Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tarakan Masih Kering, Kabut Asap Hambat Pertumbuhan Awan Hujan

R
Penulis: Riafandi❯
Kabut asap menghambat pembentukan awan hujan di Tarakan, sementara peluang hujan terbuka di sejumlah wilayah Kaltara. (AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN)
Kabut asap menghambat pembentukan awan hujan di Tarakan, sementara peluang hujan terbuka di sejumlah wilayah Kaltara. (AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Tarakan masih minim hujan karena pertumbuhan awan terhambat kabut asap, sementara peluang hujan mulai terbuka di wilayah Kaltara.

 

Advertisement

Balikpapan TV - Hai Ces! Harapan hujan untuk mengurangi kabut asap di Tarakan masih belum menunjukkan tanda kuat. Di tengah kondisi kering, pertumbuhan awan di wilayah ini juga belum optimal karena adanya asap yang menyelimuti kawasan sekitar laut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Tarakan menyebut peluang hujan dalam waktu dekat lebih terbuka di sejumlah wilayah Kalimantan Utara seperti Malinau, Bulungan, dan Nunukan. Sementara Tarakan masih perlu menunggu perkembangan atmosfer beberapa hari ke depan.

Tarakan belum mendapat peluang hujan yang kuat

Kepala BMKG Tarakan Muhammad Sulam Khilmi mengatakan peluang hujan pada 7 September 2026 lebih terkonsentrasi di Malinau, Bulungan, dan Nunukan.

Untuk Tarakan, kondisi atmosfer masih belum cukup mendukung terbentuknya awan hujan.

“Secara umum Kalimantan Utara untuk tanggal 7 memang ada beberapa peluang hujan, tapi tidak di Tarakan. Konsentrasinya di Malinau, Bulungan, dan Nunukan.”

BMKG memperkirakan peluang hujan di beberapa wilayah Kaltara meningkat pada 8 hingga 11 September, dengan potensi hujan sedang hingga lebat terutama di Malinau, Bulungan, dan Nunukan.

Sementara Tarakan masih dipantau dari hari ke hari. BMKG berharap peluang hujan mulai muncul dalam pembaruan prakiraan untuk beberapa hari berikutnya.

Bibit awan sebenarnya mulai terbentuk

Meski hujan belum banyak turun, kondisi atmosfer Tarakan bukan berarti sepenuhnya tanpa pembentukan awan.

Advertisement
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Radar Tarakan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Balikpapan TelevisiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Soroti Dampak Asap dan Nasib Satwa

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Soroti Dampak Asap dan Nasib Satwa

Sherina Munaf turun langsung membantu karhutla Kalteng dan menyoroti dampak asap bagi warga serta satwa, Ces!

ISPU PPU Capai 80, Asap Karhutla Pengaruhi Kualitas Udara di Musim Kemarau

ISPU PPU Capai 80, Asap Karhutla Pengaruhi Kualitas Udara di Musim Kemarau

Kualitas udara PPU berada pada ISPU 80 atau kategori sedang. Asap karhutla dan PM2,5 menjadi perhatian DLH di tengah musim kemarau.

Ikan Salai Khas Kalimantan: Olahan Ikan Asap dengan Aroma Khas dan Daya Simpan Lebih Lama

Ikan Salai Khas Kalimantan: Olahan Ikan Asap dengan Aroma Khas dan Daya Simpan Lebih Lama

Ikan Salai merupakan olahan ikan dengan teknik pengasapan yang menghasilkan aroma khas dan daya simpan lebih panjang. Simak, Ces!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer