Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kenapa Lukisan Ini Dibeli Hingga Triliunan Rupiah? Rahasia di Balik Harga Fantastis Lukisan Dunia

Arya Kusuma • Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:35 WIB

Nafea Faa Ipoipo? adalah lukisan yang berarti “Kapan Kamu Menikah?” dalam bahasa Tahiti. Lukisan ini dibuat oleh Paul Gauguin, seorang pelukis asal Prancis
Nafea Faa Ipoipo? adalah lukisan yang berarti “Kapan Kamu Menikah?” dalam bahasa Tahiti. Lukisan ini dibuat oleh Paul Gauguin, seorang pelukis asal Prancis

BalikpapanTv.id - Hai Cess! Kalau koleksi perangko sudah nggak bikin greget, bagaimana kalau coba koleksi lukisan? Tapi tunggu dulu, harganya bisa bikin dompet kamu kejang, Cess! Yuk, kita bahas kenapa seni ini bisa dihargai hingga triliunan rupiah.

Faktor Penyebab Lukisan Mahal

1. Keaslian dan Nama Besar Pelukis

Menurut rumah lelang internasional seperti Sotheby’s dan Christie’s, orisinalitas dan keterkenalan pelukis jadi salah satu faktor utama. Nama seperti Leonardo da Vinci dan Pablo Picasso sudah jadi jaminan mutu. Selain keindahan karya, reputasi mereka juga tak lekang oleh waktu.

“Lukisan karya pelukis besar sering kali dianggap sebagai bagian dari sejarah yang tak ternilai,” kata salah satu laporan Christie’s.

2. Usia dan Kondisi Lukisan

Lukisan tua? Jangan salah, makin uzur makin dihargai! Selain nilai historis, karya semacam ini sering kali dikaitkan dengan momen penting dalam budaya manusia. Tapi kalau lukisannya bolong atau pudar? Ya, bisa jadi diskon, tapi tetap mahal!

3. Cerita di Balik Karya

Lukisan dengan latar belakang menarik seperti pernah dimiliki oleh tokoh terkenal langsung naik kelas. Contohnya Salvator Mundi yang terjual Rp6,3 triliun setelah diketahui pernah menjadi koleksi Raja Prancis.

Lukisan Termahal Dunia:

1. Salvator Mundi (Leonardo da Vinci, 1500)

Gambar Yesus sebagai Penyelamat Dunia ini memecahkan rekor sebagai lukisan termahal dunia. Harganya? Rp6,3 triliun! Pembelinya, Mohammed bin Salman, bahkan berencana memajangnya di Louvre Abu Dhabi.

Salvator Mundi adalah lukisan yang menggambarkan Yesus Kristus sebagai penyelamat dunia. Lukisan ini dibuat oleh Leonardo da Vinci,
Salvator Mundi adalah lukisan yang menggambarkan Yesus Kristus sebagai penyelamat dunia. Lukisan ini dibuat oleh Leonardo da Vinci,

2. Interchange (Willem de Kooning, 1955)

Dibeli seharga Rp4,2 triliun oleh Kenneth C. Griffin, lukisan ini memamerkan keindahan abstraksi. Warna-warna cerah yang bertabrakan bikin mata melek, Cess!

Interchange adalah lukisan abstrak yang dibuat oleh Willem de Kooning, seorang pelukis asal Belanda yang menjadi salah satu tokoh aliran ekspresionisme abstrak. Lukisan ini dibuat pada tahun 1955.
Interchange adalah lukisan abstrak yang dibuat oleh Willem de Kooning, seorang pelukis asal Belanda yang menjadi salah satu tokoh aliran ekspresionisme abstrak. Lukisan ini dibuat pada tahun 1955.

3. The Card Players (Paul Cezanne, 1892)

Lukisan dua pria main kartu ini sukses jadi koleksi keluarga kerajaan Qatar. Nilainya? Rp3,5 triliun! Kebayang nggak main kartu sambil lihat karya ini di dinding?

The Card Players adalah salah satu dari lima lukisan yang dibuat oleh Paul Cezanne, seorang pelukis asal Prancis yang dianggap sebagai bapak seni modern. Lukisan ini dibuat pada tahun 1892,
The Card Players adalah salah satu dari lima lukisan yang dibuat oleh Paul Cezanne, seorang pelukis asal Prancis yang dianggap sebagai bapak seni modern. Lukisan ini dibuat pada tahun 1892,

Kenapa Kolektor Kaya Suka Lukisan Mahal?

1. Sebagai Investasi Aman

Pasar seni memang unik. Harga seni cenderung stabil atau bahkan naik di tengah ketidakpastian ekonomi. Koleksi seni jadi “safe haven” bagi investor kaya.

2. Memperluas Jaringan Sosial

Bukan cuma soal estetika, koleksi seni juga membuka pintu ke komunitas eksklusif kolektor dan seniman. Siapa tahu bisa kenalan sama Elon Musk?

3. Melestarikan Warisan Budaya

Banyak kolektor membeli karya seni sebagai bentuk cinta pada budaya. Seperti kata orang bijak, “Seni adalah refleksi jiwa bangsa.”

Faktor Lain yang Pengaruhi Nilai Lukisan

1. Permintaan Pasar

Pasar seni dipengaruhi oleh tren. Kalau lukisan lagi “hype,” harganya bisa melonjak. Misalnya, gaya abstrak ekspresionis ala Jackson Pollock yang kini banyak diminati.

2. Estetika dan Inovasi Teknikal

Lukisan yang memperkenalkan teknik baru biasanya dihargai lebih tinggi. Contohnya, teknik “dripping” Pollock yang terlihat seperti coretan anak kecil, tapi nilainya triliunan.

3. Publisitas dan Eksposur Media

Liputan besar bisa meningkatkan nilai seni. Seperti kata orang, “Semakin terkenal, semakin mahal!”

Daftar Lukisan Lain yang Bikin Mulut Menganga

Bayangkan koleksi ini menghiasi rumahmu, Cess!

Water Serpents II adalah lukisan yang menggambarkan sensualitas tubuh wanita dan hubungan sesama jenis. Lukisan ini dibuat oleh Gustav Klimt, seorang pelukis Austria yang terkenal dengan gaya seni Art
Water Serpents II adalah lukisan yang menggambarkan sensualitas tubuh wanita dan hubungan sesama jenis. Lukisan ini dibuat oleh Gustav Klimt, seorang pelukis Austria yang terkenal dengan gaya seni Art

Investasi atau Gaya Hidup?

Lukisan mahal bukan cuma soal estetika, tapi juga simbol investasi, prestise, dan cinta seni. Tertarik mencoba? Mulailah dari karya lokal dulu, siapa tahu karya itu jadi masterpiece berikutnya!

Bagikan artikel ini kalau kamu suka, dan ajak teman-teman kamu untuk mengenal lebih dekat dunia seni. Simak terus informasi menarik lainnya hanya di BalikpapanTv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'

Editor : Arya Kusuma
#harga fantastis #Lukisan termahal dunia