
Durasi Baca: 5 Menit
Ikhtisar: Sembilan hotspot di Mahulu telah padam, tetapi BPBD tetap waspada karena titik api baru berpotensi muncul di tengah aktivitas pembukaan lahan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Sembilan titik panas atau hotspot yang terpantau di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, hingga Selasa malam, 1 September 2026, telah dinyatakan padam pada Rabu pagi.
Meski begitu, kondisi tersebut belum membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu menurunkan kewaspadaan. Pemantauan berikutnya justru menemukan satu titik panas baru di wilayah Kecamatan Long Bagun yang masih ditindaklanjuti petugas.
Kondisi ini menunjukkan bahwa padamnya hotspot tidak otomatis berarti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah berakhir. Terlebih, aktivitas pembukaan lahan masyarakat masih berlangsung di tengah kondisi kering.
Sembilan Hotspot Mahulu Berhasil Padam
Kalaksa BPBD Mahulu Agus Darmawan mengatakan, pemantauan hingga pukul 24.00 Wita pada Selasa, 1 September, mendeteksi sembilan hotspot di wilayah Mahulu.
Pada Rabu pagi, seluruh sembilan titik tersebut sudah tidak lagi aktif.
“Pantauan titik hotspot di Mahakam Ulu jam 24 tadi malam itu sembilan. Dan sembilan per pagi ini sudah padam semua.”
Namun, pada pemantauan pagi kembali muncul satu titik yang terdeteksi melalui aplikasi Sipongi. Lokasinya berada di Long Bagun dan masih diperiksa untuk memastikan kondisi di lapangan.
Artinya, angka hotspot yang sempat turun masih dapat kembali berubah. Pemantauan harus terus dilakukan karena kemunculan titik panas baru dapat terjadi setelah hotspot sebelumnya berhasil ditangani.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




