Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Menelusuri Jejak Sejarah: Kisah Pemakaman Belanda yang Hilang di Balikpapan

Arya Kusuma • Senin, 13 Mei 2024 | 09:30 WIB

 

Makam Belanda Prapatan . Foto: memperlihatkan tembok dan pintu gerbang masuk yang kokoh dan juga bukit tempat Kuburan China Prapatan 1950an
Makam Belanda Prapatan . Foto: memperlihatkan tembok dan pintu gerbang masuk yang kokoh dan juga bukit tempat Kuburan China Prapatan 1950an

BalikpapanTv.id - Di Balikpapan, Kalimantan Timur, terdapat sebuah kisah menarik tentang sebuah pemakaman Belanda yang sudah lama hilang. Pemakaman ini dulunya terletak di kawasan Prapatan, namun kini telah berubah menjadi pemukiman penduduk.

Berbeda dengan pemakaman Belanda lain di Balikpapan yang masih terawat, pemakaman di Prapatan ini telah terkubur oleh kemajuan zaman.

Kisah ini pun menjadi pengingat bagi kita tentang pentingnya menjaga sejarah dan budaya, agar tidak terlupakan begitu saja.

Baca Juga: Air Terjun Kosan Tingang, Surga Tersembunyi di Kaltim Yang Memukau

Menelusuri Jejak Masa Lalu

Pemakaman Belanda di Prapatan diperkirakan didirikan pada masa kolonial Belanda. Pada masa itu, Balikpapan merupakan salah satu kota penting di Kalimantan Timur, dan banyak orang Belanda yang tinggal dan bekerja di sana.

Pemakaman ini menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para bangsawan Belanda, tentara, dan orang-orang biasa yang meninggal di Balikpapan. Sayangnya, tidak banyak informasi yang tersisa tentang pemakaman ini.

Menurut beberapa sumber, pemakaman ini mulai dibongkar pada tahun 1992. Tulang belulang yang ada dipindahkan ke lokasi lain, namun tidak diketahui pasti ke mana.

Baca Juga: Ratusan Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Afghanistan

Bekas Kuburan Belanda di Perapatan depan Puskesmas yang sekarang berubah pungsi menjadi lahan parkir
Bekas Kuburan Belanda di Perapatan depan Puskesmas yang sekarang berubah pungsi menjadi lahan parkir

Kisah yang Terkubur Dibawah Pemukiman

Saat ini, area pemakaman Belanda di Prapatan telah berubah menjadi pemukiman penduduk. Rumah-rumah penduduk berdiri di atas tanah yang dulunya merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi orang-orang Belanda.

Meskipun pemakaman ini sudah tidak ada lagi, kisah tentangnya masih hidup di benak masyarakat setempat. Beberapa orang tua masih ingat dengan keberadaan pemakaman ini dan cerita-cerita tentang orang-orang Belanda yang dimakamkan di sana.

Pentingnya Menjaga Sejarah dan Budaya

Kisah pemakaman Belanda di Prapatan ini merupakan salah satu contoh bagaimana sejarah dan budaya dapat hilang seiring dengan berjalannya waktu.

Penting bagi kita untuk menjaga sejarah dan budaya, agar tidak terlupakan begitu saja. Kita dapat melakukannya dengan berbagai cara, seperti mempelajari sejarah dan budaya, mengunjungi situs-situs bersejarah, dan menceritakan kisah-kisah sejarah kepada generasi muda.

Editor : Arya Kusuma
#kuburan belanda di perapatan #balikpapan