Adhisty Zara Ikuti Hypnobirthing Jelang Persalinan, Siapkan Mental Bersama Suami

istikhomah • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:52 WIB
Potret Adhisty Zara dan Abdullah Tsaqib mengikuti kelas hypnobirthing sebagai persiapan menyambut kelahiran anak pertama.
Potret Adhisty Zara dan Abdullah Tsaqib mengikuti kelas hypnobirthing sebagai persiapan menyambut kelahiran anak pertama.
Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Adhisty Zara dan Abdullah Tsaqib mengikuti hypnobirthing, kelas persalinan untuk membangun kesiapan mental, teknik relaksasi, dan peran suami jelang kelahiran.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Menjelang kelahiran anak pertama, Adhisty Zara bersama sang suami, Abdullah Tsaqib, mengikuti kelas privat hypnobirthing dan childbirth education.

Langkah ini menarik perhatian karena persiapan persalinan mereka bukan hanya menyangkut kebutuhan ibu, tetapi juga kesiapan pasangan menghadapi proses kelahiran bersama.

Baca Juga: Rose BlackPink Cetak Sejarah di BRIT Awards 2026 Lewat Kemenangan APT. di Inggris

Zara dan Tsaqib Siapkan Diri Menyambut Anak Pertama

Adhisty Zara dan Abdullah Tsaqib menjalani kelas persiapan persalinan yang dibagikan melalui akun Instagram @bumilpamil.id.

Dalam sesi tersebut, pasangan ini mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan persalinan, mulai dari kesiapan mental hingga teknik menghadapi kontraksi.

Kelas tersebut menggunakan pendekatan relaksasi, afirmasi, dan visualisasi untuk membantu calon ibu membangun pola pikir yang tenang menghadapi persalinan.

Bagi calon orang tua, persiapan semacam ini juga dapat menjadi ruang untuk memahami peran masing-masing. Suami tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi ikut mengetahui kebutuhan pasangan selama proses persalinan.

Zara sendiri sebelumnya sudah mengikuti kelas parental yoga di tempat yang sama. Kelas tersebut disebut dijalaninya setelah mendapat rekomendasi dari Steffi Zamora.

Apa Saja yang Dipelajari dalam Kelas Hypnobirthing?

Hypnobirthing pada dasarnya mengajarkan teknik relaksasi dan self-hypnosis untuk membantu calon ibu menghadapi rasa takut, cemas, serta ketegangan menjelang persalinan.

Pendekatan tersebut dapat mencakup latihan pernapasan, afirmasi positif, visualisasi, serta cara mengarahkan perhatian ketika kontraksi mulai terasa.

Dalam kelas yang diikuti Zara dan Tsaqib, materi persalinan juga mencakup pengenalan tanda-tanda persalinan, menentukan waktu menuju rumah sakit, teknik mengedan, serta cara mengurangi rasa tidak nyaman ketika bersalin.

Peran pasangan juga menjadi bagian penting. Suami dapat mempelajari bentuk dukungan yang diperlukan sehingga pendampingan saat persalinan berlangsung lebih terarah.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga mencantumkan teknik relaksasi dan pernapasan sebagai salah satu pendekatan nonmedis yang dapat digunakan untuk membantu menghadapi ketidaknyamanan saat persalinan.

Hypnobirthing Bukan Berarti Ibu Dibuat Tidak Sadar

Istilah hypnobirthing terkadang membuat orang membayangkan proses hipnosis seperti yang muncul dalam pertunjukan. Padahal, pendekatan ini berfokus pada relaksasi, konsentrasi, sugesti, dan pengelolaan rasa takut.

Calon ibu tetap berada dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi selama proses tersebut. Latihan biasanya dilakukan sebelum persalinan agar teknik yang dipelajari dapat digunakan ketika kontraksi berlangsung.

Tujuannya bukan menjanjikan persalinan tanpa rasa sakit. Setiap pengalaman persalinan berbeda dan respons tubuh setiap ibu juga dapat berbeda.

Cochrane mencatat bahwa penelitian mengenai hypnosis untuk persalinan masih memiliki keterbatasan. Kajian tersebut menemukan kemungkinan berkurangnya penggunaan obat pereda nyeri secara keseluruhan, tetapi belum menunjukkan bukti kuat bahwa hypnosis mengurangi penggunaan epidural atau memastikan persalinan vaginal.

Artinya, hypnobirthing dapat dipandang sebagai salah satu alat persiapan, bukan pengganti penanganan medis.

Mengapa Peran Suami Ikut Dibahas?

Persalinan merupakan pengalaman yang melibatkan ibu dan pasangan. Karena itu, pengetahuan dasar mengenai proses persalinan dapat membantu pasangan memahami situasi yang mungkin dihadapi.

Dalam kelas persiapan persalinan, suami dapat belajar mengenai tanda persalinan, teknik memberikan dukungan, hingga cara membantu pasangan tetap fokus pada teknik pernapasan dan relaksasi.

Pendekatan seperti ini juga membuat komunikasi pasangan menjadi bagian dari persiapan. Keinginan mengenai suasana persalinan, pilihan penanganan nyeri, serta kondisi yang membutuhkan bantuan medis dapat dibicarakan sejak awal.

ACOG menyebut dukungan dari pasangan, tenaga kesehatan, atau pendamping persalinan dapat membantu pengalaman kelahiran. Pilihan penanganan nyeri juga sebaiknya dibicarakan bersama tenaga kesehatan sesuai kondisi masing-masing ibu.

Baca Juga: Rumah Gadang Masuk Dunia Fashion! Puragraph Vol. II Minang Ubah Siluet Tradisional untuk Gen Z

Persiapan Persalinan Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Ibu

Mengikuti kelas hypnobirthing bukan berarti setiap calon ibu harus menggunakan satu metode tertentu saat melahirkan.

Kondisi kehamilan, riwayat kesehatan, perkembangan janin, serta situasi ketika persalinan berlangsung tetap menjadi pertimbangan utama.

Teknik relaksasi dapat menjadi bagian dari persiapan. Namun, calon orang tua tetap perlu memahami berbagai pilihan penanganan persalinan bersama dokter atau bidan yang menangani kehamilan.

Bagi keluarga muda di Kalimantan Timur, edukasi persalinan juga dapat menjadi bekal praktis sebelum menentukan fasilitas kesehatan dan rencana pendampingan kelahiran.

Yang penting bukan sekadar mengikuti tren. Pemahaman yang tepat membuat pasangan dapat mengambil keputusan dengan tenang dan berdasarkan kondisi nyata.

Poin Penting

Menyambut Persalinan dengan Bekal Pengetahuan

Langkah Zara dan Tsaqib menunjukkan bahwa persiapan kelahiran dapat dilakukan bersama sejak sebelum persalinan dimulai.

Bagi pasangan yang sedang menantikan anak pertama, kelas persiapan dapat menjadi kesempatan untuk memahami proses kelahiran sekaligus membangun komunikasi.

Insight Redaksi: Persiapan persalinan bukan sekadar memilih metode melahirkan. Dari langkah Zara dan Tsaqib, pembaca bisa melihat pentingnya keterlibatan pasangan sejak sebelum kontraksi dimulai. Bagi keluarga muda di Kaltim, edukasi semacam ini relevan untuk membangun komunikasi dengan tenaga kesehatan secara matang dan realistis. Kada perlu ikut tren mentah-mentah; pahami manfaat, batasan, dan kondisi masing-masing.

Calon orang tua di Kaltim bisa mulai belajar bersama, lalu sesuaikan rencana persalinan dengan arahan tenaga kesehatan.

Bagikan informasi ini ke kawalan ikam yang sedang menyiapkan kelahiran buah hati supaya persiapan persalinan makin terarah.

Penasaran bagaimana hypnobirthing membantu calon orang tua memahami persalinan? Ikuti terus informasi seputar gaya hidup, keluarga, dan kesehatan di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu hypnobirthing?

Hypnobirthing merupakan pendekatan persiapan persalinan yang menggunakan relaksasi, pernapasan, afirmasi, visualisasi, dan teknik hypnosis.

2. Apakah hypnobirthing membuat ibu hamil tidak sadar?

Tidak. Latihan hypnobirthing berfokus pada kondisi rileks dan konsentrasi, bukan membuat ibu kehilangan kesadaran.

3. Apakah hypnobirthing menjamin persalinan tanpa rasa sakit?

Tidak. Hypnobirthing dapat menjadi salah satu teknik menghadapi ketidaknyamanan, tetapi pengalaman setiap ibu berbeda.

4. Apakah suami perlu mengikuti kelas persalinan?

Keterlibatan suami dapat membantu pasangan memahami proses persalinan dan bentuk dukungan yang diperlukan selama kelahiran.

5. Apakah hypnobirthing menggantikan perawatan medis?

Tidak. Teknik tersebut merupakan pendekatan pendamping dan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kehamilan serta arahan tenaga kesehatan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for update
Editor : Arya Kusuma
Adhisty Zara Abdullah Tsaqib Hypnobirthing Persalinan