2 Area Wajah yang Sering Dilupakan Saat Skincare, Padahal Penting untuk Kulit Kencang dan Sehat

Wafiq Azizah Amru • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41 WIB
Perawatan area rahang dan belakang telinga penting untuk menjaga kulit tetap bersih serta sehat alami. (BTV/Ai)
Perawatan area rahang dan belakang telinga penting untuk menjaga kulit tetap bersih serta sehat alami. (BTV/Ai)
Durasi Baca: 7 Menit

Ikhtisar: Belakang telinga dan garis rahang bawah sering luput dari skincare, padahal keduanya berperan menjaga elastisitas kulit dan definisi kontur wajah.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Area belakang telinga dan garis rahang bawah merupakan bagian wajah yang sering terlupakan saat membersihkan maupun merawat kulit. Padahal, kedua titik ini ikut mengalami penurunan kolagen, paparan sinar UV, hingga gesekan sehari-hari yang memengaruhi tampilan kontur wajah.

Banyak orang fokus pada pipi, dahi, dan bawah mata, tetapi hasil skincare sering terlihat kurang merata karena dua area tersembunyi ini diabaikan. Di sinilah perawatan menyeluruh menjadi penting agar wajah tampak proporsional dan sehat.

Mengapa garis rahang dan belakang telinga cepat menunjukkan tanda penuaan?

Kulit di sekitar garis rahang memiliki jaringan penyangga yang membantu membentuk siluet wajah. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin menurun sehingga kulit menjadi lebih kendur, terutama pada bagian bawah wajah.

Sementara itu, belakang telinga termasuk area yang tipis dan sering terkena paparan matahari secara tidak langsung. Sayangnya, sunscreen maupun pelembap kerap berhenti hanya sampai pipi atau leher depan.

Menurut Dr. Zoe Draelos, dermatolog klinis asal Amerika Serikat, perawatan kulit sebaiknya diterapkan hingga leher dan area transisi wajah karena proses penuaan tidak berhenti di batas rahang.

Baca Juga: Tren Pakaian Merah Putih 2026, Dari Jersey hingga Gaya Modern 17 Agustus

5 titik tersembunyi yang menentukan kontur wajah

Berikut area yang paling sering terlewat namun layak masuk rutinitas skincare harian.

Area ini menjadi batas visual antara wajah dan leher. Serum, pelembap, hingga sunscreen sebaiknya diratakan mengikuti garis rahang, bukan berhenti di pipi.

1. Belakang telinga

Bagian ini mudah mengalami kulit kusam karena jarang dibersihkan. Debu, keringat, dan sisa produk rambut juga dapat menumpuk di lipatan belakang telinga.

Perawatan area belakang telinga secara rutin sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. (BTV/Ai)
Perawatan area belakang telinga secara rutin sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. (BTV/Ai)

2. Sudut leher menuju rahang

Transisi ini menentukan kesan wajah yang tegas. Pijatan ringan saat memakai pelembap dapat membantu produk tersebar merata tanpa menarik kulit berlebihan.

Pengaplikasian pelembap secara lembut membantu menjaga kelembapan serta kesehatan kulit wajah dan leher. (BTV/Ai)
Pengaplikasian pelembap secara lembut membantu menjaga kelembapan serta kesehatan kulit wajah dan leher. (BTV/Ai)

3. Cuping telinga

Meski kecil, cuping telinga tetap mengalami penuaan. Paparan UV membuat area ini berpotensi muncul bintik pigmentasi apabila tidak terlindungi sunscreen.

Perawatan rutin area telinga penting untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar UV harian. (BTV/Ai)
Perawatan rutin area telinga penting untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar UV harian. (BTV/Ai)
Baca Juga: Perfume Layering: Rahasia Menciptakan Aroma Tubuh yang Bikin Orang Mudah Mengingatmu

4. Bawah dagu

Lipatan bawah dagu sering mengalami gesekan dari kerah baju maupun posisi menunduk saat memakai gawai. Menjaga kelembapan membantu mengurangi tampilan kulit yang kasar.

Perawatan area leher dan dagu secara teratur menjaga kelembapan serta kesehatan kulit tampak alami. (BTV/Ai)
Perawatan area leher dan dagu secara teratur menjaga kelembapan serta kesehatan kulit tampak alami. (BTV/Ai)

Rutinitas sederhana yang sering membuat hasil skincare lebih merata

Perawatan area tersembunyi sebenarnya tidak memerlukan produk tambahan. Yang dibutuhkan hanyalah memperluas cara aplikasi produk yang sudah digunakan setiap hari.

Pagi hari, bersihkan wajah hingga belakang telinga, lanjutkan serum bila diperlukan, pelembap, lalu sunscreen sampai garis rahang, leher, dan telinga.

Malam hari, gunakan pelembap atau retinoid sesuai toleransi kulit. Ratakan tipis mengikuti kontur rahang dan leher tanpa menggosok terlalu keras.

Kebiasaan kecil yang diam-diam mempercepat penuaan

Bukan hanya usia yang memengaruhi bentuk wajah. Beberapa kebiasaan harian juga memberi tekanan berulang pada area rahang dan leher.

Kebiasaan

Dampaknya pada kulit

Jarang memakai sunscreen di telinga Meningkatkan risiko pigmentasi akibat UV.
Skincare berhenti di pipi Warna kulit wajah dan leher tampak berbeda.
Sering menunduk melihat ponsel Lipatan leher terlihat lebih jelas seiring waktu.
Membersihkan wajah terlalu kasar Skin barrier mudah terganggu dan terasa kering.

Kebiasaan tersebut memang tidak langsung mengubah bentuk wajah, tetapi efek kumulatifnya dapat memengaruhi kualitas kulit dalam jangka panjang.

Estimasi biaya perawatan area rahang dan leher 2026

Kabar baiknya, ikam tidak perlu membeli produk khusus. Cukup memaksimalkan rutinitas yang sudah dimiliki dengan aplikasi lebih menyeluruh.

Produk dasar

Estimasi harga

Gentle cleanser Rp45–120 ribu
Pelembap wajah Rp60–180 ribu
Sunscreen SPF 30–50 Rp55–170 ribu
Serum retinol (opsional) Rp90–250 ribu

Estimasi tersebut merupakan kisaran produk perawatan kulit yang umum tersedia di pasar Indonesia sepanjang 2026.

Baca Juga: Kenapa Saat Stres Kulit Jadi Bermasalah? Ini Hubungan Kortisol, Skin Barrier, dan Jerawat

Tips agar bentuk wajah tampak lebih terawat

  • Ratakan skincare hingga belakang telinga setiap selesai mencuci wajah.

  • Gunakan sunscreen pada telinga dan garis rahang sebelum beraktivitas luar ruangan.

  • Oleskan pelembap mengikuti arah bawah ke atas secara lembut.

  • Hindari menarik kulit terlalu keras saat memijat wajah.

  • Bersihkan sisa produk rambut yang menempel di belakang telinga setiap malam.

Poin Penting

  • Garis rahang bawah dan belakang telinga ikut mengalami proses penuaan alami.

  • Paparan UV tidak hanya mengenai wajah, tetapi juga telinga dan leher.

  • Skincare yang merata membantu menjaga warna kulit tetap konsisten.

  • Pelembap dan sunscreen merupakan dua produk paling penting untuk area ini.

  • Konsistensi aplikasi jauh lebih berpengaruh dibanding menambah banyak produk.

Insight Redaksi

Banyak orang mengejar skincare mahal, padahal hasil sering terhambat karena area transisi wajah terlupakan. Garis rahang dan belakang telinga adalah detail kecil dengan dampak visual besar. Jangan cuma fokus di cermin bagian depan. Detail menentukan kesan. Itulah pembeda perawatan yang benar-benar menyeluruh.

Mulai malam ini, ratakan pelembap hingga belakang telinga agar rutinitas ikam terasa lebih utuh dan konsisten.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham bahwa bentuk wajah juga dipengaruhi kebiasaan sederhana.

Masih banyak rahasia perawatan diri yang sering luput dari perhatian. Tetap update lifestyle, kecantikan, dan kesehatan hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah belakang telinga perlu memakai sunscreen?

Ya. Area tersebut tetap bisa terpapar sinar UV dan sering terlupakan saat mengoleskan sunscreen.

2. Mengapa garis rahang terlihat mulai kendur?

Penurunan kolagen, elastin, serta perubahan struktur jaringan penyangga menjadi penyebab utamanya.

3. Apakah perlu membeli krim khusus rahang?

Tidak selalu. Pelembap, sunscreen, dan serum yang sesuai umumnya sudah cukup bila diaplikasikan merata.

4. Bolehkah retinol digunakan sampai leher?

Bisa, selama produk memang aman untuk area leher dan digunakan bertahap sesuai toleransi kulit.

5. Kapan waktu terbaik merawat area rahang?

Pagi untuk perlindungan dengan sunscreen, malam untuk fokus hidrasi dan regenerasi kulit.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
pengguna skincare garis rahang bawah belakang telinga