Lorong Rumah Lebar 1,8 Meter, Begini Penataan Pintu dan Furnitur agar Efisien


Durasi Baca: 4 menit
Ikhtisar: Lebar lorong 1,8 meter memberi ruang untuk bergerak, mengakses pintu, dan menata interior rumah secara fungsional.
Balikpapan TV - Hai Ces! Jarak antar dinding 1,8 meter dapat menjadi acuan menarik dalam merancang jalur sirkulasi rumah, terutama untuk mengatur akses kamar, penempatan furnitur, dan pergerakan penghuni sehari-hari.
Lorong sering dianggap sekadar penghubung ruangan. Padahal, ukuran dan posisi pintu ikut menentukan bagaimana ruang tersebut digunakan. Yuk, kenali prinsip perancangannya agar setiap meter persegi rumah punya fungsi yang jelas, Ces!
Lebar 1,8 Meter, Apakah Lorong Masih Tergolong Sempit?
Acuan perancangan perlu dibedakan berdasarkan fungsi bangunan.
Ukuran 1,8 meter justru tergolong cukup lapang untuk banyak kebutuhan sirkulasi. Dalam pedoman teknis bangunan rumah negara di Indonesia, lebar koridor atau selasar tercantum sebesar 1,8 meter untuk sejumlah klasifikasi bangunan.
Namun, angka tersebut berasal dari ketentuan bangunan rumah negara dalam Permen PU Nomor 45/PRT/M/2007. Angka itu bukan ketentuan universal bagi seluruh lorong rumah tinggal pribadi.
Dalam perancangan hunian, fungsi lorong, posisi pintu, intensitas penggunaan, dan kebutuhan penghuni perlu dibaca bersama. Jarak dinding 1,8 meter juga perlu dibedakan dari lebar bersih jalur yang tersisa setelah furnitur atau elemen bangunan dipasang.

Penataan pintu menentukan kelancaran sirkulasi
Lebar lorong perlu diperhitungkan bersama posisi pintu kamar dan arah ayun daun pintu. Pintu yang saling berhadapan memerlukan ruang gerak saat penghuni masuk atau keluar bersamaan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




