Rumah 68 Meter Persegi Lebih Terang dengan Dinding Berpori dan Ventilasi Silang


Durasi Baca: 7 menit
Ikhtisar: Dinding berlubang, ventilasi silang, warna interior cerah, dan bukaan strategis membantu rumah mungil memaksimalkan cahaya alami.
Balikpapan TV - Hai Ces! Rumah seluas 68 meter persegi bisa memanfaatkan cahaya matahari melalui tata letak jendela, partisi berpori, dan ventilasi silang yang sesuai kondisi bangunan.
Ruang yang terasa gelap tidak selalu membutuhkan tambahan lampu atau renovasi besar. Kadang, masalahnya justru terletak pada pembagian ruang dan jalur masuk cahaya, jadi simak enam trik berikut, Ces!
Mengapa rumah 68 meter persegi bisa terasa gelap?
Pada rumah berukuran terbatas, sekat masif, jendela kecil, dan furnitur tinggi dapat menghambat penyebaran cahaya dari satu ruang ke ruang lain.
Padahal, pencahayaan alami tidak hanya bergantung pada banyaknya jendela. Penempatan bukaan, warna permukaan, penghalang cahaya, serta pengendalian panas ikut menentukan kenyamanan ruangan.
Untuk hunian di Balikpapan dan Samarinda, strategi ini perlu mempertimbangkan sinar matahari tropis, hujan, kelembapan, privasi, dan arah angin setempat.

1. Gunakan dinding terforasi sebagai penyaring cahaya
Dinding terforasi menggunakan susunan bata berlubang, roster beton, atau panel berpori untuk menyaring cahaya sekaligus membentuk pembatas ruang.
Berbeda dari tembok masif, elemen ini memungkinkan sebagian cahaya melewati bukaan. Efek akhirnya bergantung pada ukuran lubang, ketebalan panel, arah datang cahaya, dan posisi dinding.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




