Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Membagi Ruang Tanpa Dinding Penuh agar Hunian Terasa Lapang dan Nyaman

Tania Putri Nuraini
Interior terbuka dengan partisi, rak, furnitur, kaca, dan tanaman membantu membagi fungsi ruang tanpa mengurangi cahaya serta kesan lapang. (BTV/AI)
Interior terbuka dengan partisi, rak, furnitur, kaca, dan tanaman membantu membagi fungsi ruang tanpa mengurangi cahaya serta kesan lapang. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 menit

Ikhtisar: Partisi ringan, furnitur, kaca, rak, dan tanaman dapat membagi fungsi ruang tanpa menghilangkan cahaya, pandangan, serta kesan lapang.

Advertisement

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Rumah dengan ruang terbatas dapat membagi area tinggal, makan, bekerja, dan bersantai tanpa memasang dinding penuh yang menghalangi cahaya serta pandangan. Strategi zoning seperti partisi transparan, rak terbuka, dan perbedaan material membantu setiap area memiliki fungsi jelas tanpa terasa terpisah total.

Membuat batas ruang bukan berarti harus membangun tembok baru. Justru, pembatas yang tepat dapat menjaga hubungan visual, sirkulasi, dan pencahayaan antarruang sehingga hunian terasa leih teratur sekaligus nyaman digunakan.

Mengapa pembagian ruang tanpa dinding penuh terasa lebih lapang?

Ruang terbuka memang memberikan keleluasaan, tetapi satu area besar sering sulit ditata ketika memiliki banyak fungsi. Ruang keluarga dapat sekaligus menjadi tempat menerima tamu, bekerja, membaca, atau makan sehingga batas aktivitas mudah bercampur.

Konsep pembagian ruang tanpa dinding penuh menawarkan jalan tengah. Area masih terhubung secara visual, sementara setiap fungsi memperoleh batas yang cukup untuk menciptakan keteraturan.

Sejumlah pendekatan desain interior menggunakan pembatas kaca, rak, tanaman, furnitur, maupun elemen vertikal untuk membentuk zona tanpa memutus hubungan antarruang. Pembatas transparan juga dapat mempertahankan aliran cahaya alami sekaligus memberikan batas visual.

Bagi hunian perkotaan di Balikpapan dan kawasan Kalimantan Timur, pendekatan semacam ini dapat dipertimbangkan ketika pemilik rumah ingin memaksimalkan ruang yang tersedia tanpa membuat interior terasa penuh.

1. Gunakan rak terbuka sebagai pembatas sekaligus penyimpanan

Rak terbuka menjadi salah satu cara praktis untuk membagi ruang karena memiliki dua fungsi sekaligus: memberi batas visual dan menyediakan tempat penyimpanan.

Misalnya, rak dapat ditempatkan antara ruang keluarga dan ruang makan. Sisi yang menghadap ruang keluarga dapat digunakan untuk buku atau dekorasi, sedangkan sisi lainnya dapat menyimpan perlengkapan makan atau tanaman kecil.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Balikpapan TelevisiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

5 Filosofi Arsitektur Jepang untuk Hunian yang Lapang, Tenang, dan Terhubung Alam

5 Filosofi Arsitektur Jepang untuk Hunian yang Lapang, Tenang, dan Terhubung Alam

Kenali 5 filosofi arsitektur Jepang dan cara mengadaptasi ruang kosong, alam, serta kesederhanaannya, Ces!

6 Detail Arsitektur Sederhana yang Membuat Rumah Terasa Nyaman dan Berkarakter

6 Detail Arsitektur Sederhana yang Membuat Rumah Terasa Nyaman dan Berkarakter

6 sentuhan kecil arsitektur yang membuat rumah nyaman, fungsional, dan berkarakter. Simak idenya, Ces!

Ingin Rumah Seperti Negeri Dongeng? Intip 6 Inspirasi Arsitektur Perdesaan Bergaya Fantasi Ini

Ingin Rumah Seperti Negeri Dongeng? Intip 6 Inspirasi Arsitektur Perdesaan Bergaya Fantasi Ini

6 inspirasi rumah perdesaan bergaya dongeng dengan kayu, batu, taman, dan sentuhan tropis Kalimantan, Ces!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer