Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Jalan Jembayan di Loa Kulu yang rawan longsor segera ditangani. BBPJN Kaltim mengkaji dinding penahan bertiang pancang.
Balikpapan TV – Hai Ces! Jalan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, yang mengalami ambles dan longsor mendapat perhatian serius dari pemerintah.Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur kini mengkaji penanganan permanen dengan opsi pemasangan dinding penahan tanah yang diperkuat tiang pancang.
Langkah tersebut dilakukan setelah tim BBPJN Kaltim turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi dan pengeboran tanah di titik longsor.
Kondisi Tanah Jadi Dasar Penanganan
Hasil investigasi lapangan dan pengeboran tanah menjadi bahan penting dalam menentukan desain penanganan.
Plt Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan BBPJN Kaltim, Akmizal, mengatakan kondisi tanah menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum solusi permanen diterapkan.
“Kami sedang mengkaji opsi pemasangan dinding penahan tanah yang diperkuat tiang pancang. Tujuannya menstabilkan area bibir sungai yang amblas,” ujar Akmizal saat audiensi dengan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (10/9/2026).
Artinya, penanganan tidak sekadar memperbaiki permukaan jalan yang rusak. Struktur tanah dan kondisi area di sekitar bibir sungai juga harus diperhitungkan agar konstruksi yang diterapkan mampu menstabilkan lokasi rawan longsor.
Baca Juga: Karhutla Muara Badak, 18 Personel PT TSB Berjibaku Padamkan Api Selama 6 Jam
Jalan Jembayan Tak Boleh Lama Ditutup
BBPJN Kaltim juga mempertimbangkan dampak penanganan terhadap aktivitas masyarakat.
Jalan Jembayan memiliki fungsi penting bagi mobilitas warga, distribusi barang, hingga aktivitas ekonomi. Karena itu, penutupan akses dalam waktu lama dikhawatirkan semakin mengganggu masyarakat.
Kutipan Komentar: “Jadi selain solusi permanen, kita juga bahas langkah sementara. Termasuk skema pengalihan arus lalu lintas selama pekerjaan,” kata Akmizal.
Pembahasan tersebut menunjukkan penanganan jalan tidak hanya berfokus pada konstruksi permanen. Kelancaran mobilitas masyarakat selama pekerjaan juga menjadi perhatian.
Pemkab Kukar Tekankan Faktor Keselamatan
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menilai persoalan longsor di Jembayan perlu segera ditangani.
Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan warga sekaligus konektivitas antarwilayah.
“Penanganan jalan longsor ini harus benar-benar dikerjakan. Ini penting dan mendesak,” tegas Aulia.
Pemkab Kukar juga menyadari adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Namun, kondisi infrastruktur yang bersifat darurat dinilai tetap membutuhkan perhatian.
Pemkab Kukar berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat memberikan dukungan pendanaan. Sementara itu, Pemkab Kukar menyatakan siap berkontribusi sesuai kemampuan daerah.
“Apapun kendalanya di wilayah Kukar, jangan sungkan minta bantuan ke kami,” ucap Aulia.
Dukungan CSR Ikut Dipertimbangkan
Selain dukungan pemerintah, skema tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR juga dilirik untuk membantu mengurangi dampak gangguan akses yang dirasakan masyarakat.
Langkah ini menjadi salah satu opsi pendukung selama proses penanganan berlangsung.
Audiensi Pemkab Kukar dengan BBPJN Kaltim juga membahas pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan di sejumlah titik lain di Kukar.
Koordinasi turut melibatkan Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV, terutama berkaitan dengan aspek teknis dan dampak pembangunan terhadap masyarakat.
Baca Juga: BPKAD Kukar Digeledah Polisi, Ternyata Masih Berkaitan dengan Kasus Disdikbud
Solusi Permanen Dikebut
Ke depan, Pemkab Kukar dan BBPJN Kaltim akan memperkuat koordinasi dalam menangani ruas jalan Jembayan.
Solusi permanen akan disusun berdasarkan data kondisi tanah yang telah dikumpulkan melalui investigasi lapangan. Bersamaan dengan itu, langkah darurat dipersiapkan agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami gangguan akses.
Bagi warga, percepatan penanganan menjadi penting karena jalan bukan hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas sosial dan ekonomi.
Poin Penting
- Jalan Jembayan di Loa Kulu mengalami ambles dan rawan longsor.
- BBPJN Kaltim melakukan investigasi dan pengeboran tanah di lokasi.
- Dinding penahan tanah dengan penguatan tiang pancang sedang dikaji sebagai solusi permanen.
- Pengalihan arus lalu lintas menjadi salah satu opsi selama pekerjaan.
- Pemkab Kukar menilai penanganan berkaitan dengan keselamatan warga dan konektivitas antarwilayah.
- Dukungan CSR perusahaan juga dipertimbangkan untuk membantu mengurangi dampak gangguan akses.
Insight Redaksi
Penanganan jalan rawan longsor tidak cukup hanya dengan memperbaiki bagian jalan yang ambles. Kondisi tanah dan area di sekitarnya harus menjadi dasar agar solusi yang dipilih benar-benar mampu menjaga kestabilan konstruksi.
Kasus Jembayan juga memperlihatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan infrastruktur dan kebutuhan mobilitas masyarakat.
Solusi permanen memang membutuhkan kajian teknis, tetapi selama proses tersebut berlangsung, akses warga juga perlu dipikirkan. Pengaturan lalu lintas dan dukungan berbagai pihak dapat menjadi penyangga agar aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu.
Bagikan informasi ini ke bubuhan yang sering melintas Jembayan agar mengetahui perkembangan penanganan jalan rawan longsor ini.
Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Di mana lokasi jalan yang mengalami longsor?
Lokasinya berada di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
2. Siapa yang menangani jalan Jembayan?
BBPJN Kaltim melakukan kajian penanganan bersama Pemkab Kutai Kartanegara.
3. Apa solusi permanen yang sedang dikaji?
BBPJN Kaltim mengkaji pemasangan dinding penahan tanah yang diperkuat dengan tiang pancang.
4. Mengapa dilakukan pengeboran tanah?
Pengeboran dilakukan untuk mendapatkan data kondisi tanah yang menjadi dasar dalam menentukan desain penanganan.
5. Apakah jalan akan ditutup selama pekerjaan?
Skema pengalihan arus lalu lintas sedang dibahas sebagai salah satu langkah sementara selama pekerjaan.
6. Mengapa jalan Jembayan dianggap penting?
Jalan tersebut menjadi jalur mobilitas warga, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post", dengan judul "BBPJN Stabilkan Jalan Jembayan yang Sering Longsor, Kaji Dinding Penahan Pancang",oleh penulis Muhhammad Rifqi Hidayatullah. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post