Ikhtisar: Once Mekel menghadirkan Fun Chess 3 on 3, melibatkan 109 kelurahan Jakarta untuk menguji strategi, intuisi, kekompakan, dan talenta catur.
Balikpapan TV - Hai Ces! Once Mekel menggagas Fun Chess 3 on 3 di Gedung GBN Pejompongan, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026), dengan format tiga pemain dalam satu regu untuk menguji kekompakan.
Bukan sekadar pertandingan catur biasa, format ini membuat setiap pemain harus membaca strategi rekan tanpa berdiskusi atau memberi isyarat. Penasaran bagaimana konsepnya bekerja?
Baca Juga: Ruben Onsu dan Sarwendah Gagal Mediasi, Polemik Pertemuan Anak Jadi Sorotan
Catur 3 on 3 Andalkan Kekompakan Tim
Fun Chess 3 on 3 dirancang dengan konsep berbeda dari pertandingan catur beregu pada umumnya. Tiga pemain berada dalam satu regu dan bermain secara bergantian pada satu papan catur.
Hal yang membuat format ini menarik adalah larangan berkomunikasi selama pertandingan. Para pemain tidak diperbolehkan berdiskusi, berunding, maupun memberikan isyarat kepada rekan satu tim.
Aturan tersebut sengaja dibuat agar permainan tidak bergantung pada satu pemain yang dianggap paling kuat. Setiap anggota regu harus memiliki kontribusi dalam menentukan jalannya pertandingan.
Once Mekel menjelaskan, format tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain yang belum terlalu berpengalaman untuk tetap memiliki peran dalam tim.
"Tidak ada satu orang pun dalam regu yang mendominasi. Jadi, bukan kehebatan satu orang saja, tapi kekompakannya. Walau tidak bisa dikomunikasikan, harus saling mengerti jalan pikiran rekan satu tim tanpa perlu kata-kata atau komunikasi verbal," ujar Once Mekel.
Konsep ini membuat kemampuan membaca pola permainan menjadi penting. Pemain bukan hanya memikirkan langkah sendiri, tetapi juga harus memperkirakan cara rekan satu tim mengambil keputusan.
Mengapa Komunikasi Justru Dilarang?
Dalam pertandingan beregu, komunikasi biasanya menjadi bagian penting untuk menyusun strategi. Namun, Fun Chess 3 on 3 justru menghilangkan unsur tersebut agar kekuatan tim diuji melalui pemahaman dan intuisi.
Once menilai pola permainan itu memiliki makna yang lebih luas. Menurut dia, keberhasilan sebuah kelompok tidak semestinya hanya bertumpu pada kemampuan satu individu.
"Hal ini menggambarkan bahwa kehebatan sebuah bangsa tidak ditentukan oleh satu orang yang paling jago. Tidak bisa cuma satu orang yang mendominasi. Tetapi perlu kontribusi dari orang lain," jelas Once.
Pesan tersebut membuat turnamen tidak berhenti sebagai kompetisi rekreatif. Catur digunakan sebagai medium untuk memperlihatkan bagaimana perbedaan kemampuan tetap dapat disatukan melalui tujuan bersama.
Format seperti ini juga menarik karena peserta harus mempercayai keputusan rekan satu tim tanpa dapat mengoreksi secara langsung. Satu langkah dapat memengaruhi strategi pemain berikutnya.
109 Kelurahan Ikut Ambil Bagian
Turnamen undangan tersebut mempertemukan perwakilan dari 109 kelurahan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Setiap kelurahan mengirimkan satu regu yang terdiri dari tiga pemain.
Dengan demikian, sedikitnya 327 pemain terlibat sebagai peserta apabila setiap kelurahan mengirimkan satu regu berisi tiga pecatur. Data tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi ini tidak hanya menyasar komunitas catur profesional.
Kehadiran peserta dari tingkat kelurahan membuat ajang tersebut memiliki basis masyarakat yang cukup luas. Pertandingan sekaligus menjadi ruang pertemuan antarpeserta dari berbagai wilayah.
Ketua Panitia Pelaksana Rifai Silalahi melihat sisi kemasyarakatan sebagai salah satu nilai utama kegiatan. Ia berharap turnamen mampu menjaga hubungan antarmasyarakat sekaligus membuka peluang munculnya pecatur baru.
"Melalui turnamen ini, kami tidak hanya ingin mempererat tali silaturahmi dan menjaga soliditas antarwarga di kelurahan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, tetapi juga menjadi wadah potensial untuk menemukan bibit-bibit unggul pecatur kemasyarakatan yang memiliki bakat terpendam," ungkap Rifai Silalahi.
Harapan tersebut penting karena kompetisi tingkat masyarakat dapat menjadi ruang awal bagi pemain berbakat untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
Dukungan Percasi dan Laga Eksibisi Once
Konsep yang tidak biasa itu turut mendapat perhatian dari lingkungan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Ketua Bidang Umum PB Percasi, Laode Rahman, menyebut format 3 on 3 sebagai pengalaman yang belum pernah ia temui dalam pengelolaan turnamen sebelumnya.
Laode menilai inovasi tersebut memiliki unsur hiburan sekaligus edukasi. Menurutnya, format permainan dapat mendorong peserta untuk tetap bertanding dengan memperhatikan kaidah permainan catur.
Dukungan juga terlihat dari kehadiran Andi Fachrie Lantera, Ketua Pengcab Percasi Jakarta Pusat periode 2026–2030. Ia ikut menguji kemampuan strategi Once melalui pertandingan eksibisi di panggung utama saat jeda kompetisi.
Pertandingan eksibisi tersebut menambah sisi hiburan dalam kegiatan yang sejak awal dirancang sebagai kompetisi sekaligus aktivitas kebersamaan.
Kelurahan Kartini Keluar sebagai Juara
Persaingan antarkelurahan akhirnya menempatkan sejumlah wakil Jakarta Pusat di posisi teratas. Kelurahan Kartini menjadi juara pertama dan memperoleh hadiah uang tunai Rp5 juta.
Posisi kedua ditempati Kelurahan Bungur. Selanjutnya, Kelurahan Tanah Tinggi berada di peringkat ketiga, sedangkan Kelurahan Harapan Mulia menempati posisi keempat.
Empat posisi berikutnya diisi wakil Jakarta Selatan. Kelurahan Cipete Utara berada di peringkat kelima, disusul Gunung, Lebak Bulus, dan Srengseng Sawah.
Hasil tersebut memperlihatkan dominasi wakil Jakarta Pusat pada empat besar. Namun, keikutsertaan 109 kelurahan membuat hasil akhir bukan satu-satunya nilai yang dibawa dari turnamen.
Bagi penyelenggara, pertemuan antarpemain dari berbagai wilayah menjadi bagian penting dari kegiatan. Kompetisi menjadi sarana untuk mempertemukan warga melalui aktivitas yang menggabungkan strategi dan hiburan.
Baca Juga: Adhisty Zara Ikuti Hypnobirthing Jelang Persalinan, Siapkan Mental Bersama Suami
Format Baru yang Bisa Dikembangkan
Fun Chess 3 on 3 menawarkan gagasan bahwa pertandingan catur dapat dikemas dengan pendekatan yang lebih inklusif. Pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan individu, tetapi juga memahami keputusan rekan satu tim.
Nilai tersebut menjadi pembeda utama dibandingkan format pertandingan yang sepenuhnya menempatkan kemampuan individual sebagai penentu. Dalam format ini, pemain dengan kemampuan berbeda tetap harus menemukan ritme permainan bersama.
Dari sisi penyelenggaraan, keterlibatan 109 kelurahan juga memperlihatkan potensi kompetisi berbasis komunitas. Jika format ini dikembangkan lebih lanjut, ajang serupa dapat menjadi ruang pembinaan pecatur dari tingkat masyarakat.
Panitia dan penggagas juga berharap Fun Chess 3 on 3 dapat menjadi agenda rutin. Harapan itu muncul setelah peserta dan penonton memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan perdana.
Catur akhirnya tidak hanya hadir sebagai permainan papan yang mengandalkan perhitungan. Melalui format tiga pemain tanpa komunikasi verbal, permainan ini membawa pesan tentang kepercayaan, kontribusi, dan pentingnya bekerja sebagai satu tim.
Poin Penting
- Once Mekel menggagas turnamen Fun Chess 3 on 3 di Gedung GBN Pejompongan, Jakarta Pusat.
- Format pertandingan melibatkan tiga pemain dalam satu regu dan bermain bergantian pada satu papan.
- Peserta dilarang berdiskusi, berunding, atau memberikan isyarat selama pertandingan.
- Kompetisi diikuti perwakilan dari 109 kelurahan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.
- Kelurahan Kartini menjadi juara pertama dan memperoleh hadiah Rp5 juta.
- Penyelenggara membuka peluang agar format tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda rutin.
Insight Redaksi
Fun Chess 3 on 3 menarik bukan karena formatnya saja, tetapi karena memperlihatkan kekuatan kolektif secara nyata. Ketika satu pemain kada boleh mendominasi, setiap langkah menjadi tanggung jawab bersama. Dari Jakarta, gagasan sederhana ini menunjukkan catur bisa menjadi ruang silaturahmi sekaligus pencarian bibit baru.
Yang menarik, format semacam ini bisa jadi inspirasi kegiatan komunitas di daerah. Kada harus mahal, yang penting konsepnya jelas, pesertanya terlibat, dan suasananya hidup.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang suka catur atau sering ikut lomba kemerdekaan, siapa tahu format 3 on 3 cocok digelar di lingkungan sendiri.
Penasaran dengan cerita unik dan kabar menarik dari berbagai daerah? Selalu Update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu Fun Chess 3 on 3?
Fun Chess 3 on 3 adalah format pertandingan catur beregu yang melibatkan tiga pemain dalam satu tim dan bermain bergantian.
2. Apakah pemain boleh berdiskusi saat pertandingan?
Tidak. Pemain dilarang berdiskusi, berunding, atau memberikan isyarat kepada rekan satu tim selama pertandingan.
3. Siapa penggagas Fun Chess 3 on 3?
Turnamen tersebut digagas oleh musisi sekaligus anggota Komisi X DPR RI, Once Mekel.
4. Berapa kelurahan yang mengikuti turnamen?
Kompetisi diikuti perwakilan dari 109 kelurahan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.
5. Siapa juara pertama?
Kelurahan Kartini menjadi juara pertama dan mendapatkan hadiah uang tunai Rp5 juta.