Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Developer Pailit, Perumahan Terlantar! Warga Borneo Paradiso Ngadu ke DPRD Desak Pengambilalihan PSU dan Kepastian Sertipikat Warga

Arya Kusuma • Senin, 8 Juni 2026 | 17:14 WIB
Warga Borneo Paradiso saat menyampaikan keluhan terkait PSU dan sertipikat rumah kepada DPRD Balikpapan.
Warga Borneo Paradiso saat menyampaikan keluhan terkait PSU dan sertipikat rumah kepada DPRD Balikpapan.

Durasi Baca: 4 Menit

Topik: Warga Perumahan Borneo Paradiso meminta percepatan pengambilalihan PSU dan kepastian hak kepemilikan rumah pasca pailitnya pengembang.

Ikhtisar: Warga Perumahan Borneo Paradiso Balikpapan mengadukan persoalan PSU yang belum diserahkan ke pemerintah serta ketidakjelasan dokumen kepemilikan rumah akibat pailitnya pengembang. DPRD Balikpapan dan Disperkim menyatakan siap mengawal penyelesaian masalah tersebut.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Nasib ratusan keluarga di Perumahan Borneo Paradiso kini berada dalam ketidakpastian setelah pengembangnya, PT Cowell Development, diputus pailit. Warga yang selama ini menempati kawasan tersebut harus menghadapi persoalan infrastruktur hingga status kepemilikan rumah yang belum tuntas.

Persoalannya kada cuma soal jalan rusak atau lampu jalan yang kurang terawat. Ada juga urusan sertipikat dan dokumen rumah yang membuat banyak warga masih menunggu kepastian. Simak terus ulasannya sampai habis, supaya makin paham duduk persoalannya Ces!

Mengapa Warga Borneo Paradiso Mengadu ke DPRD Balikpapan?

Warga RT 60 Sepinggan mendatangi Komisi III DPRD Balikpapan karena merasa harus menanggung beban pengelolaan lingkungan yang semestinya menjadi tanggung jawab pengembang. Kondisi itu berlangsung setelah PT Cowell Development mengalami pailit.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H Yusri, menjelaskan bahwa keluhan warga mencakup perbaikan jalan, penerangan jalan umum, hingga persoalan hukum terkait status kepemilikan rumah yang belum memiliki kejelasan dokumen.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru 2026, DPRD Balikpapan Dorong Pendampingan Siswa Bermasalah Akademik.

Apa Dampak Pailitnya Pengembang bagi Penghuni Perumahan?

Pailitnya pengembang membuat sejumlah fasilitas lingkungan belum terselesaikan dan belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Akibatnya, warga harus mengelola berbagai kebutuhan lingkungan secara mandiri.

Sekretaris RT 60, Wiji Winarko, menyampaikan bahwa kondisi tersebut cukup memberatkan. Warga menilai tidak ada lagi pihak pengembang yang bertanggung jawab terhadap kebutuhan dasar kawasan perumahan.

Sejauh Mana Proses Pengambilalihan PSU oleh Pemkot Balikpapan?

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Balikpapan menyatakan proses pengambilalihan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) sedang berjalan sesuai tahapan yang berlaku.

Kabid PSU Disperkim Balikpapan, Edy Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengumuman publik dengan tenggat waktu 30 hari. Disperkim juga telah bertemu kurator di Jakarta untuk memastikan posisi pengelolaan kawasan perumahan pasca pailit.

Menurut Edy, kurator telah menandatangani berita acara dan mendukung proses pengambilalihan PSU oleh pemerintah daerah sesuai mekanisme yang berlaku.

Mengapa Status PSU Menjadi Persoalan Penting?

Status PSU menjadi kunci karena tanpa penyerahan resmi kepada pemerintah, bantuan maupun pengelolaan fasilitas umum oleh Pemkot tidak dapat dilakukan.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan dari PDIP, H Haris, menegaskan bahwa percepatan proses PSU sangat penting agar pemerintah memiliki dasar hukum untuk melakukan penanganan dan pemeliharaan fasilitas yang dibutuhkan warga.

Tanpa kejelasan status tersebut, berbagai kebutuhan lingkungan berpotensi terus tertunda meski warga sudah lama menempati kawasan perumahan.

Baca Juga: Churrasco Night Four Points Balikpapan Hadirkan Sensasi Barbecue Brasil.

Bagaimana Nasib Sertipikat Rumah Warga yang Masih Bermasalah?

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah status rumah-rumah yang telah dibeli warga namun masih terkait dengan objek sita hak tanggungan.

Dari hampir 1.000 unit yang terbangun, sekitar 250 unit rumah yang telah terjual, baik secara tunai maupun kredit, masih menghadapi masalah sertipikat kepemilikan. Sebagian di antaranya masuk dalam objek sita hak tanggungan Cowell Development Tbk pada PT Euro Tanada.

Bahkan, terdapat 13 sertipikat HGB yang menjadi objek sita dan lima di antaranya mencakup area PSU perumahan.

Apa Komitmen DPRD Balikpapan untuk Warga Paradiso?

Seluruh anggota Komisi III DPRD Balikpapan menyatakan dukungan terhadap upaya penyelesaian masalah yang dihadapi warga.

Politisi Hanura, Syarifuddin Oddang, menilai persoalan hak warga yang telah memenuhi kewajiban pembayaran perlu mendapat perhatian serius. Sementara Wahyullah Bandung menyatakan siap memberikan pendampingan melalui lembaga bantuan hukum yang dimilikinya.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H Yusri, juga menegaskan bahwa DPRD siap mengawal proses penyelesaian baik melalui mekanisme kelembagaan maupun berbagai program yang memungkinkan membantu kebutuhan warga.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Persoalan yang terjadi di Borneo Paradiso menunjukkan bahwa dampak pailit pengembang tidak berhenti pada aspek bisnis semata. Warga yang sudah menempati rumah bertahun-tahun justru menjadi pihak yang paling merasakan konsekuensinya. Bagi Balikpapan yang terus berkembang sebagai kota penyangga IKN, kepastian status PSU dan perlindungan hak konsumen perumahan menjadi pekerjaan penting. Warga menunggu solusi nyata, bukan sekadar proses yang berlarut-larut. Nah, itu sudah yang paling diharapkan warga saat ini.

Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak warga yang memahami perkembangan penyelesaian persoalan Perumahan Borneo Paradiso dan hak-hak yang masih diperjuangkan.

Masalah PSU, sertipikat, hingga kepastian hak warga masih terus berproses. Ikuti perkembangan terbarunya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa warga Borneo Paradiso mendatangi DPRD Balikpapan?
Untuk menyampaikan persoalan PSU, fasilitas lingkungan, dan status kepemilikan rumah pasca pailitnya pengembang.

2. Siapa pengembang Perumahan Borneo Paradiso?
PT Cowell Development.

3. Apa itu PSU perumahan?
Prasarana, Sarana, dan Utilitas yang menjadi fasilitas pendukung lingkungan perumahan.

4. Apakah Pemkot Balikpapan sudah mengambil alih PSU?
Proses pengambilalihan sedang berjalan dan masih melalui tahapan yang ditetapkan.

5. Berapa jumlah rumah yang bermasalah terkait sertipikat?
Sekitar 250 unit rumah yang sudah terjual dilaporkan menghadapi persoalan sertipikat kepemilikan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Pengambilalihan PSU #Sertipikat Warga #komisi III dprd balikpapan #Borneo Paradiso