu menghasilkan karakter tekstur kokoleh.
4. Kokoleh disajikan dengan apa?
Kokoleh dipotong setelah memadat, lalu disajikan dengan siraman kuah gula habang dari gula merah, santan atau air, pandan, dan sedikit garam.
5. Bisakah kuah gula habang dibuat tanpa santan?
Bisa. Kuah dapat menggunakan air sebagai pengganti santan sesuai selera.