Kue Lam Khas Banjar, Wadai Berlapis dari Barabai yang Dibuat dengan Telur Bebek

Nasya Syafira • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:27 WIB
Kue Lam khas Banjar berlapis rapi dengan warna keemasan, disajikan sebagai kudapan tradisional Kalimantan Selatan. 
Kue Lam khas Banjar berlapis rapi dengan warna keemasan, disajikan sebagai kudapan tradisional Kalimantan Selatan.

Durasi Baca: 8 menit

Ikhtisar: Kue Lam khas Banjar menghadirkan lapisan legit, telur bebek, serta teknik memasak tradisional yang penuh ketelitian.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kue Lam merupakan wadai tradisional masyarakat Banjar yang dikenal dari Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, dan penting sebagai kudapan keluarga serta oleh-oleh daerah.

Kalau melihat bentuknya, sekilas Kue Lam mengingatkan pada lapis legit. Namun, karakter rasa, bahan, serta cara membuatnya punya cerita tersendiri. Yuk, kenali lebih jauh sebelum mencicipinya, Ces!

Apa yang membuat Kue Lam berbeda dari kue lapis biasa?

Kue Lam dikenal sebagai kue berlapis dengan tekstur padat tetapi lembut, rasa manis dan legit, serta aroma telur dan lemak yang cukup kuat.

Salah satu ciri yang banyak disebut dalam sumber kuliner adalah penggunaan telur bebek dalam jumlah relatif banyak. Bahan ini memberikan rasa lebih gurih dan membantu menghasilkan tekstur yang lembut.

Kue Lam juga mempunyai versi panggang dan kukus. Versi tradisional panggang memiliki proses yang lebih panjang karena lapisan adonan dimasak secara bertahap.

Informasi Keterangan
Nama Kue Lam
Asal Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan
Jenis Wadai atau kue tradisional Banjar
Bahan utama Telur bebek, gula, tepung, lemak
Karakter rasa Manis, legit, gurih
Tekstur Padat, lembut
Teknik Panggang berlapis atau kukus berlapis
Penyajian Potongan kecil sebagai kudapan

Baca Juga: Mandai Goreng Khas Kalimantan: Kulit Cempedak Fermentasi yang Gurih dan Renyah

Dari mana asal Kue Lam dan bagaimana hubungannya dengan masyarakat Banjar?

Kue Lam dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Kudapan ini juga populer di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Catatan mengenai sejarah awal Kue Lam tidak sepenuhnya seragam. Karena itu, klaim mengenai waktu pertama kali dibuat atau tokoh penciptanya sebaiknya tidak dianggap sebagai fakta pasti.

Yang lebih jelas adalah kedudukannya sebagai wadai khas Banjar yang masih diproduksi secara turun-temurun oleh sebagian pembuat kue di daerah asalnya.

Kue Lam juga dekat dengan momen keluarga dan hari besar. Kudapan ini kerap disajikan ketika Idulfitri, acara keluarga, maupun dijadikan buah tangan dari Kalimantan Selatan.

Mengapa proses membuat Kue Lam membutuhkan waktu lama?

Keistimewaan Kue Lam tidak hanya berada pada komposisi bahannya, tetapi juga teknik memasaknya.

Pada pembuatan tradisional, adonan dituangkan dalam lapisan tipis. Setiap lapisan perlu dimatangkan sebelum lapisan berikutnya ditambahkan.

Teknik tersebut membuat pembuatan satu loyang membutuhkan waktu cukup panjang. Sumber detikKalimantan menyebut proses tradisionalnya dapat mencapai sekitar dua hingga tiga jam.

Metode tradisional juga menggunakan tungku tanah liat sebagai sumber panas dari bagian atas loyang. Ketika panas berkurang, sumber panas diganti agar proses pematangan lapisan tetap berlangsung.

Di rumah, teknik kukus dapat menjadi pilihan yang lebih praktis. Salah satu resep Kue Lam kukus menggunakan 15 telur bebek, gula pasir, susu bubuk, tepung terigu, margarin, serta cokelat bubuk untuk membuat lapisan berbeda warna.

Bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat Kue Lam kukus?

Berikut versi resep rumahan yang diadaptasi dari resep Kue Lam kukus yang dipublikasikan detikKalimantan. Takaran ini menghasilkan sekitar satu loyang ukuran 18 × 18 sentimeter.

Bahan Takaran Fungsi
Telur bebek 15 butir Struktur, rasa gurih dan tekstur
Gula pasir 400 gram Pemanis
Vanila pasta 1 sdm Aroma
Air hangat 250 ml Melarutkan susu
Susu bubuk full cream 200 gram Rasa dan kelembutan
Tepung terigu 50 gram Membantu membentuk struktur
Margarin 200 gram Lemak dan aroma
Cokelat bubuk 1 sdm Pewarna serta rasa lapisan

Peralatan yang dibutuhkan cukup sederhana, yakni kukusan, loyang, wadah adonan, pengocok, spatula, serta baking paper.

Bagaimana cara membuat Kue Lam di rumah?

1. Siapkan kukusan.
Panaskan kukusan terlebih dahulu. Pastikan uap sudah cukup sebelum adonan dimasukkan.

2. Siapkan loyang.
Olesi loyang dengan margarin kemudian beri alas baking paper agar kue lebih mudah dikeluarkan.

3. Buat adonan dasar.
Larutkan susu bubuk dengan air hangat. Di wadah lain, aduk telur, gula, dan vanila sampai gula larut.

4. Campurkan bahan.
Masukkan tepung terigu, kemudian campuran susu secara bertahap. Tambahkan margarin cair dan aduk sampai adonan halus.

5. Bagi adonan.
Pisahkan adonan menjadi dua bagian. Satu bagian dicampur cokelat bubuk yang sudah dilarutkan dengan air panas.

6. Kukus lapisan pertama.
Tuangkan sekitar 150 mililiter adonan putih ke dalam loyang. Kukus sekitar 15 menit.

7. Tambahkan lapisan berikutnya.
Tuangkan adonan cokelat kemudian kukus sekitar 10 menit. Ulangi secara bergantian sampai adonan habis.

8. Matangkan lapisan terakhir.
Setelah lapisan terakhir masuk, kukus sekitar 30 menit dengan api kecil.

9. Dinginkan.
Kue perlu didiamkan sampai suhu ruang sebelum dikeluarkan dari loyang dan dipotong.

Tanda kue sudah matang dapat dilihat dari permukaan yang sudah set dan tidak lagi terlihat basah. Gunakan api stabil agar lapisan tidak mudah bergelombang.

Baca Juga: Nasi Lapola Khas Maluku: Gurih Kacang Tolo yang Punya Cerita Kebersamaan

Berapa estimasi biaya membuat Kue Lam?

Biaya sangat bergantung pada harga telur bebek, susu, margarin, dan bahan lain di daerah masing-masing. Karena harga pangan berubah berdasarkan lokasi dan waktu, angka berikut merupakan simulasi biaya, bukan harga baku.

Kebutuhan Jumlah Estimasi Harga Total
Telur bebek 15 butir Rp4.000 Rp60.000
Gula pasir 400 gram Rp8.000 Rp8.000
Susu bubuk 200 gram Rp30.000 Rp30.000
Tepung terigu 50 gram Rp1.000 Rp1.000
Margarin 200 gram Rp9.000 Rp9.000
Vanila 1 sdm Rp2.000 Rp2.000
Cokelat bubuk 1 sdm Rp2.000 Rp2.000
Bahan pendukung - Rp3.000 Rp3.000
Total simulasi     Rp115.000

Jika satu loyang dipotong menjadi 16 bagian, simulasi biaya bahan berada di sekitar Rp7.200 per potong.

Angka tersebut belum memasukkan biaya listrik atau gas, kemasan, tenaga kerja, dan penyusutan peralatan. Harga aktual juga dapat berbeda menurut wilayah dan tempat pembelian.

Apa rahasia agar lapisan Kue Lam tetap rapi?

Kesalahan yang paling sering muncul pada kue berlapis adalah lapisan tidak rata, tekstur terlalu basah, atau bagian bawah lebih matang daripada bagian atas.

Pertama, tuangkan adonan dengan takaran relatif sama pada setiap lapisan. Ketebalan yang tidak seragam membuat waktu pematangan berbeda.

Kedua, jaga panas tetap stabil. Pada metode kukus, api terlalu besar dapat membuat permukaan lapisan kurang rapi. Resep rumahan Kue Lam kukus juga menunjukkan pentingnya pengaturan api pada tahap akhir.

Ketiga, jangan terburu-buru memotong kue ketika masih panas. Pendinginan membantu tekstur menjadi lebih stabil sehingga potongan terlihat lebih rapi.

Bagaimana Kue Lam biasanya disajikan?

Kue Lam umumnya dipotong menjadi bagian kecil karena rasanya cukup legit. Satu potong dapat dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi.

Untuk penyajian tradisional, bentuk dan lapisan kue menjadi bagian penting dari daya tariknya. Semakin rapi susunan lapisan, semakin terlihat proses panjang yang dilakukan pembuatnya.

Kue ini juga memiliki posisi sebagai oleh-oleh. Produksi yang membutuhkan waktu membuat Kue Lam tidak hanya bernilai sebagai makanan rumahan, tetapi juga dapat menjadi produk kuliner daerah.

Apa saja variasi Kue Lam yang berkembang?

Variasi Daerah Perbedaan Karakter
Kue Lam panggang Barabai dan sekitarnya Dimasak dengan teknik panggang berlapis Legit, padat
Kue Lam kukus Kalimantan Selatan Menggunakan kukusan Lebih praktis dibuat di rumah
Kue Lam cokelat Kreasi rumahan Sebagian adonan diberi cokelat Warna berlapis dan rasa cokelat

Versi kukus dan kreasi cokelat menunjukkan bahwa Kue Lam dapat menyesuaikan dengan dapur rumahan tanpa menghilangkan konsep dasarnya sebagai kue berlapis.

Mengapa Kue Lam menarik sebagai produk kuliner daerah?

Nilai Kue Lam tidak hanya berasal dari bahan dan rasa. Proses pembuatannya membutuhkan waktu, ketelitian, serta keterampilan menjaga ketebalan setiap lapisan.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi Kue Lam sebagai produk oleh-oleh dan usaha rumahan. Sumber kuliner menyebut Kue Lam dipasarkan dalam bentuk loyang maupun potongan, dengan harga yang bergantung pada ukuran dan jumlah lapisan.

Bagi pembeli, membeli Kue Lam juga berarti memilih produk yang membawa karakter kuliner Banjar dari dapur pembuatnya.

Baca Juga: Nasi Samin Banjarmasin, Nasi Rempah yang Jadi Bagian dari Kuliner Kampung Arab

Data Ringkas Kue Lam

Parameter Data
Asal Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan
Bahan utama Telur bebek, gula, tepung, margarin
Teknik tradisional Panggang berlapis
Alternatif rumahan Kukus berlapis
Waktu pembuatan Sekitar 2–3 jam untuk proses tradisional
Porsi simulasi 16 potong
Estimasi biaya bahan Sekitar Rp115.000 per loyang*
Biaya simulasi per potong Sekitar Rp7.200*
Tingkat kesulitan Sedang–tinggi
Penyajian Potongan kecil sebagai kudapan

*Estimasi biaya merupakan simulasi dan dapat berubah mengikuti harga bahan.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kue Lam menunjukkan bagaimana sebuah makanan dapat menyimpan cerita masyarakat melalui bahan, teknik, dan kebiasaan menyantapnya. Dari Barabai, kue berlapis ini berkembang sebagai kudapan keluarga sekaligus oleh-oleh Kalimantan Selatan. Waktu pembuatan yang panjang justru menjadi bagian dari nilai produknya. Bagi pelaku usaha, keterampilan menjaga resep dan teknik tradisional dapat menjadi modal budaya yang membuat Kue Lam tetap memiliki tempat dalam ekonomi kuliner daerah.

Kalau Ikam punya cerita Kue Lam dari keluarga atau daerah asalnya, bagikan artikel ini dan ikuti terus informasi kuliner Nusantara bersama Balikpapan TV.

FAQ

1. Apa itu Kue Lam?

Kue Lam adalah wadai tradisional Banjar dengan banyak lapisan, rasa manis-legit, serta tekstur padat dan lembut.

2. Dari mana Kue Lam berasal?

Kue Lam dikenal berasal dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

3. Apa bahan yang menjadi ciri khas Kue Lam?

Telur bebek menjadi salah satu bahan penting yang banyak digunakan dalam Kue Lam tradisional.

4. Berapa lama membuat Kue Lam?

Pembuatan versi tradisional dapat membutuhkan sekitar dua hingga tiga jam karena setiap lapisan dimasak secara bertahap.

5. Apakah Kue Lam bisa dibuat dengan cara dikukus?

Bisa. Versi kukus dapat dibuat dengan menuangkan adonan secara bergantian dan mengukus setiap lapisan hingga matang.

6. Kapan Kue Lam biasanya disajikan?

Kue Lam dapat disajikan sebagai kudapan keluarga, hidangan Idulfitri, maupun oleh-oleh khas Kalimantan Selatan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Kuliner Banjar Wadai Tradisional Kue Lam kalimantan selatan