Baskara Mahendra Jadi Letnan Soegeng di Film Lobang Buaya, Bongkar Misteri

Amellinda Nur Aini • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 23:28 WIB
Aktor ini tampil santai saat berbagi cerita tentang perannya dalam film Lobang Buaya terbaru tersebut.
Aktor ini tampil santai saat berbagi cerita tentang perannya dalam film Lobang Buaya terbaru tersebut.

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Baskara Mahendra memerankan Letnan Soegeng dalam film Lobang Buaya yang memadukan sejarah, misteri, horor, dan investigasi.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Baskara Mahendra memerankan Letnan Soegeng dalam film Lobang Buaya, aparat yang menyelidiki rangkaian misteri berlatar Indonesia 1964.

Peran ini menarik karena Baskara sudah menyukai sejarah sejak sekolah. Kini, ketertarikannya itu bertemu karakter penyelidik dalam film garapan Hanung Bramantyo.

Dari Buku Sejarah ke Karakter Aparat

Ketertarikan Baskara terhadap sejarah ternyata sudah muncul sejak masih bersekolah. Ia mengaku menikmati buku sejarah seperti membaca cerita fiksi.

Bahkan, buku paket sejarah yang diterimanya dapat diselesaikan dalam satu atau dua hari. Meski begitu, Baskara mengaku tidak selalu mengingat tanggal penting.

“Kalau buatku pribadi, aku memang senang banget sama sejarah,” kata Baskara ketika membicarakan ketertarikannya tersebut.

Kebiasaan membaca sejarah kemudian menjadi salah satu alasan dirinya tertarik menerima tawaran bermain dalam Lobang Buaya. Film ini memberinya ruang memasuki latar sejarah melalui cerita fiksi.

Siapa Letnan Soegeng yang Dimainkan Baskara?

Dalam film tersebut, Baskara berperan sebagai Letnan Soegeng, aparat yang ditugaskan melakukan investigasi terhadap berbagai kejadian misterius.

Baskara menggambarkan Soegeng seperti seorang detektif. Karakter tersebut berusaha menemukan pelaku sekaligus memahami kejadian yang sedang berlangsung.

“Perannya di sini lebih seperti detektif kali ya. Mencari tahu siapa yang melakukan kejahatan tersebut, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tuturnya.

Karakter Soegeng menjadi pintu masuk penonton untuk mengikuti berbagai petunjuk dalam cerita. Misterinya kemudian berkembang bersamaan dengan persoalan pribadi sang tokoh.

Persiapan Baskara Tak Cuma Soal Kostum

Memerankan aparat membuat Baskara perlu menyesuaikan penampilan fisiknya dengan karakter yang dimainkan. Salah satunya adalah membangun postur tubuh agar terlihat sesuai.

Penyesuaian juga mencakup potongan rambut dan tampilan kulit. Untuk kebutuhan warna kulit karakter, perubahan tersebut dibantu melalui makeup selama produksi.

Persiapan semacam ini menunjukkan bahwa karakter Soegeng tidak hanya dibentuk melalui dialog. Gestur, penampilan, dan pembawaan ikut membantu menciptakan sosok aparat dalam cerita.

Bagi Baskara, tantangan utamanya adalah membawa penonton mengikuti proses penyelidikan. Ia perlu membuat karakter terasa meyakinkan ketika menghadapi berbagai petunjuk.

Mengapa Film Ini Memakai Sejarah dan Horor?

Lobang Buaya mengambil latar tahun 1964, setahun sebelum peristiwa besar yang terjadi pada 1965. Film ini memadukan sejarah dengan misteri dan horor.

Cerita berpusat pada teror pembunuhan misterius yang terjadi di Desa Lobang Buaya. Letnan Soegeng kemudian berusaha mencari pihak yang berada di balik rangkaian kejadian tersebut.

Hanung Bramantyo menjelaskan bahwa unsur horor digunakan sebagai pendekatan untuk membicarakan trauma masa lalu dan persoalan sosial. Film tersebut bukan dimaksudkan sebagai dokudrama sejarah murni.

Karena itu, penonton perlu memahami batas antara latar sejarah dan pengembangan cerita fiksi. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari cara film membangun misterinya.

Kapan Film Lobang Buaya Tayang?

Film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 1 Oktober 2026.

Film ini disutradarai Hanung Bramantyo dan diproduksi Adhya Pictures bersama Dapur Films. Baskara Mahendra menjadi salah satu pemeran utama bersama Carissa Perusset, Khiva Iskak, Anya Zen, dan Mathias Muchus.

Sebelum penayangan nasional, film tersebut juga telah mendapat kesempatan diputar dalam festival film internasional, termasuk Bucheon International Fantastic Film Festival dan International Film Festival Rotterdam.

Bagi penonton yang tertarik sejarah Indonesia, film ini menawarkan sudut pandang fiksi melalui karakter penyelidik. Misterinya menjadi alasan lain untuk mengikuti perjalanan Letnan Soegeng sampai akhir.

Baca Juga: APAR Kulit Singkong Aryanto Misel Kembali Disorot Usai Prabowo Bahas Tepung Ubi

Poin Penting

Insight Redaksi

Ketertarikan Baskara pada sejarah membuat perannya terasa punya titik temu dengan karakter Soegeng. Film ini menarik bukan karena menawarkan sejarah sebagai hafalan, tetapi karena mengajak penonton mengikuti proses pencarian jawaban. Nah, di situlah misterinya bekerja.

Buat pembaca BTV, film berlatar sejarah seperti ini tetap perlu dinikmati sebagai karya fiksi, sambil memahami konteks sejarah yang menjadi latarnya.

Kalau penasaran dengan kombinasi sejarah, investigasi, dan horor, simpan tanggal tayangnya dulu supaya tidak kelewatan.

Jangan cuma lihat trailernya, bagikan artikel ini ke teman yang doyan film misteri dan cerita sejarah Indonesia.

Mau tahu bagaimana Baskara membongkar misteri sebagai Letnan Soegeng? Pantau terus kabar film Indonesia hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa karakter Baskara Mahendra dalam film Lobang Buaya?

Baskara Mahendra memerankan Letnan Soegeng, aparat yang melakukan investigasi terhadap berbagai kejadian misterius dalam cerita.

2. Apa yang membuat Baskara tertarik bermain dalam film ini?

Baskara memang memiliki ketertarikan terhadap sejarah Indonesia sejak sekolah sehingga latar film tersebut menarik perhatiannya.

3. Apakah Lobang Buaya merupakan film sejarah murni?

Tidak. Film ini memadukan latar sejarah dengan unsur misteri dan horor sehingga ceritanya berada dalam ranah fiksi.

4. Kapan Lobang Buaya tayang di bioskop?

Film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah dijadwalkan tayang mulai 1 Oktober 2026.

5. Siapa sutradara film Lobang Buaya?

Film tersebut disutradarai Hanung Bramantyo dan diproduksi Adhya Pictures bersama Dapur Films.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Redaksi BTV
Baskara Mahendra Lobang Buaya film indonesia hanung bramantyo