Balikpapan TV - Hai Cess! Ramainya Gedung Biru Kaltim Post sejak Senin pagi (5/1) jadi penanda penting perjalanan media cetak terbesar di Kalimantan Timur itu. Relasi dari berbagai latar hadir bukan sekadar mampir, tapi ikut merayakan usia 38 tahun Kaltim Post yang selama ini berdampingan dengan masyarakat, instansi, hingga dunia usaha di Benua Etam.
Penasaran kenapa suasananya terasa hangat dan penuh makna? Teruskan membaca sampai akhir, Cess! Dari ucapan harapan, doa, hingga cerita kolaborasi, semuanya tumpah di momen Open House yang padat namun tetap cair.
Mengapa Gedung Biru Kaltim Post Dipadati Relasi Sejak Pagi?
Perayaan bertambahnya usia Kaltim Post menjadi magnet tersendiri. Gedung Biru dipenuhi relasi yang ingin ikut merasakan momentum 38 tahun pengabdian media ini. Sejak pagi, suasana Open House sudah hidup dengan sapaan, obrolan ringan, dan ekspresi kebersamaan yang terasa dekat. Ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ruang silaturahmi lintas sektor.
Kaltim Post dipandang sebagai media yang konsisten mengawal perjalanan daerah. Selama puluhan tahun, kehadirannya menjadi rujukan informasi bagi masyarakat Kalimantan Timur. Tak heran, banyak pihak merasa punya ikatan emosional. Bubuhan relasi datang membawa cerita, kenangan, sekaligus harapan agar peran media ini tetap relevan.
Kehadiran para tamu sejak pagi juga mencerminkan posisi strategis Kaltim Post. Media ini tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh bersama ekosistem sosial, pemerintahan, hingga dunia usaha. Nah’ itu sudah, gambaran relasi yang terawat lama, pahamlah ikam.
Apa Pesan Kapendam VI/Mulawarman di Usia 38 Tahun Kaltim Post?
Salah satu tamu paling awal adalah Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo. Ia hadir, bernyanyi, lalu menyampaikan ucapan yang sarat makna. Perhatiannya tertuju pada angka 38 di banner dan tagline “Kaltim Post Hebat” yang diusung tahun ini.
“Berarti pengabdian dari Kaltim Post sudah cukup panjang. Sudah 38 tahun mengawal perjalanan media. Saya pun tidak pernah ragu dengan media Kaltim Post ini. Kiprahnya, kemudian apa yang sudah diberikan kepada negara ini, khususnya wilayah Kalimantan Timur. Saya doakan terus maju, terus berikan inovasi-inovasi yang terbaik,” ucapnya.
Gatot juga mengingatkan pentingnya ketahanan media menghadapi perubahan zaman. Ia menekankan kekompakan dan sinergi dengan berbagai pihak, mulai TNI-Polri, instansi pemerintah, swasta, hingga masyarakat. Tujuannya satu, mengawal NKRI melalui peran masing-masing. Media dan penerangan berjalan seiring, ya’kalo pahamlah ikam.
Baca Juga: 5 Model Pagar Rumah Minimalis Populer 2026 yang Rapi, Aman, dan Selaras dengan Fasad
Bagaimana Dukungan Bandara SAMS Sepinggan Terhadap Kaltim Post?
Ucapan selamat juga datang dari General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar. Ia berharap Kaltim Post terus sukses, memberi manfaat luas, dan menyajikan pemberitaan yang objektif bagi masyarakat. Dukungan ini lahir dari pengalaman kolaborasi yang sudah terjalin.
“Tanpa Kaltim Post mungkin kami juga agak kesulitan untuk memberikan sosialisasi maupun pengumuman atau hal-hal yang positif buat pengguna jasa bandara,” ujarnya. Peran media dinilai penting dalam menjembatani informasi kepada publik.
Ke depan, ia berharap kolaborasi Angkasa Pura Indonesia dengan Kaltim Post terus terjaga. Sinergi, komunikasi, dan kerja sama yang baik menjadi kunci. Hubungan ini menunjukkan media punya posisi strategis dalam pelayanan publik. Bagikan jua info ini ke kekawalan ikam supaya makin paham peran media, Cess.
Mengapa Pelaku Usaha Lokal Menilai Kaltim Post Penting?
Dukungan serupa disampaikan General Manager Plaza Balikpapan, Aries Adriyanto. Ia menilai hubungan yang sudah terbangun dengan Kaltim Post berjalan semakin baik dan intens. Bagi pelaku usaha, media berperan besar dalam memperluas informasi dan citra destinasi.
“Hubungan yang sudah terjalin, terus berjalan semakin baik dan intens. Tentunya, saling mendukung, dan kami tentu sangat terbantu dengan pemberitaan yang disajikan, di mana kami juga jadi salah satu destinasi wisata di Balikpapan, bahkan Kalimantan Timur,” ungkap Aries.
Pernyataan ini menggambarkan bagaimana media lokal ikut mendorong visibilitas daerah. Kaltim Post menjadi jembatan antara pelaku usaha dan masyarakat. Kolaborasi semacam ini memperkuat ekosistem lokal. Cita-cita maju bersama, nah’ itu sudah, tinggal dijaga konsistensinya.
Ikhtisar
Perayaan 38 tahun Kaltim Post di Gedung Biru menjadi momentum kebersamaan relasi lintas sektor. Dari Kapendam VI/Mulawarman, Bandara SAMS Sepinggan, hingga Plaza Balikpapan, semua menyampaikan doa, harapan, dan apresiasi atas peran media ini. Kaltim Post dinilai konsisten, adaptif, dan penting dalam mengawal informasi serta kolaborasi di Kalimantan Timur.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham arti penting media lokal bagi daerah, Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
Apa yang dirayakan Kaltim Post pada 5 Januari?
Perayaan bertambahnya usia Kaltim Post yang ke-38 melalui Open House bersama relasi.
Siapa saja yang menyampaikan ucapan dalam acara tersebut?
Kapendam VI/Mulawarman, GM Bandara SAMS Sepinggan, dan GM Plaza Balikpapan.
Mengapa kolaborasi dengan media dinilai penting?
Karena media membantu penyebaran informasi objektif dan mendukung berbagai sektor.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.