
Durasi Baca: 5 Menit
Ikhtisar: Antrean Pertalite di sejumlah SPBU Bontang masih belum longgar. Pemkot Bontang bersama DPRD akan membahas distribusi hingga ketersediaan kuota BBM bersubsidi, sementara masyarakat masih menghadapi keterbatasan mendapatkan Pertalite melalui pengecer.
Balikpapan TV - Hai Ces! Antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite di Kota Bontang masih menjadi perhatian. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Bontang untuk membahas persoalan distribusi dan ketersediaan BBM bersubsidi bersama DPRD Bontang.
Rapat lintas instansi tersebut dijadwalkan berlangsung di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang pada Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 08.00 Wita.
Pembahasan ini dilakukan untuk melihat lebih jauh persoalan yang menyebabkan penyaluran Pertalite di masyarakat belum juga lebih longgar.
Pemkot dan DPRD Bahas Distribusi Pertalite
Pemerintah Kota Bontang tidak langsung menetapkan satu persoalan sebagai penyebab utama antrean. Pemkot bersama DPRD terlebih dahulu akan melihat aspek yang perlu dikaji dalam pertemuan tersebut.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Bontang, Moch Arif Rochman, mengatakan pembahasan dapat mencakup persoalan distribusi maupun kuota.
“Ya kita lihat dulu apa kita mau kaji ini terkait apa, distribusinya kah, kuotanya kah atau apa.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih membuka beberapa kemungkinan dalam evaluasi. Artinya, persoalan antrean Pertalite belum diarahkan hanya pada satu faktor tertentu.
Pembahasan bersama DPRD diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi penyaluran BBM bersubsidi di Bontang.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




