Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kering Melanda Tarakan, FKUB Ajak Warga Muhasabah dan Perbanyak Doa

R
Penulis: Riafandi❯
Kekeringan Tarakan mendorong masyarakat memperkuat doa, amal, ketakwaan, serta ikhtiar menghadapi krisis air. (AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN)
Kekeringan Tarakan mendorong masyarakat memperkuat doa, amal, ketakwaan, serta ikhtiar menghadapi krisis air. (AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Kekeringan di Tarakan menjadi pengingat untuk memperkuat ikhtiar menghadapi krisis air sekaligus meningkatkan doa, amal, dan ketakwaan.

 

Advertisement

Balikpapan TV – Hai Ces! Kekeringan yang melanda Tarakan tidak hanya berdampak pada kebutuhan air masyarakat. Kondisi tersebut juga dimaknai sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat ketakwaan.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tarakan, KH Zainuddin Daililah, mengajak masyarakat tidak hanya melihat kekeringan dari sisi persoalan alam, tetapi juga menjadikannya kesempatan untuk bermuhasabah.

Kekeringan Tak Hanya Soal Air

Kondisi minim hujan membuat kebutuhan air menjadi perhatian masyarakat. Namun, di tengah situasi tersebut, muncul ajakan agar warga juga melakukan refleksi terhadap kehidupan dan meningkatkan rasa syukur.

Zainuddin mengatakan, masyarakat perlu memperbanyak doa, istighfar, memperbaiki amal, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kita jangan hanya melihat kekeringan ini sebagai persoalan tidak turunnya hujan. Ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk bermuhasabah, memperbanyak istighfar dan memperbaiki diri. Hujan adalah nikmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri,” jelasnya, Minggu (13/9).

Pesan tersebut menempatkan persoalan kekeringan tidak semata sebagai kondisi yang harus dihadapi secara teknis, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian dan refleksi masyarakat.

Ikhtiar Lahiriah Tetap Berjalan

Menurut Zainuddin, manusia memiliki keterbatasan ketika berhadapan dengan berbagai kondisi alam. Karena itu, menghadapi kekeringan membutuhkan ikhtiar dari berbagai sisi.

Advertisement
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Radar Tarakan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Balikpapan TelevisiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sering Cuci Muka Pakai Air Keran? Ini Dampak Hard Water terhadap Kesehatan Kulit Wajah

Sering Cuci Muka Pakai Air Keran? Ini Dampak Hard Water terhadap Kesehatan Kulit Wajah

Air keran dengan mineral tinggi atau hard water dapat mengganggu lapisan kulit. Kenali kaitannya dengan kusam, iritasi dan jerawat, Ces!

Klorida Mahakam Tembus 1.085 Ppm, Warga Samarinda Bisa Ambil Air 24 Jam

Klorida Mahakam Tembus 1.085 Ppm, Warga Samarinda Bisa Ambil Air 24 Jam

Klorida Mahakam melonjak, produksi IPA Sungai Kapih terganggu. Warga tetap bisa ambil air 24 jam, Ces!

Babulu Jadi Prioritas, PPU Dorong Penambahan Jaringan Irigasi Air Tanah

Babulu Jadi Prioritas, PPU Dorong Penambahan Jaringan Irigasi Air Tanah

Distan PPU dorong tambahan JIAT di Babulu untuk menopang produksi pertanian. Simak, Ces!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer