Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belanja Pakaian Warga Samarinda Melambat, Pasokan Bahan Pokok Jadi Perhatian

R
Penulis: Riafandi❯
Ilustrasi Daya beli warga Samarinda melemah pada barang konsumtif akibat berkurangnya perputaran uang, sementara pasokan dan harga pangan terus dipantau
Ilustrasi Daya beli warga Samarinda melemah pada barang konsumtif akibat berkurangnya perputaran uang, sementara pasokan dan harga pangan terus dipantau

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Daya beli warga Samarinda melemah pada barang konsumtif seiring berkurangnya perputaran uang, sementara pemkot menjaga pasokan dan kestabilan harga kebutuhan pokok.

 

Advertisement

Balikpapan TV – Hai Ces! Daya beli masyarakat Samarinda mulai menunjukkan pelemahan, terutama untuk barang yang bukan kebutuhan utama seperti pakaian. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menilai berkurangnya transfer ke daerah (TKD) ikut memengaruhi perputaran uang dan aktivitas belanja masyarakat.

Meski begitu, kondisi belanja kebutuhan pokok disebut masih relatif stabil. Pemkot kini terus memantau harga dan ketersediaan bahan pangan sekaligus memperkuat kerja sama perdagangan antardaerah agar pasokan tetap terjaga.

Kondisi ini menjadi perhatian karena perubahan daya beli dapat berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari. Di sisi lain, ketersediaan bahan pokok juga perlu dijaga agar gangguan pasokan tidak berujung pada kenaikan harga yang membebani pengeluaran rumah tangga.

Perputaran Uang Menyusut, Barang Konsumtif Mulai Terdampak

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan pelemahan daya beli masyarakat merupakan kondisi ekonomi yang perlu dicermati pemerintah.

Menurut Marnabas, berkurangnya transfer ke daerah turut memengaruhi perputaran uang di Samarinda. Dampaknya lebih terasa pada pembelian barang konsumtif dibandingkan kebutuhan pokok.

“Memang daya beli masyarakat lumayan menurun. Kondisi kita kan, karena TKD menurun itu perputaran uang juga semakin berkurang,” kata Marnabas, dikutip dari Sapos.

Ia menjelaskan, barang seperti baju dan pakaian mulai mengalami penurunan permintaan. Sementara itu, belanja bahan pokok dinilai masih berjalan seperti biasa dan belum menunjukkan penurunan serupa.

Advertisement
Editor : Arya Kusuma
Sumber : sapos.co.id
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Balikpapan TelevisiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pasokan Ayam hingga Daging Kaltim Dipantau, KPPU Petakan Distributor Se-Kalimantan

Pasokan Ayam hingga Daging Kaltim Dipantau, KPPU Petakan Distributor Se-Kalimantan

Pasokan komoditas Kaltim masih aman. KPPU pantau harga, distribusi, dan distributor untuk cegah gangguan pasar, Ces!

Waduk Lempake Surut, Air Waduk Dayung Disiapkan untuk Jaga Pasokan Samarinda

Waduk Lempake Surut, Air Waduk Dayung Disiapkan untuk Jaga Pasokan Samarinda

Air baku Samarinda tertekan kemarau. Waduk Dayung disiapkan sebagai penyangga, void tambang ikut dikaji. Ces!

Pemadaman Listrik Kaltim Berulang, Gangguan Pembangkit dan Pasokan Batu Bara Disorot

Pemadaman Listrik Kaltim Berulang, Gangguan Pembangkit dan Pasokan Batu Bara Disorot

Pemadaman listrik Kaltim berulang, empat pembangkit terganggu dan rantai pasok batu bara ikut disorot. Ces!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer