
Durasi Baca: 5 Menit
Ikhtisar: Karhutla Samarinda mencapai 152 kejadian, kualitas udara memburuk, sementara risiko ISPA dan paparan asap meningkat.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kebakaran hutan dan lahan di Samarinda mencapai 152 kejadian hingga Senin (7/9/2026), dengan area terbakar 275,21 hektare dan kualitas udara yang memburuk.
Bukan cuma soal lahan yang terbakar. Asap mulai menjadi persoalan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan yang masih harus beraktivitas saat siang hingga sore, Ces!
Karhutla Samarinda Sudah Membakar 275,21 Hektare
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda menunjukkan karhutla terus muncul di sejumlah kecamatan.
Hingga Senin sore, tercatat 152 kejadian dengan total luasan lahan terbakar mencapai 275,21 hektare.
Kawasan Bantuas menjadi wilayah dengan frekuensi kejadian tertinggi, yakni 16 kali. Berikutnya ada Simpang Pasir, Pulau Atas dan Makroman.
Samarinda Utara dan Sambutan juga termasuk wilayah yang cukup sering menghadapi kebakaran lahan. Kondisi ini membuat pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan petugas pemadam ketika api sudah muncul.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda Suwarso menekankan pentingnya keterlibatan ketua RT, lurah dan camat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




