SPMB 2027 Samarinda: DPRD Soroti Mutasi Domisili dan Dorong Mitigasi Sejak SD

DPRD Samarinda mendorong mitigasi mutasi domisili sejak siswa kelas lima SD
Ikhtisar: DPRD Samarinda menilai perpindahan domisili perlu diantisipasi agar seleksi SPMB berlangsung adil.
Balikpapan TV - Hai Ces! DPRD Kota Samarinda mengevaluasi pelaksanaan SPMB SD dan SMP bersama tim satuan tugas, dengan perhatian khusus pada perpindahan domisili serta perubahan Kartu Keluarga yang berpotensi memengaruhi persaingan jalur domisili.
Langkah antisipasi perlu disiapkan sejak awal agar hak warga berpindah tetap terlindungi, sekaligus menjaga kesempatan murid yang memang sudah lama tinggal di sekitar sekolah, Ces!
Mengapa mutasi domisili menjadi perhatian dalam SPMB 2027?
Persoalan mutasi domisili muncul dalam evaluasi pelaksanaan SPMB di Samarinda. DPRD Kota Samarinda bersama tim satuan tugas menerima laporan mengenai perubahan data kependudukan selama proses penerimaan murid berlangsung.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohamad Novan Syahronny Pasie, menyebut evaluasi melibatkan sejumlah perangkat daerah, termasuk Inspektorat, Diskominfo, dan Disdukcapil.
Menurut Novan, Disdukcapil melaporkan adanya mutasi kependudukan, baik perpindahan lokal maupun perpindahan dari luar Samarinda. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu bahan evaluasi untuk pelaksanaan SPMB berikutnya.
Perpindahan tempat tinggal sendiri merupakan hak masyarakat selama seluruh persyaratan administrasi terpenuhi. Persoalannya muncul ketika perubahan domisili berkaitan dengan persaingan pada jalur domisili SPMB.
Bagaimana mutasi KK dapat memengaruhi seleksi jalur domisili?
Dalam pelaksanaan SPMB Samarinda 2026, jalur domisili menjadi salah satu dari empat jalur penerimaan bersama afirmasi, prestasi, dan mutasi. Pemerintah Kota Samarinda juga mensyaratkan data kependudukan yang valid dalam proses pendaftaran.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




