Topik: Harga mobil listrik bekas di Indonesia mengalami depresiasi tajam akibat kekhawatiran umur baterai
Ikhtisar: Harga mobil listrik bekas di Indonesia turun drastis pada 2026. Kekhawatiran soal baterai membuat nilai jual EV merosot cepat, meski sebagian unit masih memiliki garansi resmi pabrikan hingga beberapa tahun ke depan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pasar mobil listrik bekas di Indonesia lagi bikin banyak orang melongo. Sejumlah EV yang dulu masuk kategori mahal sekarang mulai dijual di harga yang jauh lebih rendah. Dari Wuling Air EV sampai Hyundai Ioniq 5, penyusutan nilainya terasa ekstrem dan memicu perdebatan baru di pasar otomotif nasional.
Situasi ini bikin banyak orang penasaran. Ada yang mulai waswas menyimpan EV terlalu lama, ada juga yang justru siap berburu unit second karena harganya makin masuk akal. Nah, angkanya memang kada santai pang. Simak sampai habis Ces!
Apa yang membuat harga mobil listrik bekas turun sangat cepat?
Jawabannya ada di baterai. Banyak calon pembeli mobil listrik bekas masih khawatir kapasitas baterai menurun setelah pemakaian dua sampai empat tahun. Kekhawatiran makin besar kalau odometer sudah mendekati 100 ribu kilometer.
Padahal secara tampilan, banyak unit EV bekas masih tergolong mulus dan nyaman dipakai harian. Tapi pasar mobil bekas memang sensitif terhadap isu baterai karena biaya penggantiannya dianggap mahal. Efeknya, nilai jual kembali ikut terseret turun lebih cepat dibanding mobil bensin konvensional.
Fenomena ini sekarang terasa hampir di semua segmen. Mulai city car mungil sampai SUV premium, depresiasinya sama-sama bikin pasar berubah cepat.
Baca Juga: Laptop 6 Jutaan Terbaik 2026, Mana Paling Cocok Buat Kerja dan Kuliah?
Kenapa Wuling Air EV bekas ramai diburu pembeli?
Harga jadi faktor utama. Wuling Air EV Standard Range keluaran 2022 kini sudah muncul di kisaran Rp95 juta. Angka itu membuat banyak orang mulai melirik EV bekas sebagai kendaraan harian perkotaan.
Tipe Long Range juga ikut turun dan berada di sekitar Rp125 juta. Penyusutannya terasa besar karena saat pertama hadir, harga barunya jauh lebih tinggi. Dalam waktu singkat, nilainya hampir susut separuh.
Buat mobilitas kota dengan jarak pendek sampai menengah, kondisi ini dianggap menarik. Biaya cas relatif murah, ukuran mobil ringkas, dan harga masuknya sekarang sudah setara motor premium baru. Nah, itu yang bikin pasar Air EV second makin ramai sih.
Mengapa Hyundai Ioniq 5 bekas jadi sorotan pasar?
Kasus Hyundai Ioniq 5 dianggap paling mencolok karena depresiasinya terasa brutal. Varian Signature Long Range tahun 2022 yang dulu pernah menyentuh Rp800 jutaan kini berada di kisaran Rp379 juta sampai Rp400 juta pada pasar bekas.
Artinya, ada penyusutan sekitar Rp100 juta per tahun. Angka sebesar itu membuat banyak pemilik lama mulai berpikir ulang soal nilai investasi kendaraan listrik premium.
Tapi dari sisi pemburu mobil bekas, situasinya justru dianggap peluang langka. Unit premium dengan fitur modern sekarang bisa dijangkau di harga yang sebelumnya sulit disentuh pasar menengah.
Fenomena serupa juga muncul pada BYD M6 Superior 2024. Harga bekasnya sudah turun ke sekitar Rp329 juta dari posisi baru sekitar Rp423 juta.
Baca Juga: Kacamata AR Generasi Baru Mulai Gantikan Tablet untuk Kerja Mobile 2026
Apakah mobil listrik bekas masih aman digunakan?
Masih aman selama kondisi kendaraan dan riwayat pemakaian jelas. Fakta yang sering terlewat adalah sebagian besar produsen EV masih memberikan garansi baterai panjang hingga delapan tahun atau batas kilometer tertentu.
Artinya, beberapa model keluaran 2022 masih punya perlindungan resmi beberapa tahun lagi. Ini jadi alasan kenapa sebagian konsumen mulai melihat EV bekas sebagai opsi rasional untuk kendaraan harian.
Selain itu, biaya operasional EV tetap dianggap menarik dibanding mobil berbahan bakar bensin. Perawatan berkala juga relatif minim karena komponen mekanisnya tidak sebanyak mobil konvensional.
Beberapa hal yang mulai dipertimbangkan pembeli EV bekas:
- Harga masuk jauh lebih rendah dibanding unit baru
- Biaya pengisian daya masih lebih hemat dibanding BBM
- Perawatan rutin relatif sederhana
- Garansi baterai beberapa model masih aktif
- Pilihan model makin banyak di pasar second
Kalau dipakai kerja harian atau antar keluarga dalam kota, hitung-hitungan ekonominya mulai terasa menarik nah itu sudah...!
Apakah pasar EV bekas sekarang menguntungkan pembeli second?
Banyak pengamat pasar melihat kondisi ini sebagai fase transisi. Pemilik pertama mengalami depresiasi besar, sementara pembeli berikutnya justru menikmati harga yang jauh lebih aman.
Di sisi lain, ketakutan soal baterai masih membentuk persepsi pasar. Akibatnya, harga EV bekas terus bergerak turun walau sebagian unit sebenarnya masih memiliki perlindungan resmi pabrikan.
Kondisi ini membuat pasar mobil listrik bekas terasa unik. Ada rasa hati-hati, tapi juga ada peluang besar buat konsumen yang sebelumnya masih menganggap harga EV terlalu tinggi.
Di tengah perhatian masyarakat terhadap biaya BBM harian, mobil listrik bekas perlahan mulai dipandang sebagai jalan tengah yang realistis.
Baca Juga: Kamera Teeka 75MP 5K Ultra HD Viral, Ini Fakta Performanya
Poin Penting:
- Harga mobil listrik bekas di Indonesia turun drastis pada 2026
- Kekhawatiran utama pasar berasal dari umur dan performa baterai
- Wuling Air EV bekas 2022 kini dijual mulai Rp95 juta
- Hyundai Ioniq 5 bekas mengalami penyusutan hingga hampir 50 persen
- BYD M6 bekas ikut terkena depresiasi besar dalam waktu singkat
- Sebagian besar EV bekas masih memiliki garansi baterai resmi
Insight redaksi: Pasar mobil listrik bekas sekarang sedang masuk fase penyesuaian besar. Banyak orang masih fokus pada rasa takut biaya baterai, padahal garansi panjang dari pabrikan sebenarnya memberi ruang aman buat pembeli second. Di Balikpapan, pola penggunaan kendaraan harian yang jaraknya kada terlalu jauh bisa cocok untuk EV bekas. Tapi tetap wajib cek riwayat kendaraan dan kondisi baterai. Jangan lihat murahnya aja pang, hitung jua kebutuhan hariannya, nah untung kada.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham kenapa harga mobil listrik bekas sekarang berubah cepat dan bikin pasar otomotif Indonesia makin menarik dibahas Ces!
Mau terus update tren mobil listrik, harga otomotif terbaru, dan fenomena pasar kendaraan yang lagi ramai diburu? Pantau terus hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
- Kenapa harga mobil listrik bekas turun drastis?
Karena pasar masih khawatir terhadap umur dan penurunan kapasitas baterai setelah beberapa tahun pemakaian. - Apakah EV bekas masih aman dipakai harian?
Masih aman selama kondisi kendaraan baik dan garansi baterai resmi masih aktif. - Berapa harga Wuling Air EV bekas sekarang?
Wuling Air EV Standard Range 2022 berada di kisaran Rp95 juta. - Mengapa Hyundai Ioniq 5 bekas ramai dibahas?
Karena depresiasinya sangat besar dari harga awal sekitar Rp800 jutaan menjadi Rp379 juta sampai Rp400 juta. - Apa keuntungan membeli mobil listrik bekas?
Harga masuk lebih murah, biaya operasional rendah, dan depresiasi terbesar sudah ditanggung pemilik pertama.
Editor : Arya Kusuma