Wamen HAM Tekankan Pentingnya Menjaga Martabat Manusia lewat Penghormatan HAM

istikhomah • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 16:08 WIB
Wamen HAM Mugiyanto menegaskan pentingnya penghormatan HAM untuk menjaga martabat setiap manusia.
Wamen HAM Mugiyanto menegaskan pentingnya penghormatan HAM untuk menjaga martabat setiap manusia.
Durasi Baca: 3 Menit

Ikhtisar: Wamen HAM Mugiyanto menekankan pentingnya kesadaran HAM untuk menjaga martabat manusia dan memperkuat kehidupan masyarakat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menegaskan penghormatan HAM penting untuk menjaga martabat setiap manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Kesadaran soal HAM ternyata bukan sekadar urusan aturan atau lembaga negara. Cara memahami dan memenuhi hak setiap orang ikut menentukan bagaimana manusia diperlakukan sehari-hari. Yuk, simak penjelasannya.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 10-11 September 2026

HAM Bukan Sekadar Hak, tetapi Martabat Manusia

Bagi Mugiyanto, penghormatan terhadap hak asasi manusia berangkat dari satu hal mendasar: bagaimana manusia diperlakukan sebagai manusia.

Ia menjelaskan, HAM mencakup upaya menjaga, melindungi, dan memenuhi martabat setiap individu. Karena itu, pemenuhan hak menjadi bagian penting agar setiap orang dapat menjalani kehidupan dengan tetap memiliki martabat.

“Hak asasi manusia adalah memanusiakan manusia. Bagaimana menjaga martabat kemanusiaan, memastikan bahwa martabatnya sebagai manusia dijaga, dilindungi dan dipenuhi,” kata Mugiyanto dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

Pesan tersebut menempatkan HAM lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Penghormatan terhadap hak bukan hanya soal memahami konsep, tetapi juga memastikan seseorang tidak kehilangan martabatnya dalam kehidupan sosial.

Martabat Manusia Tidak Boleh Dikurangi

Mugiyanto menegaskan, martabat seseorang tidak boleh dikurangi karena tindakan tersebut dapat merendahkan nilai kemanusiaannya.

Menurutnya, perlindungan dan pemenuhan HAM harus berjalan agar setiap individu tetap memperoleh penghormatan yang semestinya.

“Tidak boleh dikurangi. Karena kalau dikurangi, martabat dia sebagai manusia berkurang,” ujar Mugiyanto.

Pandangan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan penguatan kapasitas HAM yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat.

Sulawesi Utara Disebut Punya Karakter Kuat soal HAM

Dalam kesempatan tersebut, Mugiyanto juga menyinggung masyarakat Sulawesi Utara. Ia menilai nilai-nilai HAM bukan sesuatu yang asing bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Hak asasi manusia sudah menjadi DNA-nya Sulawesi Utara. No debate, no question. Hak asasi manusia sudah menjadi roh dari Sulawesi Utara,” ujarnya.

Kegiatan penguatan kapasitas HAM itu diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat Sulawesi Utara.

Acara tersebut digelar Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM bersama Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Foto Krakatau Jadi Petunjuk, Pulau Sertung Disorot dalam Pencarian Jurnalis

Kolaborasi Jadi Bagian dari Penguatan Kesadaran HAM

Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem masyarakat yang sadar HAM.

Kerja sama tersebut tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

“Kami memperkuat kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kerja sama juga melibatkan Pemkab Minahasa, Universitas Sam Ratulangi Manado, dan Universitas Negeri Manado,” kata Mangatas Nadeak.

Kolaborasi itu menunjukkan bahwa penguatan kesadaran HAM membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat memiliki ruang masing-masing untuk membangun pemahaman mengenai penghormatan serta perlindungan hak asasi.

Pada akhirnya, pesan yang disampaikan Mugiyanto kembali pada hal yang paling mendasar: HAM bukan sekadar istilah hukum, tetapi berkaitan langsung dengan cara manusia menjaga dan menghargai martabat manusia lainnya.

Kalau ingin terus mengikuti isu HAM, kebijakan publik, dan kabar penting lainnya, tetap update hanya di Balikpapan TV, teman update setia yang menyajikan informasi bukan sekadar berita biasa!

FAQ

1. Apa yang dimaksud HAM menurut Mugiyanto?

Menurut Mugiyanto, HAM adalah upaya memanusiakan manusia dengan menjaga, melindungi, dan memenuhi martabat setiap orang.

2. Mengapa martabat manusia penting dalam HAM?

Karena menurut Mugiyanto, ketika martabat seseorang dikurangi, nilai kemanusiaannya juga ikut berkurang.

3. Berapa peserta yang mengikuti kegiatan penguatan kapasitas HAM?

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat Sulawesi Utara.

4. Siapa saja yang terlibat dalam kerja sama penguatan HAM?

Kerja sama melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemkab Minahasa, Universitas Sam Ratulangi Manado, dan Universitas Negeri Manado.

5. Apa tujuan kegiatan penguatan kapasitas HAM tersebut?

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi untuk membangun ekosistem masyarakat yang sadar HAM.

Sumber Informasi: RRI Radio Republik Indonesia. Diolah kembali dengan angle dan style artikel BalikpapanTV.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Hak Asasi Manusia Wamen HAM Mugiyanto Sulawesi utara