Kutai Barat Susun RUPM, Langkah Awal Perkuat Investasi dan Daya Saing Daerah

Ahla Najwa • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 15:49 WIB
Seminar awal penyusunan RUPM Kutai Barat memperkuat arah investasi berkelanjutan demi pertumbuhan ekonomi masyarakat sejahtera (DOK. IST/KP)
Seminar awal penyusunan RUPM Kutai Barat memperkuat arah investasi berkelanjutan demi pertumbuhan ekonomi masyarakat sejahtera (DOK. IST/KP)

Durasi: 6 menit

Topik: Penyusunan arah kebijakan investasi untuk memperkuat pembangunan ekonomi Kabupaten Kutai Barat

Ikhtisar: Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mulai menyusun Dokumen RUPM sebagai pedoman investasi yang terarah, berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mulai menyusun arah baru kebijakan investasi melalui Seminar Awal Penyusunan Dokumen Rancangan Umum Penanaman Modal (RUPM), Senin (27/7/2026). Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menarik investor sekaligus memastikan pembangunan ekonomi berjalan selaras dengan potensi daerah.

Investasi bukan hanya soal modal yang masuk. Ada arah pembangunan yang sedang dipersiapkan. Yuk simak kenapa langkah ini penting bagi masa depan Kutai Barat, Ces!

Apa Tujuan Penyusunan Dokumen RUPM Kabupaten Kutai Barat?

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) resmi memulai penyusunan Dokumen Rancangan Umum Penanaman Modal (RUPM).

Seminar awal yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah itu dihadiri berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), tim Pusat Kajian Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah Universitas Mulawarman (Unmul), serta penyusun naskah akademik.

Forum tersebut menjadi tahap awal untuk menyusun arah kebijakan investasi yang mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif, memiliki daya saing, sekaligus berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Penyusunan RUPM sendiri merupakan amanat kebijakan nasional yang menjadi pedoman pemerintah daerah dalam merencanakan pengembangan investasi sesuai karakteristik wilayah serta potensi ekonomi unggulan.

Baca Juga: KPK Dorong Kampanye Antikorupsi, Kutai Barat Fokus Bangun Budaya Integritas

Mengapa Dokumen Ini Penting bagi Pertumbuhan Ekonomi Daerah?

Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Kutai Barat, Efriza Rahmadani, menjelaskan bahwa penyusunan dokumen tersebut memiliki fungsi strategis sebagai peta investasi daerah.

Melalui dokumen itu, pemerintah dapat mengidentifikasi sektor-sektor potensial yang layak dikembangkan sehingga mampu menarik minat investor dalam jangka panjang.

"Melalui penyusunan dokumen ini, diharapkan lahir arah kebijakan penanaman modal yang mampu mendorong investasi pada sektor-sektor unggulan. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Barat," ungkap Efriza.

Menurutnya, proses penyusunan dilakukan secara komprehensif melalui pengumpulan data, informasi, hingga berbagai masukan dari perangkat daerah yang bekerja bersama akademisi Universitas Mulawarman.

Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan dokumen yang benar-benar menggambarkan kondisi riil Kutai Barat sehingga kebijakan investasi nantinya memiliki dasar yang kuat.

Bagaimana Pemerintah Menjamin Investasi Tetap Berkelanjutan?

Seminar dibuka oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Kutai Barat, Philip Silitonga, yang hadir mewakili Bupati Kutai Barat.

Dalam sambutannya, Philip menegaskan bahwa investasi merupakan salah satu mesin utama penggerak ekonomi daerah sehingga penyusunannya harus dilakukan secara terarah dan terukur.

Ia meminta agar Dokumen RUPM nantinya menjadi pedoman resmi dalam merumuskan kebijakan investasi yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kutai Barat.

Philip juga menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk memberikan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir kepada tim penyusun agar kualitas dokumen benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

"Kebijakan penanaman modal harus diselaraskan dengan RPJMD dan RPJPD Kabupaten Kutai Barat, didukung regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi investor, namun tetap wajib memperhatikan kelestarian lingkungan," tegas Philip.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah ingin menghadirkan keseimbangan antara kemudahan investasi, kepastian regulasi, dan perlindungan lingkungan hidup.

Bagaimana Peran UMKM dan Masyarakat dalam Investasi Daerah?

Selain menekankan kepastian hukum, pemerintah juga ingin memastikan manfaat investasi dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Philip menegaskan pentingnya melibatkan pelaku usaha lokal, masyarakat, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ekosistem investasi yang akan dibangun.

Dengan pendekatan tersebut, investasi tidak hanya menghadirkan proyek baru, tetapi juga membuka peluang usaha, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah.

Pada akhir seminar, seluruh peserta diajak memanfaatkan forum diskusi sebagai ruang bertukar gagasan untuk menghasilkan rekomendasi yang aplikatif.

DPMPTSP Kutai Barat optimistis penyusunan Dokumen RUPM akan meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memperkuat posisi daerah dalam persaingan investasi antardaerah.

Baca Juga: 25 Tahun Presidium Dewan Adat Kubar, Penjaga Identitas Budaya yang Tetap Relevan

Poin Penting:

Insight Redaksi: Penyusunan RUPM menunjukkan bahwa persaingan menarik investasi kini kada cukup mengandalkan potensi sumber daya alam semata. Investor juga melihat kepastian regulasi, kualitas data, hingga kesiapan daerah dalam membangun ekosistem usaha. Kutai Barat sedang menata fondasi itu. Jika implementasinya konsisten, peluang ekonomi lokal berkembang akan semakin besar. Kuncinya pang ada pada kolaborasi seluruh perangkat daerah, akademisi, dan masyarakat, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang memahami bagaimana perencanaan investasi dapat berdampak pada pembangunan daerah dan peluang usaha lokal.

Selalu ikuti perkembangan ekonomi, investasi, dan pembangunan daerah hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Dokumen RUPM Kabupaten Kutai Barat?
Dokumen RUPM adalah pedoman umum penanaman modal yang menjadi dasar penyusunan kebijakan investasi daerah.

2. Siapa yang menyusun Dokumen RUPM?
Penyusunan dilakukan DPMPTSP Kutai Barat bersama OPD terkait dan akademisi Universitas Mulawarman.

3. Mengapa RUPM penting bagi investor?
Karena memberikan arah kebijakan investasi yang jelas, terukur, serta didukung kepastian regulasi.

4. Apa perhatian utama dalam penyusunan kebijakan investasi tersebut?
Keselarasan dengan RPJMD dan RPJPD, perlindungan lingkungan, serta pelibatan masyarakat dan UMKM.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "DPMPTSP Kubar Gebrak Investasi Daerah, Susun Dokumen RUPM Menuju Kutai Barat Berdaya Saing", oleh penulis Sunardi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Philip Silitonga Dokumen RUPM Kabupaten Kutai Barat