Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Bupati Berau Sri Juniarsih meninjau SPBU Kilometer Lima yang beroperasi 24 jam dan mengapresiasi sistem pendataan BBM terintegrasi untuk menjaga ketertiban pelayanan.
Balikpapan TV – Hai Ces! Layanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) selama 24 jam di Kabupaten Berau mulai mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bupati Berau, Sri Juniarsih, meninjau operasional SPBU Kilometer Lima pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, sekaligus melihat langsung sistem pelayanan, antrean kendaraan, dan penerapan pendataan pengisian BBM yang terintegrasi antarlokasi SPBU.
Kebijakan operasional sepanjang hari ini diharapkan memberi masyarakat lebih banyak waktu untuk mengisi BBM. Di sisi lain, sistem pendataan kendaraan menjadi salah satu perhatian karena berkaitan dengan ketertiban pembelian dan kesempatan masyarakat mendapatkan bahan bakar sesuai ketentuan.
Bupati Berau Tinjau SPBU Kilometer Lima Malam Hari
Peninjauan dilakukan ketika Sri Juniarsih singgah untuk mengisi BBM kendaraannya sekitar pukul 22.35 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia memantau pelayanan serta kondisi antrean kendaraan di SPBU Kilometer Lima yang kini beroperasi selama 24 jam.
Sri Juniarsih melihat masyarakat cukup tertib saat mengantre. Ia berharap penambahan waktu operasional dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini berpotensi menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU.
Bagi masyarakat, layanan 24 jam memberikan kesempatan lebih luas untuk mengisi BBM tanpa harus menyesuaikan diri dengan jam pelayanan yang terbatas. Namun, kelancaran layanan juga bergantung pada ketersediaan stok dan pengelolaan antrean di lapangan.
Karena itu, pemerintah daerah berharap peningkatan jam pelayanan berjalan seiring dengan pasokan BBM yang memadai.
Baca Juga: Empat Karyawan PT Majau Inti Jaya Dipecat, Perusahaan Sebut Kerugian Miliaran Rupiah
Sistem Pendataan BBM Terintegrasi Jadi Perhatian
Selain memantau antrean, Sri Juniarsih mengapresiasi penerapan sistem pendataan kendaraan yang terintegrasi antarlokasi SPBU.
Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan aktivitas pengisian BBM kendaraan terdeteksi di seluruh SPBU yang menerapkan mekanisme tersebut. Dengan demikian, kendaraan yang sudah mengisi BBM di satu lokasi tidak dapat kembali mengisi di SPBU lain dalam periode yang sama sesuai ketentuan sistem.
Ia memberikan contoh kendaraan yang telah mengisi BBM di SPBU Kilometer Lima tidak dapat kembali melakukan pengisian di SPBU Bujangga dalam periode yang sama.
Penerapan sistem ini diharapkan membantu menjaga ketertiban pembelian BBM sekaligus mencegah pengisian berulang yang berpotensi menghambat pelayanan bagi pengguna lain.
Sri Juniarsih berharap mekanisme pendataan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh haknya untuk membeli BBM sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, informasi yang tersedia belum merinci teknis sistem pendataan, jenis BBM yang dicakup, maupun batas periode pengisian yang diterapkan.
Tiga SPBU di Berau Kini Beroperasi 24 Jam
Pertamina Patra Niaga sebelumnya mulai menjalankan layanan operasional 24 jam di tiga SPBU di Kabupaten Berau sejak Senin, 12 Oktober 2026.
Tiga lokasi tersebut meliputi:
-
SPBU Rinding Baru.
-
SPBU Sambaliung Baru.
-
SPBU Kilometer Lima.
Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, menjelaskan bahwa penambahan jam operasional merupakan upaya perusahaan untuk mengurai antrean kendaraan yang kerap mengular.
Kebijakan itu juga menjadi tindak lanjut atas aspirasi masyarakat dari berbagai kalangan yang menginginkan waktu pelayanan pengisian BBM lebih panjang.
Menurut Hermawan, program tersebut semula direncanakan mulai diterapkan pada awal Oktober. Namun, Pertamina terlebih dahulu mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kondisi sosial, sebelum pelaksanaan dimulai pada 12 Oktober 2026.
Dengan beroperasinya tiga SPBU selama 24 jam, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih fleksibel untuk melakukan pengisian BBM.
Antrean dan Ketersediaan Stok Masih Perlu Diperhatikan
Penambahan waktu pelayanan menjadi salah satu langkah untuk menjawab persoalan antrean. Namun, operasional 24 jam tidak dengan sendirinya menjamin antrean akan selalu berkurang atau stok BBM selalu tersedia.
Sri Juniarsih menekankan pentingnya ketersediaan pasokan agar pelayanan dapat berjalan optimal. Ia berharap stok BBM terus tersedia dan mampu mengikuti kebutuhan masyarakat.
Ketersediaan bahan bakar menjadi faktor penting karena jam operasional yang lebih panjang perlu didukung pasokan yang memadai. Pengaturan pelayanan dan ketertiban antrean juga tetap dibutuhkan agar masyarakat dapat melakukan pengisian dengan lancar.
Sementara itu, sistem pendataan terintegrasi diharapkan dapat membantu mengatur aktivitas pengisian kendaraan di sejumlah lokasi. Pelaksanaannya perlu berjalan sesuai ketentuan yang diterapkan agar pelayanan dapat dimanfaatkan masyarakat secara tertib.
Belum ada data mengenai perubahan panjang antrean atau tingkat ketersediaan BBM setelah kebijakan operasional 24 jam mulai diterapkan. Karena itu, dampak kebijakan tersebut masih perlu dilihat dari perkembangan pelayanan di lapangan.
Baca Juga: Berau Expo 2026: 170 Pedagang Menghidupkan Pesta, Apa Hasil yang Didapat?
Harapan Pelayanan BBM Lebih Mudah bagi Masyarakat
Pengoperasian tiga SPBU selama 24 jam menunjukkan upaya Pertamina Patra Niaga untuk memperluas akses pelayanan BBM di Berau. Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada ketertiban antrean, sistem pendataan kendaraan, dan keberlanjutan pasokan.
Bagi masyarakat, layanan sepanjang hari dapat memberikan fleksibilitas dalam menentukan waktu pengisian. Sementara itu, sistem pendataan terintegrasi diharapkan dapat membantu mencegah pengisian berulang dalam periode yang sama sesuai ketentuan.
Keberhasilan langkah tersebut tidak hanya bergantung pada jam operasional, tetapi juga pada ketersediaan BBM dan konsistensi penerapan sistem pelayanan. Pemerintah daerah berharap seluruh aspek itu berjalan beriringan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Poin Penting
-
Bupati Berau Sri Juniarsih meninjau SPBU Kilometer Lima pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026.
-
Sistem pendataan kendaraan terintegrasi menjadi salah satu aspek yang mendapat apresiasi.
-
Tiga SPBU di Berau mulai beroperasi 24 jam sejak 12 Oktober 2026.
-
Lokasi tersebut adalah SPBU Rinding Baru, SPBU Sambaliung Baru, dan SPBU Kilometer Lima.
-
Penambahan jam operasional ditujukan untuk membantu mengurai antrean dan menjawab aspirasi masyarakat.
-
Pemerintah daerah berharap ketersediaan stok BBM berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan.
-
Data mengenai dampak kebijakan terhadap antrean dan ketersediaan stok belum disampaikan dalam informasi sumber.
Insight Redaksi
Layanan SPBU 24 jam memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengisi BBM di luar jam pelayanan yang sebelumnya tersedia. Namun, penambahan waktu operasional perlu diikuti dengan pasokan yang memadai, pengaturan antrean yang konsisten, dan sistem pendataan yang berjalan sesuai ketentuan.
Sistem terintegrasi juga menjadi perhatian karena ditujukan untuk mencegah pengisian berulang dalam periode yang sama. Ke depan, perkembangan panjang antrean, ketersediaan stok, dan kelancaran pelayanan dapat menjadi indikator untuk menilai manfaat kebijakan tersebut bagi masyarakat Berau.
Informasi warga bisa jadi awal pengungkapan kasus dan membantu memperluas perhatian terhadap persoalan publik. Sampaikan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar info biasa!
Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar berita biasa!
FAQ
1. Kapan Bupati Berau meninjau SPBU Kilometer Lima?
Sri Juniarsih meninjau SPBU Kilometer Lima pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, sekitar pukul 22.35 Wita.
2. Apa yang menjadi perhatian Bupati Berau saat peninjauan?
Ia memantau sistem pelayanan, antrean kendaraan, serta penerapan sistem pendataan BBM yang terintegrasi antarlokasi SPBU.
3. Apa manfaat sistem pendataan BBM terintegrasi?
Sistem tersebut memungkinkan aktivitas pengisian kendaraan terdeteksi di sejumlah SPBU sehingga kendaraan yang sudah mengisi di satu lokasi tidak dapat kembali mengisi di lokasi lain dalam periode yang sama sesuai ketentuan sistem.
4. SPBU mana saja di Berau yang beroperasi selama 24 jam?
Tiga SPBU tersebut adalah SPBU Rinding Baru, SPBU Sambaliung Baru, dan SPBU Kilometer Lima.
5. Sejak kapan layanan SPBU 24 jam mulai berjalan?
Menurut Pertamina Patra Niaga, layanan tersebut mulai berjalan pada Senin, 12 Oktober 2026.
6. Mengapa operasional SPBU diperpanjang menjadi 24 jam?
Kebijakan ini ditujukan untuk membantu mengurai antrean kendaraan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang menginginkan pelayanan pengisian BBM lebih panjang.
7. Apakah layanan 24 jam menjamin stok BBM selalu tersedia?
Tidak otomatis. Ketersediaan stok tetap bergantung pada pasokan. Bupati Berau berharap pasokan BBM berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan.
Sumber Informasi: Berau Post (beraupost.jawapos.com), “Tinjau SPBU 24 Jam KM 5, Bupati Berau Sri Juniarsih Apresiasi Sistem Pendataan BBM Terintegrasi.”
Editor : Arya Kusuma
Sumber : BERAU POST