Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Ribuan Jemaah Padati Islamic Center, Ini Pesan Hijrah Ustaz Abdul Somad untuk Warga Balikpapan

AdminBTV • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:49 WIB
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar tablig akbar dan refleksi bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. (BTV/AI)
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar tablig akbar dan refleksi bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Pemerintah Kota Balikpapan memperingati Tahun Baru Islam melalui tablig akbar dan refleksi bersama

Ikhtisar: Tablig akbar 1 Muharam di Balikpapan menjadi ajakan memperkuat nilai keagamaan, membangun karakter, serta mengamalkan makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Balikpapan menggelar tablig akbar memperingati 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Balikpapan Islamic Center dengan menghadirkan Ustaz Abdul Somad. Kegiatan yang diikuti ribuan jemaah itu menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai keislaman bagi masyarakat.

Momentum tahun baru Islam bukan sekadar pergantian kalender hijriah. Ada pesan yang layak dibawa pulang untuk kehidupan sehari-hari. Simak sampai akhir, Ces!

Baca Juga: Parkir Liar Samping Balikpapan Plaza Makin Padat, Ganggu Lalu Lintas Tampak Pembiaran Petugas

Apa makna tablig akbar 1 Muharam bagi masyarakat Balikpapan?

Ribuan jemaah memenuhi Masjid Balikpapan Islamic Center untuk mengikuti tablig akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kota Balikpapan. Kegiatan ini juga dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Peringatan tahun baru Islam kali ini dikemas sebagai momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mengajak masyarakat melakukan refleksi diri. Di tengah aktivitas dan tantangan kehidupan, Muharam menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana.

Pemerintah Kota Balikpapan menghadirkan Ustaz Abdul Somad sebagai penceramah utama. Tausiah yang disampaikan berfokus pada makna hijrah yang relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat masa kini.

Bagi umat Islam, 1 Muharam memang memiliki makna penting karena menjadi awal tahun dalam kalender Hijriah. Momen tersebut lazim dimanfaatkan sebagai waktu mengevaluasi perjalanan hidup sekaligus memperbarui komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Mengapa hijrah dimaknai sebagai perubahan sikap, bukan sekadar perpindahan?

Dalam tausiahnya, Ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa makna hijrah jauh melampaui perpindahan tempat. Esensinya berada pada perubahan perilaku dan peningkatan kualitas keimanan.

"Hijrah bukan hanya perpindahan tempat melainkan perubahan sikap dan perilaku dengan meninggalkan larangan agama serta meningkatkan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa taala."

Pesan tersebut menjadi inti dari peringatan 1 Muharam tahun ini. Hijrah dipahami sebagai proses memperbaiki diri secara berkelanjutan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai hijrah juga mengajarkan pentingnya meninggalkan kebiasaan yang kurang baik dan menggantinya dengan perilaku yang membawa manfaat, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Pesan itu dinilai relevan dalam kehidupan modern ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perubahan gaya hidup yang berlangsung cepat.

Apa harapan Pemerintah Kota Balikpapan melalui peringatan Tahun Baru Islam?

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan bahwa peringatan tahun baru Islam bukan sekadar kegiatan seremonial. Pemerintah berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari perjalanan Rasulullah SAW sebagai pedoman menjalani kehidupan.

Menurut Rahmad Mas'ud, semangat hijrah dapat menjadi bekal menghadapi berbagai tantangan tanpa kehilangan optimisme.

"Kegiatan ini adalah wujud dari memang kepedulian kita untuk refleksi untuk menyambut di bulan Muharam. Tentunya kita mendatangkan Ustaz Abdul Somad yaitu untuk memberikan tausiah... mencontoh salat Rasulullah, perjalanan hidup beliau, hikmah yang bisa kita ambil dalam perjalanan kehidupan kita. Jadi jangan pernah kita mengeluh ya, jangan pernah kita putus asa."

Melalui pesan tersebut, pemerintah mengajak masyarakat agar terus bekerja keras, menjaga semangat, serta membangun karakter yang tangguh dalam menghadapi perubahan.

Rahmad Mas'ud juga menekankan bahwa teladan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan membangun kehidupan yang harmonis sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Balikpapan.

Semangat kebersamaan dinilai menjadi modal penting bagi kota yang terus berkembang, terlebih Balikpapan memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Turnamen LPM Sepinggan Baru Cup Jadi Ajang Mencetak Bibit Pesepak Bola Muda Balikpapan

Bagaimana semangat hijrah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Makna hijrah akan terasa apabila diwujudkan melalui tindakan nyata. Pemerintah Kota Balikpapan berharap nilai tersebut tidak berhenti sebagai tema ceramah, melainkan menjadi kebiasaan yang terus dipraktikkan masyarakat.

Perubahan dapat dimulai dari lingkungan paling dekat, seperti keluarga, tempat kerja, hingga kehidupan bermasyarakat. Sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial menjadi bagian dari implementasi nilai hijrah.

Momentum Muharam juga menjadi kesempatan mengevaluasi kebiasaan yang selama ini dijalani. Refleksi tersebut membantu seseorang menentukan langkah yang lebih baik pada masa mendatang.

Beberapa langkah sederhana mengamalkan semangat hijrah dalam keseharian:

  1. Mengevaluasi kebiasaan yang kurang membawa manfaat.
  2. Memperkuat ibadah sesuai tuntunan agama.
  3. Menjaga sikap optimistis ketika menghadapi tantangan.
  4. Membangun hubungan yang harmonis dengan keluarga dan masyarakat.
  5. Berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan sekitar.

Melalui tablig akbar ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap nilai hijrah benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat, bukan hanya menjadi tema yang diperingati setiap pergantian tahun Hijriah.

Baca Juga: Baru Pertama Kali Urus e-KTP? Yuk Simak Syarat, Proses, dan Tips 2026 agar Cepat Selesai

Poin Penting:

Insight Redaksi: Momentum 1 Muharam di Balikpapan memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan juga dapat menjadi ruang memperkuat karakter sosial masyarakat. Pesan hijrah yang disampaikan kali ini Kada berhenti pada aspek ibadah, tetapi juga menyentuh semangat bekerja, menjaga persatuan, dan menghadapi tantangan dengan optimisme. Nilai seperti ini relevan bagi kota yang terus berkembang. Kaitu pang yang layak dijaga bersama, Ces. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang memahami makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Selalu ikuti perkembangan informasi yang relevan dan dekat dengan kehidupan masyarakat hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana tablig akbar 1 Muharam 1448 Hijriah digelar?
Di Masjid Balikpapan Islamic Center, Kota Balikpapan.

2. Siapa penceramah dalam kegiatan tersebut?
Ustaz Abdul Somad memberikan tausiah mengenai makna hijrah.

3. Apa pesan utama Ustaz Abdul Somad?
Hijrah merupakan perubahan sikap dan perilaku dengan meninggalkan larangan agama serta meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.

4. Apa harapan Pemerintah Kota Balikpapan melalui kegiatan ini?
Agar masyarakat mengimplementasikan nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat karakter dan persatuan.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media YouTube Pemerintah Kota Balikpapan, dengan judul "Tablig Akbar 1 Muharam 1448 Hijriah", oleh penulis Tim Dokumentasi Pemerintah Kota Balikpapan. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id. YT: Balikpapantv_Official

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for update
Editor : Arya Kusuma
#Masjid Balikpapan Islamic Center #Tablig Akbar 1 Muharam 1448 Hijriah #rahmad mas'ud