Ikhtisar: Warga Api-Api Bontang menerima pesan biaya Rp50 ribu untuk kompor jargas, tetapi kontraktor memastikan program tetap gratis.
Balikpapan Tv - Hai Ces! Warga Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, dibuat bingung dengan beredarnya pesan WhatsApp yang menyebut ada biaya Rp50 ribu untuk pengantaran kompor jaringan gas (jargas).
Pesan itu menyebut kompor bagi warga yang belum mengambil akan diantarkan ke rumah ketua RT. Penerima kemudian diminta membayar biaya pengantaran saat mengambil kompor.
Padahal, sejak awal program jargas untuk masyarakat Bontang disampaikan sebagai program tanpa pungutan.
Baca Juga: Pro RT Plus Bontang Kini Rp20 Juta per RT, Neni Minta Dana Tak Habis untuk Seremonial
Pesan Rp50 Ribu Beredar di Grup Warga
Ketua RT 27 Kelurahan Api-Api, Mujiono, membenarkan dirinya menerima pesan tersebut dan meneruskannya ke grup warga.
Ia mengaku bingung karena informasi mengenai pembagian kompor sebelumnya tidak menyebut adanya biaya tambahan.
“Katanya gratis. Ini kok ada saja yang memanfaatkan momentum menarik biaya pengantaran,” ujar Mujiono.
Bagi warga yang sedang menunggu kompor jargas, munculnya informasi seperti ini tentu membuat mereka perlu memastikan mana informasi resmi dan mana yang tidak.
Kontraktor Pastikan Kompor Jargas Gratis
Construction Manager PT Noorel Idea, Mulya Munir, memastikan penerima kompor jargas tidak dikenakan biaya apa pun.
Ia menegaskan informasi mengenai biaya pengantaran Rp50 ribu tersebut tidak benar. Pihaknya juga telah menegur pembuat pesan yang menyampaikan informasi tersebut kepada sejumlah ketua RT.
“Informasi itu tidak benar. Saya sudah tegur pembuat pesan. Program jargas ini gratis tanpa pungutan biaya apa pun,” tegas Mulya.
Menurut Mulya, pembagian kompor dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah dan daftar calon pelanggan. Warga yang sudah masuk dalam daftar penerima tetap mendapatkan kompor tanpa dikenakan biaya.
Sebelumnya, pihak pelaksana juga menegaskan bahwa pemasangan jargas di Bontang, termasuk fasilitas kompor bagi penerima manfaat, diberikan tanpa pungutan.
Warga Api-Api Mulai Ambil Kompor
Pembagian kompor jargas di Kota Bontang sebelumnya mulai bergulir secara bertahap. Penyaluran diawali dari Kelurahan Berbas Pantai dan kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Api-Api.
Pantauan pada Kamis (30/7/2026) siang menunjukkan puluhan warga datang untuk mengambil kompor. Mereka terlebih dahulu mendapatkan nomor antrean setelah data yang dikirim melalui WhatsApp dinyatakan lengkap dan terverifikasi.
Salah seorang warga RT 32 Kelurahan Api-Api, Sugianto, mengatakan dirinya menerima informasi pembagian kompor pada siang hari.
Sebelum mengambil kompor, ia diminta melengkapi data melalui nomor layanan yang disediakan kontraktor.
“Setelah saya mengirim data sesuai informasi yang dibagikan tadi malam dan sudah terverifikasi, saya mendapat nomor antrean pembagian,” ujarnya.
Artinya, warga penerima tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengambil kompor jargas. Yang perlu diperhatikan justru memastikan informasi mengenai jadwal, pendataan, dan antrean berasal dari saluran yang digunakan pihak pelaksana.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Tebal, Neni Usulkan Siswa SMA Bontang Belajar dari Rumah
Kalau Ada yang Meminta Uang, Warga Perlu Waspada
Munculnya pesan biaya Rp50 ribu menjadi pengingat bagi warga agar tidak langsung memberikan uang ketika menerima informasi mengenai program jargas.
Terlebih, pihak kontraktor telah memastikan bahwa program tersebut gratis. Dalam pelaksanaan proyek sebelumnya, PT Noorel Idea juga meminta masyarakat melaporkan jika ada pihak yang mengatasnamakan program jargas lalu meminta pungutan.
Jadi, Cek! Kalau ada informasi soal biaya kompor atau pengantaran, jangan buru-buru bayar. Pastikan dulu kepada ketua RT atau pihak pelaksana yang menangani pembagian jargas di wilayah masing-masing.
Poin Penting
- Beredar pesan WhatsApp yang menyebut ada biaya Rp50 ribu untuk pengantaran kompor jargas.
- Ketua RT 27 Kelurahan Api-Api, Mujiono, membenarkan menerima pesan tersebut.
- PT Noorel Idea memastikan kompor jargas diberikan gratis tanpa pungutan.
- Pembagian kompor dilakukan bertahap berdasarkan wilayah dan daftar calon pelanggan.
- Warga diminta memastikan informasi pembagian berasal dari pihak yang menangani program.
Jangan sampai informasi yang belum jelas justru membuat warga mengeluarkan uang untuk sesuatu yang seharusnya gratis. Bagikan informasi ini kepada warga lain yang sedang menunggu kompor jargas agar tidak salah menerima informasi.
Balikpapan TV akan terus menemani Cek memantau informasi layanan publik dan kabar terbaru dari Kalimantan Timur. Tetap update bersama Balikpapantv.id, teman update setia yang bukan sekadar menyampaikan berita biasa.
FAQ
1.Apakah kompor jargas di Kota Bontang dikenakan biaya?
Tidak. PT Noorel Idea memastikan penerima kompor jargas tidak dikenakan biaya.
2.Benarkah ada biaya pengantaran kompor Rp50 ribu?
Menurut Construction Manager PT Noorel Idea, Mulya Munir, informasi tersebut tidak benar.
3.Bagaimana pembagian kompor dilakukan?
Pembagian dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah dan daftar calon pelanggan.
4.Apa yang harus dilakukan warga jika menerima informasi soal pungutan?
Warga sebaiknya tidak langsung membayar dan memastikan informasi tersebut kepada pihak pelaksana atau pengurus lingkungan setempat.
Sumber Informasi: Bontang Post