
Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kukar menegaskan pentingnya teknologi, inovasi, akhlak, dan kemandirian pesantren.
Balikpapan TV - Hai Ces! Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono mengajak santri menguasai teknologi dan menjaga akhlak demi menghadapi tantangan Indonesia menuju 2045.
Ribuan santri punya peluang berkontribusi di berbagai bidang, bukan hanya pendidikan agama. Pesan Sunggono dalam peringatan Hari Santri Nasional ini menarik disimak, terutama soal kesiapan generasi muda menghadapi perubahan zaman.
Baca Juga: Dari Open Mic ke Simpang Odah Etam, Stand Up Comedy Tenggarong Mulai Dilirik Dispar Kukar
Ribuan Santri Kukar Ikuti Peringatan Hari Santri Nasional
Lebih dari 3.000 peserta dari berbagai pondok pesantren mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (22/10/2026).
Sekda Kukar Sunggono menghadiri kegiatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tamu undangan, serta peserta dari berbagai pesantren.
Peringatan ini mengangkat peran santri dalam membangun bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia.
Mengapa Santri Perlu Menguasai Teknologi?
Sunggono menegaskan, bekal ilmu agama perlu berjalan beriringan dengan kemampuan memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




