Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Waspada! 7 Merek Beras Premium di Kaltim Ini Tidak Memenuhi Standar Mutu, Ditemukan Beredar di Pasaran Samarinda dan Balikpapan!

Rizkiyan Akbar • Selasa, 5 Agustus 2025 | 07:40 WIB

Memang Beda!
Memang Beda!

Balikpapantv.id - Hai Cess! Kamu masih percaya semua beras premium itu kualitasnya selalu top? Eits, jangan buru-buru!

Baru-baru ini DPPKUKM Kaltim menemukan fakta mencengangkan soal beras yang beredar di pasaran Samarinda dan Balikpapan. Yuk, simak temuan lengkapnya!

DPPKUKM Ungkap Fakta Mengejutkan dari Uji Mutu Beras

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim baru aja merilis hasil pengawasan mutu beras premium di Kaltim.

Kepala DPPKUKM, Heni Purwaningsih, menyampaikan bahwa dari 17 sampel yang dikumpulkan, baru 7 yang hasil uji mutunya keluar. 

“Kami mengambil 17 sampel beras di Samarinda dan Balikpapan. Tapi, baru tujuh yang keluar hasil ujinya,” jelas Heni saat konferensi pers, Senin siang, 4 Agustus 2025.

7 Merek, Banyak Masalah Mutu

7 merek yang diuji antara lain: Bondy, Putri Koki, Ikan Sembilang, Raja Lele, Sedap Wangi, Berlian Batu Mulia, dan 35 Rahma. Hasilnya? Tidak satupun dari merek tersebut memenuhi standar mutu beras premium, Cess!

Mulai dari butir patah, menir berlebihan, kadar kapur tinggi, hingga warna bulir beras yang menguning. Semua itu membuat produk-produk tersebut tidak layak menyandang label premium.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Menghantam Sentra Kuliner Gubah di Gunung Bahagia Balikpapan, Begini Kronologi dan Dugaan Penyebab Kejadian Tersebut!

Contoh Konkret: Kasus Beras Sedap Wangi

Sebagai contoh, Heni menyebut merek Sedap Wangi. "Merek beras premium itu bermasalah dari ukuran butir kepala, ada yang patah, hingga bulir beras berwarna kuning," ungkapnya.

Ini jelas bertolak belakang dengan ekspektasi konsumen yang rela merogoh kocek lebih untuk kualitas!

Harga Tak Sesuai HET, Siapa yang Diuntungkan?

Temuan lain yang tak kalah mengejutkan adalah soal harga jual. 2 dari 7 merek memang masih sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) sebesar Rp15.400. Tapi 5 lainnya justru melebihi batas, bahkan sampai Rp2.200 di atas HET, lho!

Mau itu di swalayan, pasar tradisional, atau kios beras, lonjakan harga ini nyata ditemukan oleh tim pengawasan. Konsumen tentu dirugikan: sudah mahal, kualitasnya pun gak sesuai, Cess!

Peran Penting Pengawasan Mutu untuk Perlindungan Konsumen

Heni menegaskan bahwa pengawasan semacam ini bukan hanya sekali jalan. DPPKUKM Kaltim akan terus melakukan kontrol dan sidak demi menjamin produk pangan yang beredar aman dan layak konsumsi.

“Temuan ini jadi peringatan untuk pelaku usaha memperhatikan kualitas produk yang dipasarkan,” tegas Heni mengakhiri sesi konferensinya.

Tips Memilih Beras Premium yang Benar-Benar Berkualitas

  1. Cek warna beras. Hindari beras yang terlalu putih atau kekuningan, bisa jadi sudah diberi pemutih atau berkualitas rendah.

  2. Tekstur butiran. Beras premium seharusnya utuh dan tidak banyak patah.

  3. Aroma alami. Jangan tergoda wangi yang menyengat, beras alami aromanya lembut.

  4. Lihat label dan izin edar. Pastikan produk punya sertifikasi resmi dan tidak melebihi HET.

  5. Bandingkan harga. Jika terlalu murah atau terlalu mahal, bisa jadi kualitasnya tidak sepadan.

Konsumen Harus Cerdas, Pemerintah Harus Tegas!

Kasus ini jadi alarm penting buat kita semua, terutama para pembeli setia beras premium. Jangan sampai karena label ‘premium’, kita langsung percaya tanpa cek dan ricek.

DPPKUKM Kaltim sudah beri langkah awal, tinggal kita sebagai konsumen ikut mengawasi dan memberi masukan bila menemukan kejanggalan di pasar. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar mutu pangan tetap terjaga.

Yuk, jadi konsumen yang lebih peduli! Share artikel ini biar makin banyak orang yang tau dan sadar soal pentingnya cek mutu pangan, terutama beras.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'

Pengawasan DPPKUKM terhadap beras premium di Kaltim ungkap kualitas tidak sesuai dan harga melebihi HET.
Pengawasan DPPKUKM terhadap beras premium di Kaltim ungkap kualitas tidak sesuai dan harga melebihi HET.

Editor : Arya Kusuma
#kaltim #merek #samarinda #balikpapan #DPPKUKM #standar mutu #beras premium