Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumah 68 Meter Persegi Lebih Terang dengan Dinding Berpori dan Ventilasi Silang

Tania Putri Nuraini
Dinding berforasi membantu cahaya alami menyebar ke interior rumah mungil, menciptakan ruangan terang dan nyaman. (BTV/AI)
Dinding berforasi membantu cahaya alami menyebar ke interior rumah mungil, menciptakan ruangan terang dan nyaman. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 menit

Ikhtisar: Dinding berlubang, ventilasi silang, warna interior cerah, dan bukaan strategis membantu rumah mungil memaksimalkan cahaya alami.

 

Advertisement

Balikpapan TV - Hai Ces! Rumah seluas 68 meter persegi bisa memanfaatkan cahaya matahari melalui tata letak jendela, partisi berpori, dan ventilasi silang yang sesuai kondisi bangunan.

Ruang yang terasa gelap tidak selalu membutuhkan tambahan lampu atau renovasi besar. Kadang, masalahnya justru terletak pada pembagian ruang dan jalur masuk cahaya, jadi simak enam trik berikut, Ces!

Mengapa rumah 68 meter persegi bisa terasa gelap?

Pada rumah berukuran terbatas, sekat masif, jendela kecil, dan furnitur tinggi dapat menghambat penyebaran cahaya dari satu ruang ke ruang lain.

Padahal, pencahayaan alami tidak hanya bergantung pada banyaknya jendela. Penempatan bukaan, warna permukaan, penghalang cahaya, serta pengendalian panas ikut menentukan kenyamanan ruangan.

Untuk hunian di Balikpapan dan Samarinda, strategi ini perlu mempertimbangkan sinar matahari tropis, hujan, kelembapan, privasi, dan arah angin setempat.

Dinding berlubang, ventilasi silang, warna cerah, dan bukaan strategis membantu memaksimalkan cahaya alami rumah mungil. (BTV/AI)
Dinding berlubang, ventilasi silang, warna cerah, dan bukaan strategis membantu memaksimalkan cahaya alami rumah mungil. (BTV/AI)

1. Gunakan dinding terforasi sebagai penyaring cahaya

Dinding terforasi menggunakan susunan bata berlubang, roster beton, atau panel berpori untuk menyaring cahaya sekaligus membentuk pembatas ruang.

Berbeda dari tembok masif, elemen ini memungkinkan sebagian cahaya melewati bukaan. Efek akhirnya bergantung pada ukuran lubang, ketebalan panel, arah datang cahaya, dan posisi dinding.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Balikpapan TelevisiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rumah Ramah Anak dan Lansia, Prinsip Arsitektur yang Membuat Hunian Aman Sepanjang Usia

Rumah Ramah Anak dan Lansia, Prinsip Arsitektur yang Membuat Hunian Aman Sepanjang Usia

Desain rumah ramah anak dan lansia dimulai dari lantai aman, akses mudah, dan ruang fleksibel. Simak panduannya, Ces!

Adaptive Reuse: Cara Arsitektur Modern Memberi Kehidupan Baru pada Bangunan Lama

Adaptive Reuse: Cara Arsitektur Modern Memberi Kehidupan Baru pada Bangunan Lama

Adaptive reuse memungkinkan bangunan lama memiliki fungsi baru tanpa mengabaikan karakter arsitektur, kelayakan teknis, dan nilai sejarahnya

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarbaru: Arsitektur Banjar dan Jejak Islam Banua

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarbaru: Arsitektur Banjar dan Jejak Islam Banua

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarbaru memadukan arsitektur Banjar, ibadah, dan wisata religi. Ces!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer