Ikhtisar: Berau Coal meraih PROPER Hijau Nasional melalui Site Lati dan Binungan, menegaskan konsistensi pengelolaan lingkungan.
Balikpapan TV - Hai Ces! PT Berau Coal kembali mencatat capaian lingkungan melalui predikat Hijau PROPER Nasional 2024–2025 untuk Site Lati dan Site Binungan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Capaian ini menarik perhatian karena PROPER menilai kepatuhan sekaligus upaya perusahaan melampaui standar pengelolaan lingkungan. Lantas, apa yang membuat predikat Hijau penting bagi aktivitas pertambangan?
Dua Site Berau Coal Masuk Peringkat Hijau
Informasi terbaru dari wilayah Berau menyebutkan dua site PT Berau Coal yang memperoleh predikat Hijau dalam PROPER Nasional adalah Site Lati dan Site Binungan.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK Berau, Ida Ayu, menyampaikan bahwa capaian Hijau tahun ini hanya diraih dua perusahaan pertambangan di Berau, yakni Berau Coal Site Lati dan Binungan.
“Kalau hijau ada, cuma dua, yaitu Berau Coal Site Lati dan Binungan. Sisanya itu biru, dan sisanya lagi merah. Untuk emas tahun ini tidak ada,” ujar Ida Ayu.
Kondisi tersebut membuat capaian dua site Berau Coal menjadi bagian penting dari catatan kinerja lingkungan perusahaan tambang di Kabupaten Berau.
Apa Arti Predikat Hijau dalam PROPER?
PROPER merupakan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diselenggarakan pemerintah untuk mengevaluasi kinerja perusahaan.
Dalam skema PROPER, terdapat lima kategori, yakni Hitam, Merah, Biru, Hijau, dan Emas. Predikat Hijau menunjukkan perusahaan telah melakukan pengelolaan lingkungan melampaui ketentuan dasar yang diwajibkan.
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup juga menegaskan bahwa PROPER kini diarahkan sebagai instrumen transformasi dunia usaha. Penilaiannya mendorong perusahaan bergerak dari sekadar memenuhi kewajiban menuju inovasi, efisiensi sumber daya, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Rumah Minimalis Bisa Semewah Ini! 6 Inspirasi Desain Eropa Modern dengan Courtyard dan Pool House
Standar Penilaian Menyentuh Banyak Aspek
Penilaian PROPER mencakup sejumlah aspek lingkungan. Di antaranya pengelolaan air limbah, pengendalian emisi udara, pengelolaan lahan pertambangan, limbah B3, bahan berbahaya dan beracun, serta pengelolaan sampah.
Artinya, predikat Hijau bukan hanya berkaitan dengan satu kegiatan penghijauan. Kinerja perusahaan dilihat melalui berbagai komponen pengelolaan lingkungan yang saling berkaitan.
Kinerja Lingkungan Berau Coal Punya Rekam Jejak
Capaian terbaru ini juga memiliki konteks dari perjalanan PROPER Berau Coal sebelumnya.
Dalam laporan tahunan 2024, PT Berau Coal Energy mencatat Site Lati memperoleh PROPER Nasional Emas, sementara Site Binungan dan Site Sambarata memperoleh PROPER Nasional Hijau.
Perusahaan juga mencatat sejumlah capaian lingkungan pada 2024. Program reklamasi mencapai 1.315 hektare, melampaui target 1.303 hektare. Intensitas penggunaan air tercatat turun dari 0,1 meter kubik per ton pada 2023 menjadi 0,0 meter kubik per ton pada 2024.
Pada sektor inovasi, dokumen praktik terbaik PROPER Kementerian Lingkungan Hidup mencatat inovasi Site Binungan dalam sistem pengangkutan batubara. Program tersebut menghasilkan efisiensi energi 1.521 GJ serta penghematan biaya operasional Rp578 juta pada 2023.
Pengelolaan Pascatambang Ikut Jadi Perhatian
Pengelolaan lingkungan perusahaan tambang juga berkaitan dengan kondisi lahan setelah kegiatan produksi.
Pada Juni 2026, PT Berau Coal melaporkan penanaman 3.403 bibit pohon di area OPD West Site Gurimbang untuk merevegetasi lahan seluas 24,6 hektare. Jenis tanaman yang ditanam mencakup Sengon Laut, Waru Johar, kayu putih, kahoi, serta sejumlah tanaman buah.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa agenda lingkungan perusahaan mencakup pemulihan lahan dan pengembangan vegetasi pada area operasional.
Bagi pembaca di Berau, capaian ini penting dilihat dalam konteks pengawasan aktivitas pertambangan. Predikat Hijau merupakan indikator kinerja lingkungan, sementara kualitas pelaksanaan di lapangan tetap perlu dipantau secara berkelanjutan.
Baca Juga: Raperda Bencana Samarinda Diperkuat, Usaha Berisiko Tinggi Wajib Siapkan Analisis
PROPER Menjadi Tolok Ukur Pengelolaan Lingkungan
PROPER memiliki standar yang ketat. Ida Ayu menjelaskan, ketidaktaatan pada satu aspek dapat memengaruhi hasil penilaian perusahaan. Data perusahaan dilaporkan melalui Sistem Pelaporan Elektronik atau SIMPEL, kemudian diverifikasi dan diproses pemerintah.
Aturan PROPER juga mengalami pembaruan. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2025 kini menjadi dasar penyelenggaraan PROPER dan mencabut PermenLHK Nomor 1 Tahun 2021.
Dengan demikian, pencapaian Hijau Site Lati dan Binungan menjadi bagian dari proses evaluasi yang terus berkembang. Tantangannya bukan sekadar mempertahankan penghargaan, melainkan menjaga kualitas pengelolaan lingkungan ketika aktivitas tambang terus berjalan.
Poin Penting
- Berau Coal Site Lati dan Site Binungan meraih PROPER Hijau Nasional.
- PROPER menilai berbagai aspek pengelolaan lingkungan perusahaan.
- Penilaian mencakup air limbah, emisi, lahan, limbah B3, B3, dan sampah.
- Rekam kinerja Berau Coal sebelumnya juga mencakup PROPER Emas dan Hijau.
- Program reklamasi dan revegetasi menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan.
- Regulasi PROPER diperbarui melalui PermenLH/BPLH Nomor 7 Tahun 2025.
Insight Redaksi:Predikat Hijau penting, tetapi ukurannya bukan sekadar piagam. Bagi bubuhan Berau, yang paling terasa adalah konsistensi pengelolaan lahan, air, limbah, dan dampaknya bagi lingkungan sekitar. PROPER harus menjadi pemacu perbaikan nyata, bukan sekadar target tahunan,Capaian ini layak dikawal melalui transparansi data lingkungan, pemantauan reklamasi, serta komunikasi rutin perusahaan dengan masyarakat sekitar tambang.
Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin paham bagaimana kinerja lingkungan perusahaan tambang dinilai.
Selalu update info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu PROPER?
PROPER adalah program pemerintah untuk menilai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
2. Site Berau Coal mana yang meraih Hijau?
Site Lati dan Site Binungan meraih predikat Hijau PROPER Nasional terbaru di Berau.
3. Apa saja yang dinilai dalam PROPER?
Penilaian mencakup pengelolaan air limbah, emisi udara, lahan, limbah B3, B3, dan sampah.
4. Apakah predikat Hijau merupakan peringkat tertinggi?
Bukan. Dalam kategori PROPER, Emas berada di atas Hijau.
5. Apakah Berau Coal memiliki program reklamasi?
Ya. Laporan tahunan 2024 mencatat reklamasi mencapai 1.315 hektare, sedangkan pada 2026 perusahaan juga melaporkan revegetasi 24,6 hektare di Site Gurimbang.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "BerauPost", dengan judul "Berau Coal Raih Predikat Hijau Propernas, Wujud Komitmen Pengelolaan Lingkungan",oleh penulis Nurismi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post