Durasi Baca: 6 menit
Ikhtisar: Sherina Munaf turun langsung membantu penanganan karhutla Kalimantan Tengah dan menyoroti dampaknya bagi warga serta satwa.
Balikpapan TV - Hai Ces! Sherina Munaf menjadi perhatian setelah datang ke Kalimantan Tengah dan ikut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan bersama tim lapangan serta lembaga konservasi.
Bukan sekadar unggahan di media sosial, Sherina melihat langsung kondisi asap dan bara di lapangan. Ceritanya membuka gambaran tentang beratnya penanganan karhutla di kawasan gambut, Ces!
Apa yang membuat aksi Sherina Munaf kembali ramai diperbincangkan?
Sherina Munaf datang ke Kalimantan Tengah di tengah penanganan karhutla yang masih berlangsung pada awal September 2026.
Dalam kunjungannya, Sherina bersama Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang menangani kebakaran dan membawa bantuan logistik bagi tim lapangan.
Sherina juga tidak hanya melihat kondisi dari kejauhan. Ia terlihat ikut membantu pemadaman di sejumlah titik, termasuk kawasan Taman Wisata Alam Galeget Tiawu.
Keterlibatan tersebut membuat namanya kembali ramai dibicarakan karena isu yang dibawa bukan sekadar aktivitas selebriti, melainkan persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat dan habitat satwa.
Baca Juga: Audi Marissa Bicara Soal Gugatan Cerai, Pilih Bersyukur dan Fokus pada Anak
Perjalanan menuju Kalimantan memperlihatkan kondisi asap yang pekat
Pengalaman Sherina dimulai bahkan sebelum tiba di lokasi karhutla.
Dalam unggahan yang dibagikan pada 2 September 2026, ia menceritakan kondisi penerbangan menuju Kalimantan Tengah yang terganggu oleh jarak pandang akibat asap.
Sherina menyebut daratan sulit terlihat ketika pesawat mulai mendekati wilayah pendaratan. Bau asap juga disebut terasa hingga ke dalam kabin pesawat.
Situasi tersebut memberi gambaran bahwa persoalan karhutla tidak berhenti pada area yang terbakar. Asap dapat mengganggu aktivitas masyarakat, perjalanan, kualitas udara, hingga mobilitas di wilayah terdampak.
Bagi pembaca di Kalimantan, bagian ini terasa dekat. Ketika jarak pandang terganggu dan asap menyelimuti kawasan permukiman, dampaknya ikut masuk ke aktivitas sehari-hari.
Sherina ikut memegang selang dan membantu pemadaman
Setelah berada di Kalimantan Tengah, Sherina ikut melihat pekerjaan tim yang berhadapan dengan bara api di lapangan.
Ia terlihat membantu proses pemadaman dengan memegang selang air bersama tim. Aktivitas tersebut dilakukan di tengah kondisi medan yang berkaitan dengan lahan gambut dan kawasan yang masih memiliki bara.
Lahan gambut memiliki karakter berbeda dibandingkan kebakaran di permukaan tanah biasa. Bara dapat bertahan di lapisan bawah sehingga titik yang terlihat sudah padam masih membutuhkan pemantauan dan pendinginan.
Kondisi semacam itu membuat pekerjaan petugas tidak selesai hanya ketika api terlihat menghilang.
Bagi Sherina, pengalaman tersebut juga memperlihatkan beratnya pekerjaan tim yang harus berulang kali menangani bara yang kembali muncul.
Baca Juga: Ari Lasso Cerita Pengalaman Tak Biasa di Pesawat, Publik Ikut Sorot
Mengapa nasib orangutan ikut menjadi perhatian?
Kebakaran hutan bukan hanya persoalan lahan yang terbakar. Habitat satwa juga berada dalam risiko ketika api dan asap memasuki kawasan hutan.
Sherina datang bersama BOSF yang selama ini bergerak dalam konservasi dan rehabilitasi orangutan. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah keselamatan orangutan yang berada di fasilitas rehabilitasi Nyaru Menteng.
Kondisi tersebut memperlihatkan satu sisi karhutla yang sering luput dari perhatian: ketika hutan terbakar, ruang hidup satwa ikut berubah.
Bagi lembaga konservasi, situasi kebakaran dapat menambah kebutuhan pengawasan dan perlindungan terhadap satwa yang berada di kawasan terdampak maupun fasilitas rehabilitasi.
Karhutla Kalimantan memang masih menjadi persoalan pada September
Aksi Sherina berlangsung ketika pemerintah masih memperkuat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.
BNPB pada 5 September 2026 menyebut enam provinsi menjadi prioritas penanganan karhutla, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Penanganan dilakukan melalui operasi darat, patroli udara, pemadaman, pendinginan, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC.
Kalimantan Tengah sendiri masih berada dalam periode status siaga darurat karhutla tingkat provinsi hingga 31 Oktober 2026. Sejumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut juga berada dalam status penanganan karhutla.
BMKG juga memperpanjang operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat pada 5–14 September 2026 untuk membantu membasahi wilayah rawan dan menekan perkembangan titik api.
Artinya, perhatian terhadap karhutla tidak hanya muncul karena aktivitas seorang figur publik. Kondisi lapangan memang masih membutuhkan penanganan serius.
Bagaimana dengan Kalimantan Timur dan kawasan IKN?
Isu karhutla juga relevan bagi pembaca Balikpapan dan Kalimantan Timur.
Pada Agustus 2026, BMKG bersama Otorita IKN, BNPB, TNI AU, dan pemerintah daerah telah menjalankan OMC di Kalimantan Timur sebagai langkah menghadapi defisit air serta risiko karhutla.
Perkembangan terbaru menunjukkan risiko kebakaran juga menjadi perhatian di sekitar kawasan Nusantara. Reuters melaporkan kebakaran telah meluas di sekitar IKN dan kawasan Bukit Suharto pada awal September, sehingga penanganan udara dan upaya pencegahan diperkuat.
Kondisi tersebut membuat isu yang disampaikan Sherina memiliki relevansi lebih luas bagi masyarakat Kalimantan. Karhutla bukan persoalan satu kota atau satu provinsi, melainkan ancaman lingkungan yang dapat memengaruhi ruang hidup manusia dan satwa.
Baca Juga: Anthony Xie Pegang Hak Asuh Anak, Audi Marissa Tak Tuntut Nafkah Khusus
Apa pesan yang bisa dilihat dari aksi Sherina?
Popularitas Sherina membuat isu karhutla mendapat perhatian dari audiens yang mungkin sebelumnya hanya melihat persoalan ini sebagai berita lingkungan.
Namun, nilai penting dari kunjungannya bukan terletak pada statusnya sebagai selebriti. Perhatian justru muncul karena ia memperlihatkan pekerjaan lapangan yang dilakukan petugas, relawan, lembaga konservasi, serta pihak lain yang berhadapan langsung dengan dampak kebakaran.
Di sisi lain, penanganan karhutla tetap membutuhkan kewenangan pemerintah dan kerja teknis dari petugas terkait. BNPB mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan titik api yang ditemukan.
Aksi figur publik dapat membantu memperluas perhatian, tetapi pengendalian karhutla tetap bergantung pada pencegahan, pemadaman, pengawasan, penegakan aturan, serta kesiapsiagaan masyarakat.
Poin Penting
-
Sherina Munaf datang langsung ke Kalimantan Tengah pada akhir Agustus hingga awal September 2026.
-
Ia ikut membantu penanganan karhutla bersama tim lapangan dan BOSF.
-
Sherina menceritakan kondisi asap yang mengganggu jarak pandang saat perjalanan menuju Kalimantan Tengah.
-
Penanganan karhutla di Kalimantan masih berlangsung pada September 2026.
-
Kalimantan Tengah termasuk enam provinsi prioritas penanganan karhutla.
-
Dampak kebakaran tidak hanya dirasakan manusia, tetapi juga mengancam habitat dan keselamatan satwa.
-
Kalimantan Timur juga menghadapi risiko karhutla sehingga OMC pernah dilakukan di wilayah Kaltim dan sekitar IKN.
Insight Redaksi
Sherina Munaf membawa isu karhutla keluar dari pemberitaan lingkungan yang sering terasa jauh dari kehidupan pembaca. Ketika seorang figur publik memperlihatkan kondisi lapangan, perhatian publik dapat bergeser dari sekadar melihat api menjadi memahami dampaknya terhadap warga, petugas, hutan, dan satwa. Bagi Kalimantan, persoalan ini memiliki dimensi sosial dan ekologis yang saling berkaitan. Pencegahan tetap menjadi bagian penting agar kebakaran tidak terus berulang.
Kalau artikel ini terasa relevan untuk teman atau keluarga di Kalimantan, bagikan informasinya. Tetap ikuti kabar terbaru dari Balikpapan TV, Ces!
FAQ
1. Siapa Sherina Munaf?
Sherina Munaf merupakan penyanyi dan aktris Indonesia yang juga dikenal memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan konservasi.
2. Di mana Sherina membantu penanganan karhutla?
Sherina berada di sejumlah lokasi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, termasuk kawasan yang berkaitan dengan Taman Wisata Alam Galeget Tiawu.
3. Apa yang dilakukan Sherina di lokasi karhutla?
Ia membantu membawa dukungan logistik dan ikut membantu proses pemadaman bersama tim lapangan.
4. Mengapa orangutan ikut menjadi perhatian dalam isu ini?
Kebakaran hutan dapat mengancam habitat dan keselamatan satwa. Sherina datang bersama BOSF yang bergerak dalam konservasi orangutan.
5. Apakah karhutla masih terjadi di Kalimantan pada September 2026?
Ya. BNPB masih menetapkan sejumlah wilayah Kalimantan sebagai prioritas penanganan karhutla pada awal September 2026.