Balikpapan TV - Hai Cess! Revitalisasi Pasar Segiri di Samarinda kembali naik ke permukaan. Langkah ini jadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas distribusi pangan Kota Tepian yang selama ini bertumpu pada Pasar Segiri.
Yuk lanjut baca, biar kamu tahu ke mana arah masa depan salah satu pasar paling sibuk di Samarinda ini, Cess!
Bagaimana Status Rencana Revitalisasi Pasar Segiri Sekarang?
Pemkot memastikan konsep revitalisasi jalan terus, meski efisiensi anggaran bikin semua langkah harus superhati-hati. DED disebut sudah matang dan tinggal tunggu pembiayaan yang sesuai realita keuangan daerah.
Seluruh agenda tetap berproses, mulai dari konsep besar, penataan interior, sampai proyeksi kebutuhan ruang bagi pedagang agar tetap produktif selama masa pembangunan.
Kenapa Relokasi Pedagang Belum Diputuskan?
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Samarinda, Marnabas Patiroy, menegaskan belum ada persetujuan resmi pindahan pedagang ke eks Bandara Temindung. Semua masih menyesuaikan kondisi anggaran.
“Belum. Kami sekarang semua bergerak, dalam posisi efisiensi. Tapi kami tetap mencari jalur lain. Mudah-mudahan pemerintah pusat bisa bantu lewat kementerian perdagangan. Ada Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik di sana, siapa tahu nanti bisa dibantu,” ujarnya.
Baca Juga: Sabu 1 Kg Disita di Samarinda! Polda Kaltim Bongkar Modus Jaringan Luar Negeri
Ke Mana Saja Lokasi Relokasi Alternatif yang Lagi Dibahas?
Rencana relokasi mempertimbangkan ritme pasar basah yang hidup 24 jam dan aktivitas distribusi yang besar. Pilihan yang dibahas mulai dari Segiri 2 di Jalan DI Panjaitan hingga beberapa lokasi alternatif yang masih dipelajari.
“Dilihat nanti pedagang dipindahkan ke mana. Bisa ke Segiri 2… atau alternatif lain yang lagi dipertimbangkan,” tambah Marnabas.
Berapa Estimasi Anggaran Revitalisasi Saat Ini?
Revitalisasi masih diusulkan masuk APBD 2026. Disdag sempat menilai anggaran bisa tembus Rp300 miliar. Namun Pemkot ingin menekan angka itu menjadi sekitar Rp200 miliar.
“Sedang direvisi lagi. Masih di atas 200 miliar. Targetnya 200 miliar. Kami harus pintar-pintar. Walau APBD terbatas, pemkot punya banyak cara dan optimistis,” tutup Marnabas.
Dari Mana Sumber Dana untuk Revitalisasi Ini?
Pemkot masih membuka banyak skema pembiayaan, termasuk bantuan pusat bila memungkinkan. Apalagi melihat proyeksi transfer ke daerah pada 2026 yang diprediksi ketat.
Marnabas menyebut perencanaan harus punya banyak alternatif agar pembangunan tetap jalan tanpa melanggar ketentuan fiskal.
Seperti Apa Gambaran Desain Pasar Segiri yang Baru?
Desain baru akan lebih tertata dan modern, tapi tetap mempertahankan karakter pasar rakyat yang akrab dengan kebutuhan bapokting. Modelnya tidak mengarah semi-mal seperti Pasar Pagi.
“Desainnya tetap bagus… Tapi beda dengan Pasar Pagi. Ini pasar rakyat, dominan untuk kebutuhan bapokting,” jelasnya.
Revitalisasi Pasar Segiri tetap lanjut meski kondisi fiskal Samarinda lagi disesuaikan. DED sudah matang, lokasi relokasi pedagang masih dikaji, dan pendanaan dibuka lewat berbagai opsi termasuk bantuan pemerintah pusat.
Yuk, sebarkan info ini, biar makin banyak warga yang tau progres revitalisasi Pasar Segiri yang jadi nadi distribusi pangan Kota Tepian, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Kapan relokasi pedagang akan diputuskan?
Masih dalam tahap kajian sambil menyesuaikan kondisi anggaran daerah.
2. Apakah desain baru akan mengubah karakter pasar?
Tidak. Pasar baru tetap bernuansa rakyat, hanya lebih rapi dan teratur.
3. Benarkah anggaran disiapkan sebesar 200 miliar?
Targetnya memang diarahkan ke angka itu, namun masih dalam proses revisi.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.