Geely Jakarta Vertical Run 2026 Tantang Pelari Naik Hampir 2.000 Anak Tangga, Siap Digelar November

Amellinda Nur Aini • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:48 WIB
Peserta Geely Jakarta Vertical Run 2026 siap menaklukkan ribuan tangga Autograph Tower dalam tantangan lari vertikal Jakarta.
Peserta Geely Jakarta Vertical Run 2026 siap menaklukkan ribuan tangga Autograph Tower dalam tantangan lari vertikal Jakarta.

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Geely Jakarta Vertical Run 2026 menghadirkan lomba lari vertikal di Autograph Tower dengan peserta dari berbagai negara.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Geely Jakarta Vertical Run 2026 akan berlangsung di Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta, pada 14–15 November 2026 dengan target sekitar 1.000 peserta dari dalam dan luar negeri.

Bukan sekadar berlari, peserta harus menaklukkan ribuan anak tangga menuju bagian atas gedung. Konsep ini menawarkan pengalaman olahraga urban yang berbeda sekaligus membuka peluang baru bagi sport tourism Jakarta.

Lari Vertikal dengan Tantangan Hampir 80 Lantai

Geely Jakarta Vertical Run 2026 mengusung tema “Race to the Top of Jakarta”. Perlombaan memanfaatkan tangga darurat Autograph Tower dan tercatat mendapat pengakuan dari Towerrunning World Association (TWA).

Peserta akan menempuh hampir 2.000 anak tangga dengan rute vertikal yang secara teknis setara sekitar 80 lantai. Angka tersebut berbeda dari penomoran gedung yang mencapai 108 lantai karena terdapat perbedaan penomoran lift serta area basement yang tidak masuk jalur lomba.

Bagi pelari, tantangannya bukan hanya kecepatan. Kemampuan mengatur tenaga menjadi penting karena lintasan didominasi tanjakan dan dilakukan di dalam gedung.

Sudah Diikuti Peserta dari 16 Negara

Hingga 3 September 2026, panitia mencatat sekitar 450 peserta dari 16 negara telah mendaftar. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai sekitar 1.000 peserta.

Kehadiran peserta internasional membuat perlombaan ini tidak hanya menyasar komunitas pelari Jakarta. Menurut informasi penyelenggara yang dikutip ANTARA, peserta internasional terbanyak sementara berasal dari Malaysia, yang memiliki komunitas tower running cukup berkembang.

Di titik ini, vertical run mulai terlihat bukan sekadar variasi lomba lari. Kompetisi tersebut mempertemukan olahraga, komunitas, gedung ikonik, dan potensi wisata perkotaan dalam satu kegiatan.

Tiga Kategori Disiapkan untuk Peserta

Geely Jakarta Vertical Run 2026 menyediakan tiga kategori, yaitu Elite, Open, dan Master.

Kategori Open dan Master akan menggunakan sistem pelepasan bergelombang. Lima peserta dilepas setiap lima menit, sedangkan pengaturan kategori Elite disesuaikan dengan kebutuhan teknis perlombaan.

Sistem pencatatannya menggunakan net time. Artinya, hasil peserta ditentukan berdasarkan waktu tempuh masing-masing, bukan siapa yang lebih dahulu meninggalkan garis start.

Peserta dinyatakan mencapai finis setelah tiba di bagian akhir rute dan membunyikan bel yang disiapkan panitia.

Mengapa Lomba Tangga Menarik untuk Sport Tourism?

Bagi Jakarta, format perlombaan seperti ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari road running maupun lomba di jalur alam.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah menilai Geely Jakarta Vertical Run 2026 dapat menjadi pilihan baru untuk pengembangan sport tourism. Ia menyebut ajang tersebut berpotensi memperkaya pilihan aktivitas bagi komunitas pelari sekaligus mendukung promosi Jakarta sebagai destinasi olahraga dan wisata.

Pendekatan tersebut juga sejalan dengan karakter vertical run yang memanfaatkan ruang perkotaan. Alih-alih membutuhkan lintasan jalan yang panjang, perlombaan menggunakan struktur vertikal sebuah gedung sebagai arena olahraga.

Pendiri Jakarta Vertical Run Fransisca Harlijanto bahkan menilai konsep ini berpotensi menjadi agenda rutin di Jakarta karena memberikan pengalaman berbeda bagi pelari perkotaan.

Geely Masuk lewat Kolaborasi Olahraga dan Mobilitas

Bagi Geely Auto Indonesia, keterlibatan dalam acara ini juga berkaitan dengan positioning perusahaan di bidang mobilitas berkelanjutan.

Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso mengatakan, “Geely melihat kegiatan vertical run ada unsur berkompetisi, inovasi, dan berusaha selalu menjadi terbaik.”

Keterlibatan tersebut membuat acara tidak berhenti sebagai kompetisi olahraga. Geely memanfaatkannya sebagai ruang untuk memperkenalkan produk otomotif sekaligus membawa pesan mengenai mobilitas dan gaya hidup aktif.

Dalam perkembangan berikutnya, Geely juga diumumkan sebagai Official Partner Jakarta Vertical Run 2026. Sejumlah pemberitaan menyebut kompetisi ini dikaitkan dengan kalender TWA World Series, meski daftar kalender TWA yang tersedia saat ini perlu menjadi perhatian tersendiri karena tidak menampilkan Jakarta pada daftar yang dapat diakses publik.

Karena itu, status perlombaan sebagai ajang yang diakui TWA dapat disampaikan berdasarkan keterangan penyelenggara dan ANTARA, sementara penyebutan sebagai bagian tertentu dari kalender World Series sebaiknya tidak diperluas tanpa konfirmasi resmi tambahan.

Faktor Keselamatan Jadi Bagian Penting

Lomba menaiki ribuan anak tangga tentu membutuhkan pengaturan keselamatan yang berbeda dibandingkan lomba lari biasa.

Panitia menyiapkan water station, marshall di sejumlah zona, serta CCTV untuk memantau peserta dan kondisi perlombaan. Tangga darurat yang digunakan juga disebut telah dilengkapi sistem exhaust untuk membantu sirkulasi udara.

Panitia juga berkoordinasi dengan pengelola gedung untuk aspek keselamatan. Race Director Adrian Lee menyebut risiko lomba vertikal di dalam gedung relatif lebih kecil dibandingkan aktivitas lari di jalur trail atau gunung.

Tetap saja, karakter lomba membuat peserta perlu memperhitungkan kemampuan fisik dan strategi menjaga energi selama menanjak.

Jakarta Bisa Punya Alternatif Wisata Olahraga Baru

Towerrunning World Association sendiri merupakan organisasi yang mengatur dan mempromosikan perlombaan lari tangga secara global serta mengelola peringkat dunia dan Towerrunning Tour.

Kehadiran Jakarta dalam ekosistem olahraga vertikal berpotensi memperkenalkan sisi lain kota kepada komunitas pelari internasional.

Bagi peserta, tantangannya adalah mencapai puncak. Bagi Jakarta, peluangnya lebih luas: menjadikan gedung perkotaan, komunitas olahraga, dan kegiatan internasional sebagai bagian dari pengalaman wisata yang berbeda.

Baca Juga: Bukan Cuma 31 Kali Menikah, Opie Kumis Ungkap Punya 10 Anak dan 12 Cucu

Poin Penting

Insight Redaksi

Vertical run memperlihatkan bagaimana olahraga perkotaan bisa memanfaatkan ruang yang sebelumnya tidak dipandang sebagai lintasan kompetisi. Ketika gedung tinggi berubah menjadi arena pertandingan, pengalaman olahraga sekaligus menjadi bagian dari identitas kota.

FAQ

Kapan Geely Jakarta Vertical Run 2026 digelar?

Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–15 November 2026 di Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta.

Berapa banyak anak tangga yang harus ditaklukkan?

Rute perlombaan mencakup hampir 2.000 anak tangga dan secara teknis setara sekitar 80 lantai.

Apa saja kategori perlombaannya?

Terdapat tiga kategori, yakni Elite, Open, dan Master.

Berapa target pesertanya?

Panitia menargetkan sekitar 1.000 peserta. Hingga 3 September, sekitar 450 peserta dari 16 negara telah mendaftar.

Apa itu Towerrunning World Association?

TWA merupakan organisasi yang mengatur dan mempromosikan olahraga lari tangga secara global, termasuk mengelola peringkat serta rangkaian kompetisi towerrunning.

Apakah lomba ini aman?

Panitia menyiapkan water station, marshall, CCTV, serta berkoordinasi dengan pengelola gedung untuk aspek keselamatan peserta.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Geely Jakarta Vertical Run 2026 Towerrunning World Association Autograph Tower Geely Auto Indonesia