Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Motorola Moto Book 60 Hadir sebagai Laptop Perdana dengan Desain Premium

AdminBTV • Kamis, 15 Januari 2026 | 13:03 WIB

Motorola Moto Book 60 tampil dengan desain premium dan warna Pantone elegan.
Motorola Moto Book 60 tampil dengan desain premium dan warna Pantone elegan.

Ikhtisar: Motorola resmi masuk pasar laptop lewat Moto Book 60 dengan desain premium, layar OLED tajam, dan ekosistem pintar produktif.

Balikpapan TV - Hai Cess! Motorola akhirnya buka langkah baru. Bukan ponsel, bukan tablet, tapi laptop. Lewat Moto Book 60, Motorola resmi memasuki pasar laptop dengan membawa pendekatan yang familiar namun segar: desain premium, performa kencang, dan ekosistem pintar yang saling terhubung.

Langkah ini langsung menarik perhatian, karena Moto Book 60 datang sebagai laptop pertama Motorola yang fokus ke produktivitas modern. Mulai dari layar OLED 2.8K 120Hz, prosesor Intel Core Ultra 5 dan 7, hingga fitur AI yang menyatu dengan perangkat Motorola lain. Nah, biar makin paham arah langkah Motorola kali ini, lanjut baca sampai tuntas Cess!

Baca Juga: Rekomendasi PC dan Laptop Andal untuk Produksi Desain Cetak Panduan Memilih Komputer Desain Grafis untuk Percetakan Modern

Apa yang membuat Moto Book 60 jadi langkah berani Motorola?

Moto Book 60 bukan sekadar produk perdana, tapi penanda keseriusan Motorola di pasar laptop. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara gaya dan fungsi dalam satu bodi yang ringkas dan modern. Dengan bobot sekitar 1,4 kilogram dan pilihan warna Pantone seperti Bronze Green dan Wedgewood, kesan premium langsung terasa sejak pertama dilihat.

Pendekatan ini terasa relevan dengan kebutuhan pengguna muda yang ingin perangkat kerja tampil rapi namun tetap praktis. Motorola juga menegaskan fokus ke produktivitas harian, bukan sekadar performa mentah. Kombinasi desain dan spesifikasi ini membuat Moto Book 60 tampil percaya diri di segmen harga terjangkau.

Masuknya Motorola ke pasar laptop juga menunjukkan perluasan ekosistem. Setelah lama dikenal di dunia ponsel, kini satu lini perangkat kerja mulai dibangun. Ya’kalo melihat arahnya, pahamlah ikam, ini bukan langkah coba-coba.

Bagaimana kualitas layar dan visual yang ditawarkan Moto Book 60?

Layar menjadi salah satu daya tarik utama Moto Book 60. Laptop ini dibekali panel OLED 14 inci dengan resolusi 2.8K atau 2880x1800 piksel. Refresh rate 120Hz membuat tampilan terasa halus, baik saat bekerja maupun menikmati konten visual.

Dukungan Dolby Vision, tingkat kecerahan hingga 500 nits, serta cakupan warna 100 persen DCI-P3 memberi pengalaman visual yang imersif. Detail terlihat tajam, warna hidup, dan nyaman untuk penggunaan lama. Pendekatan ini jelas menyasar pengguna yang peduli kualitas layar dalam aktivitas produktif.

Untuk bubuhan yang sering berkutat dengan presentasi, konten visual, atau kerja multitasking, layar ini memberi nilai tambah nyata. Bukan sekadar cantik di angka, tapi terasa di penggunaan harian.

Seberapa kencang performa dan fitur pintar di dalamnya?

Di sektor performa, Moto Book 60 mengandalkan Intel Core 5 210H atau Intel Core 7 240H generasi terbaru. Dipadukan dengan RAM DDR5 hingga 32GB dan SSD PCIe 4.0 sampai 1TB, laptop ini dirancang untuk kerja intensif tanpa hambatan berarti.

Motorola juga menyematkan fitur AI dan ekosistem pintar. Smart Connect memungkinkan transfer file antar perangkat Motorola seperti ponsel dan tablet secara praktis.

Ada juga Smart Clipboard yang membantu produktivitas lintas perangkat, jadi kerja terasa lebih mengalir.

Pendekatan ini membuat Moto Book 60 bukan cuma berdiri sendiri, tapi menjadi bagian dari sistem kerja yang terhubung. Nah’ itu sudah, kerja cepat, pindah file tanpa ribet, produktivitas jalan terus.

Tips singkat memaksimalkan fitur pintar Moto Book 60:

  1. Aktifkan Smart Connect untuk mempercepat perpindahan file antar perangkat.

  2. Manfaatkan Smart Clipboard saat kerja multitasking lintas layar.

  3. Gunakan Windows Hello lewat kamera IR untuk akses cepat dan aman.

Siapa target pengguna dan bagaimana ketersediaannya?

Moto Book 60 pertama kali diluncurkan di India pada April 2025. Pasar ini dipilih karena kebutuhan laptop produktif dengan harga terjangkau terus meningkat. Harga mulai sekitar Rs 61.999 atau setara Rp13 jutaan untuk varian Intel Core 5, menjadikannya cukup kompetitif di kelasnya.

Laptop ini tersedia melalui situs resmi Motorola, Flipkart, serta toko offline di India. Motorola juga menekankan ketahanan dengan sertifikasi MIL-STD-810H, serta konektivitas modern seperti Wi-Fi 7 dan Dolby Atmos untuk pengalaman multimedia.

Untuk kawalan yang mencari laptop seimbang antara tampilan, performa, dan ekosistem pintar, Moto Book 60 menawarkan pendekatan yang rasional dan relevan di kelasnya.

Insight: Moto Book 60 memperlihatkan arah baru Motorola dalam membangun ekosistem kerja modern. Perpaduan desain premium, layar OLED berkualitas, performa Intel Core terbaru, dan fitur AI lintas perangkat memberi nilai praktis untuk pelajar dan profesional muda. Bagi pembaca Balikpapan, kehadiran laptop ini membuka gambaran bagaimana perangkat kerja ke depan makin terhubung dan efisien.

Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang paham arah tren laptop produktif saat ini Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' (KHOIRUL)

FAQ

Apa itu Moto Book 60?
Moto Book 60 adalah laptop pertama Motorola yang mengusung desain premium dan fitur ekosistem pintar.

Apa keunggulan utama Moto Book 60?
Layar OLED 2.8K 120Hz, prosesor Intel Core terbaru, dan fitur Smart Connect antar perangkat.

Di mana Moto Book 60 tersedia saat ini?
Moto Book 60 diluncurkan pertama di India melalui kanal online dan toko offline resmi.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Laptop OLED #Motorola #Moto Book 60