Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Harga Daging dan Cabai Naik Jelang Ramadan 1447 H di Balikpapan, Cek Langkah Satgas Pangan di Balikpapan

Arya Kusuma • Kamis, 26 Februari 2026 | 12:31 WIB

Petugas Satgas Pangan memantau distribusi bahan pokok di wilayah Kaltim
Petugas Satgas Pangan memantau distribusi bahan pokok di wilayah Kaltim

Ikhtisar: Satgas Pangan Polda Kaltim bergerak awal jelang Ramadan 1447 H. Harga daging dan cabai naik di Balikpapan. Operasi pasar murah disiapkan jaga pasokan dan stabilitas harga.

Balikpapan TV - Hai Cess! Harga bahan pokok di Balikpapan mulai naik menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Satgas Pangan Polda Kaltim langsung tancap gas. Pemantauan dilakukan lebih awal untuk jaga pasokan dan harga tetap terkendali di seluruh Kalimantan Timur.

Penasaran bagaimana gerak cepat aparat dan kondisi terbaru di pasar? Baca sampai habis, jangan sampai ikam kada update situasi pangan daerah sendiri, Cess!

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, memastikan langkah pengawasan sudah dimulai sebelum Ramadan. Satgas Pangan menggandeng Badan Pangan Nasional RI untuk memantau daerah strategis, dari Balikpapan, Samarinda, Kutai Timur, Berau, sampai Mahakam Ulu dan Kutai Barat.

Langkah ini kada cuma formalitas. Ada inspeksi, ada mitigasi, dan ada rencana intervensi pasar murah jika diperlukan.

Kenapa Satgas Pangan Bergerak Sebelum Ramadan 1447 H?

Langkah antisipasi dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di Kaltim. Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas menegaskan pengawasan intensif sudah berjalan sebelum lonjakan permintaan Ramadan benar-benar terasa.

Kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional menyasar sejumlah wilayah penting. Bukan hanya kota besar, tapi juga daerah hulu seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat. Strategi ini dipilih supaya distribusi dan stok tetap terkendali di semua lini.

“Ia menegaskan, hasil inspeksi dan mitigasi akan ditindaklanjuti melalui intervensi pasar murah guna menjaga stabilitas harga,” demikian penekanan dari pihak kepolisian terkait strategi pengamanan pangan tahun ini.

Artinya jelas. Data lapangan jadi dasar aksi. Kada tunggu harga melonjak tinggi dulu, baru bergerak. Nah, itu sudah langkah antisipatif, pahamlah ikam.

Baca Juga: Kembali Ke Habitat! Di Tengah Pro Kontra, Gus Miftah Pilih Dakwah di Colosseum Hiburan Malam Jakarta dan Bawa Pesan Tanpa Menghakimi

Bagaimana Kondisi Harga Daging dan Cabai di Pasar Pandansari?

Fakta di lapangan menunjukkan kenaikan cukup terasa. Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan melakukan inspeksi mendadak di Pasar Pandansari pada Selasa, 24 Februari 2026.

Hasilnya? Harga daging beku naik dari Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram. Daging sapi segar bahkan sudah menyentuh Rp160 ribu per kilogram.

Cabai rawit asal Sulawesi ikut melonjak. Dari Rp60 ribu menjadi Rp85 ribu per kilogram. Pedasnya dua kali lipat. Dompet ikut terasa.

Sementara itu, beras medium dan premium masih dalam batas Harga Eceran Tertinggi. Namun stok minyak goreng merek Minyakita mulai kosong di beberapa lapak. Ini jadi catatan penting jelang Ramadan.

Apa Langkah Tegas Polda Kaltim Soal Penimbunan?

Pengawasan kada hanya soal stok dan harga. Polda Kaltim juga mengendus potensi spekulasi dan penimbunan barang.

Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas memberikan ultimatum tegas. “Kami akan bertindak tegas dan terukur apabila ditemukan praktik penimbunan menjelang Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.

Penyelidikan masih berlangsung di lapangan. Fokusnya jelas, mencegah ada pihak yang memanfaatkan momentum kebutuhan tinggi untuk keuntungan pribadi.

Penimbunan bahan pokok menjelang hari besar bisa bikin harga melambung. Dampaknya langsung ke masyarakat. Karena itu, Satgas Pangan pasang mata lebar-lebar.

Apa Peran BULOG Kaltim dan Kaltara Saat Harga Naik?

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kaltim dan Kaltara, Musazin Said, memastikan pengecekan rutin terus dilakukan. Beras, gula pasir, minyak goreng, telur, sampai daging dipantau.

“Memang ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti daging sapi, telur, cabai merah, dan cabai keriting,” ujar Musazin Said saat memantau situasi pasar.

Meski pasokan umum dinilai masih mencukupi, kenaikan harga pada komoditas tertentu diakui terjadi. Di sisi lain, ada catatan penting. Dalam dua tahun terakhir, BULOG sudah kada lagi menerima penugasan pengadaan daging beku. Impor daging kerbau terakhir tercatat pada 2022.

Artinya, intervensi untuk komoditas daging punya keterbatasan tertentu.

Bagaimana Gerakan Pasar Murah Jadi Strategi Tekan Harga?

Untuk meredam gejolak harga, BULOG menggencarkan operasi pasar lewat program Gerakan Pasar Murah. Program ini dijalankan bersama pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.

Intervensi pasar murah jadi instrumen penting. Ketika harga naik, suplai tambahan dilepas dengan harga terkendali supaya daya beli masyarakat tetap terjaga.

Strateginya sederhana tapi krusial. Data inspeksi jadi pijakan, operasi pasar jadi eksekusi. Targetnya satu, Ramadan dan Idulfitri berjalan tanpa gangguan kelangkaan bahan pokok.

Beberapa langkah konkret yang dilakukan:

  1. Pemantauan stok rutin di pasar tradisional dan distributor.

  2. Koordinasi lintas lembaga dengan Bapanas dan pemerintah daerah.

  3. Operasi pasar melalui Gerakan Pasar Murah di berbagai wilayah Kaltim.

Pola ini diharapkan menjaga keseimbangan antara permintaan tinggi dan ketersediaan barang.

Poin Penting yang Perlu Dicatat

  1. Satgas Pangan Polda Kaltim bergerak sebelum Ramadan 1447 H.

  2. Harga daging dan cabai rawit naik signifikan di Pasar Pandansari.

  3. Beras masih dalam batas HET, stok Minyakita mulai kosong di beberapa lapak.

  4. Polda Kaltim siapkan tindakan hukum untuk penimbunan.

  5. BULOG gencarkan Gerakan Pasar Murah di seluruh Kaltim.

Insight: Langkah antisipasi sebelum Ramadan menunjukkan pendekatan berbasis data, bukan reaksi spontan. Ketika pengawasan dimulai lebih awal, potensi lonjakan ekstrem bisa ditekan. Namun ada tantangan pada komoditas tertentu seperti daging, apalagi BULOG kada lagi pegang penugasan pengadaan beku. Artinya, stabilitas harga butuh kolaborasi konsisten, bukan hanya razia sesaat. Warga Balikpapan juga perlu aktif memantau informasi resmi. Pahamlah ikam, situasi pasar itu dinamis, kada bisa ditebak satu arah.

Kalau merasa informasi ini penting, bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham kondisi harga pangan jelang Ramadan.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

FAQ

1. Kenapa harga daging dan cabai naik menjelang Ramadan?
Karena permintaan meningkat jelang Ramadan dan Idulfitri. Di Balikpapan, daging sapi dan cabai rawit tercatat mengalami kenaikan paling signifikan berdasarkan hasil inspeksi pasar.

2. Apakah beras di Balikpapan ikut naik?
Beras medium dan premium masih dalam batas Harga Eceran Tertinggi saat inspeksi dilakukan.

3. Apa yang dilakukan pemerintah untuk menekan harga?
Melalui Gerakan Pasar Murah oleh BULOG dan pengawasan ketat Satgas Pangan Polda Kaltim, termasuk penindakan jika ada penimbunan.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Pasar Pandansari Balikpapan #Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas #Gerakan Pasar Murah #Bulog Kaltim Kaltara #Satgas Pangan Polda Kaltim