Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Misteri Asal-usul Ibu Kim Jong-un Keturunan Jepang yang Dirahasiakan Rezim Korea Utara.

Novaldy Yulsa Polii • Senin, 29 Juni 2026 | 20:21 WIB
Foto pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un saat berpidato resmi mengukuhkan legitimasi kekuasaan garis keturunan negaranya.
ilustrasi Foto pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un saat berpidato resmi mengukuhkan legitimasi kekuasaan garis keturunan negaranya. (BTV/AI)

Durasi Baca: 3 menit

Topik: Fakta alasan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un merahasiakan identitas ibu kandungnya di depan publik.

Ikhtisar: Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, konsisten merahasiakan identitas ibunya, Ko Yong Hui. Latar belakang sang ibu sebagai keturunan Jepang berstatus sosial rendah dinilai dapat merusak narasi suci garis keturunan dinasti penguasa.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Misteri besar hingga kini masih menyelimuti sosok pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, terutama mengenai keputusannya yang tidak pernah sekali pun menyebut nama ibu kandungnya di depan publik selama 15 tahun memimpin rezim tersebut. Rahasia besar ini sengaja dijaga sangat ketat karena asal-usul sang ibu dianggap menjadi ancaman langsung bagi legitimasi kekuasaannya. Kada banyak yang tahu kalau identitas perempuan di balik pemimpin dunia ini justru bertolak belakang dengan citra suci yang selama ini diagungkan oleh propaganda negara mereka sendiri, penasaran kenapa fakta ini disimpan rapat-rapat? Simak ulasan lengkapnya sampai habis Ces!

Mengapa Garis Keturunan Begitu Penting bagi Rezim Kim Jong-un?

Legitimatitas kekuasaan kediktatoran Korea Utara sepenuhnya bersandar pada narasi suci garis keturunan Gunung Paektu. Gunung di perbatasan Tiongkok-Korea Utara ini dipercaya masyarakat setempat sebagai tempat lahirnya pendiri mitos bangsa Korea, sekaligus lokasi gerilya Kim Il-sung melawan penjajah Jepang. Penerus takhta dinasti Kim harus berasal dari keturunan suci ini agar dianggap sah memimpin negara.

Ryu Hyun-woo, seorang diplomat Korea Utara yang diasingkan, menuliskan kesaksian nyata dalam bukunya yang berjudul Gudang Rahasia Kim Jong Un:

"Kim Jong Un menjadi pewaris takhta di usia 20-an meskipun tidak memiliki prestasi apa pun, semata-mata karena garis keturunan Paektu."

Bagaimana Asal-usul Ibu Kandung Kim Jong-un yang Sebenarnya?

Ibu kandung Kim Jong-un yang bernama Ko Yong Hui ternyata lahir di Osaka, Jepang, pada tahun 1952. Orang tuanya berasal dari Pulau Jeju yang kini menjadi wilayah Korea Selatan. Sebagai imigran di Jepang, keluarganya menyandang status Zainichi Korea sebelum akhirnya memutuskan eksodus beremigrasi ke Korea Utara saat Ko Yong Hui berusia sekitar 10 tahun.

Apa Dampak Status Sosial Keluarga Ko Yong Hui di Korea Utara?

Keluarga Ko Yong Hui masuk dalam kelompok migran yang dicap dengan istilah merendahkan sebagai "jjaepo" oleh masyarakat setempat. Kelompok jjaepo ini dicurigai terkontaminasi oleh ideologi asing yang berbahaya dan diawasi ketat oleh otoritas keamanan negara. Berdasarkan sistem kasta sosial atau songbun di Korea Utara, golongan ini ditempatkan pada kelas yang bimbang. Mereka kerap menghadapi diskriminasi nyata seperti ditolak masuk ke universitas ternama atau sulit mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan.

Kim Hyung-su dari Asosiasi Penelitian Utara memberikan pandangan logisnya:

"Garis keturunan Paektu [rezim] dianggap sakral. Jadi gagasan bahwa pemimpinnya adalah putra seorang jjaepo tidak terbayangkan."

Baca Juga: Eropa Alami Pemanasan Tercepat di Dunia Suhu Harian Prancis Inggris Melonjak 12C.

Bagaimana Ko Yong Hui Bisa Bertemu dengan Ayah Kim Jong-un?

Ko Yong Hui berhasil mengubah garis hidupnya setelah berhasil memikat hati Kim Jong Il yang kala itu dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan. Padahal, intelijen membeberkan bahwa Kim Jong Il sebenarnya telah menikah resmi dengan Kim Young Sook, anak pejabat militer berpangkat tinggi yang dipilih langsung oleh sang ayah. Di luar pernikahan resmi tersebut, Kim Jong Il diketahui memiliki dua orang selir lainnya, termasuk sosok Ko Yong Hui.

Poin Penting:

Insight redaksi: Menjaga narasi suci kekuasaan itu mutlak bagi kelangsungan sebuah rezim otoriter. Langkah Kim Jong-un yang menutup rapat kisah ibunya membuktikan bahwa mitos politik jauh lebih berharga dibanding ikatan emosional keluarga di panggung publik. Kalau sampai fakta kasta sosial ibunya bocor ke rakyat, runtuh sudah wibawa dewa yang dibangun puluhan tahun. Konteks ini memperlihatkan sisi rapuh di balik kepemimpinan yang terlihat super ketat, nah itu sudah! Rekomendasinya, kalau ikam mau paham politik luar negeri, jangan cuma lihat permukaan luarnya saja. Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang paham peta politik dunia. Biar kada ketinggalan berita internasional yang dikupas tajam, selalu update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa nama ibu kandung Kim Jong-un?

Nama ibu kandung Kim Jong-un adalah Ko Yong Hui.

2. Di mana tempat kelahiran ibu kandung Kim Jong-un?

Ko Yong Hui dilahirkan di kota Osaka, Jepang, pada tahun 1952.

3. Apa yang dimaksud dengan istilah jjaepo di Korea Utara?

Jjaepo adalah sebutan merendahkan bagi kelompok imigran Korea asal Jepang yang dianggap membawa ideologi asing berbahaya.

4. Mengapa Kim Jong-un tidak pernah menyebut nama ibunya di depan umum?

Karena latar belakang ibunya yang berasal dari Jepang dan berstatus sosial rendah dapat merusak narasi suci garis keturunan Gunung Paektu.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Kim Jong-un #Yongbok #korea utara